Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » APBN Terancam Jebol, Prabowo Tetap Pertahankan Anggaran MBG

APBN Terancam Jebol, Prabowo Tetap Pertahankan Anggaran MBG

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan tidak akan mengutak-atik anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun risiko pelebaran defisit APBN 2026 kian nyata di tengah tekanan global.

Sikap ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyebut program unggulan Presiden Prabowo Subianto sebagai investasi jangka panjang yang tidak boleh dikorbankan.

“Program unggulan tidak ada yang diubah. Semua tetap berjalan karena itu investasi jangka panjang,” kata Airlangga di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan prioritas pemerintah yang tetap mempertahankan program populis, meskipun tekanan terhadap fiskal negara semakin besar akibat lonjakan harga minyak global dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah membuka opsi efisiensi anggaran di berbagai pos kementerian dan lembaga. Pemangkasan disebut dapat dilakukan pada belanja perjalanan dinas, jasa, hingga pengadaan peralatan.

Namun, hingga kini pemerintah belum merinci besaran penghematan yang akan dilakukan, dengan alasan masih menunggu perkembangan situasi global, khususnya harga minyak dan pasar keuangan.

Di sisi lain, pemerintah juga mulai menyiapkan skenario terburuk jika konflik global berkepanjangan. Salah satu opsi yang mencuat adalah penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk melonggarkan batas defisit APBN di atas 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Meski demikian, Airlangga menegaskan opsi tersebut belum menjadi keputusan dalam waktu dekat.

“Perppu itu skenario krisis. Saat ini langkah yang diambil adalah efisiensi agar defisit tidak melewati 3 persen,” ujarnya.

Berdasarkan simulasi pemerintah, tekanan terhadap APBN sangat bergantung pada harga minyak mentah Indonesia (ICP) dan nilai tukar rupiah. Dalam skenario optimistis, defisit bisa menyentuh 3,18 persen dari PDB. Sementara dalam skenario moderat, defisit berpotensi naik ke 3,53 persen.

Adapun dalam kondisi terburuk, ketika harga minyak melonjak hingga US$115 per barel dan nilai tukar melemah, defisit diperkirakan dapat menembus 4,05 persen dari PDB. Tekanan ini tak lepas dari dampak konflik geopolitik global yang terus memanas, terutama di kawasan Timur Tengah, yang mendorong volatilitas harga energi.

Meski ancaman defisit mengintai, pemerintah tampak memilih menjaga program strategis tetap berjalan, sambil mengorbankan fleksibilitas belanja lainnya.

Kebijakan ini memunculkan pertanyaan baru: seberapa jauh ruang fiskal mampu menahan tekanan, jika konflik global berlangsung lebih lama dari perkiraan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif

    BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bahwa penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s dari stabil ke negatif pada 5 Februari 2026 tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi RI. Menurut Perry, revisi outlook lebih dipengaruhi oleh risiko penurunan kepastian kebijakan yang bisa berdampak pada ekonomi jika berlanjut. Kinerja ekonomi domestik tetap solid, tercermin […]

  • Aduuuh, 13.402 Penerima Bansos di Jambi Juga Pemain Judi Online Ini Datanya

    Aduuuh, 13.402 Penerima Bansos di Jambi Juga Pemain Judi Online Ini Datanya

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pecandu judol memang tak kenal kelas sosial. Miskin, kaya, pria, wanita, pekerja mapan hingga buruh serabutan ada di sana. Ironisnya dari data yang dibeberkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tidak sedikit penerima bansos di Jambi yang terjerumus judi online. Bahkan, mereka dengan berpenghasilan di bawah Rp 5 juta mendominasi jumlah penjudi […]

  • Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa Indonesia telah siap untuk mengekspor beras. Namun, pemerintah lebih memilih untuk memperkuat stok terlebih dahulu, sebelum dapat mengirimnya ke negara lain. Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia pada dasarnya telah mencapai swasembada beras. Mengingat stok cadangan beras telah menembus empat juta ton. “Kalau ekspor saja, hari […]

  • Harga Honda Prelude di Indonesia Rp974,9 Juta, Pesanan Tembus 280 Unit

    Harga Honda Prelude di Indonesia Rp974,9 Juta, Pesanan Tembus 280 Unit

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Honda Prospect Motor resmi mengumumkan harga mobil sport hybrid dua pintu Honda Prelude sebesar Rp974,9 juta pada Selasa, 28 April 2026. Angka ini masih berada di bawah Rp1 miliar, sesuai dengan pernyataan perusahaan sebelumnya. Pengumuman harga tersebut beriringan dengan tingginya minat pasar. Hingga saat ini, jumlah pemesanan telah mencapai 280 unit, melampaui kuota […]

  • Pagi Ini Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.223

    Pagi Ini Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.223

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (28/4/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat turun 12 poin atau 0,07 persen ke level Rp17.223 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.211 per dolar AS. Sejalan dengan itu, pergerakan dolar AS terpantau menguat tipis. Indeks dolar AS naik sebesar 0,05 poin atau 0,05 […]

  • Jejaring dan Kolaborasi Jadi Kunci Dunia Usaha Bertahan di Tengah Gejolak Global

    Jejaring dan Kolaborasi Jadi Kunci Dunia Usaha Bertahan di Tengah Gejolak Global

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia usaha nasional menghadapi tekanan yang semakin kompleks seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik. Dalam kondisi tersebut, penguatan jejaring dan kolaborasi antar pelaku usaha dinilai menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga keberlangsungan dan daya tahan bisnis. Business Networking International (BNI) Indonesia National Director Grace Hakim mengatakan, tantangan global dan domestik […]

expand_less