Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Dunia Menguat, Per Barel Brent US$63,26 dan WTI US$59,67

Harga Minyak Dunia Menguat, Per Barel Brent US$63,26 dan WTI US$59,67

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia menguat pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2025) waktu AS, didorong ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga acuannya.

Sementara itu, mandeknya pembicaraan damai Ukraina turut menahan harapan pemulihan aliran minyak Rusia ke pasar global. Brent ditutup naik 59 sen atau 0,94% menjadi US$ 63,26 per barel. Adapun West Texas Intermediate (WTI) naik 72 sen atau 1,22% ke level US$59,67 per barel.

Sentimen penguatan sempat lebih besar di awal sesi ketika harga WTI melonjak lebih dari US$ 1 per barel, mengikuti kenaikan bursa saham global yang bereaksi positif terhadap indikasi pelemahan pasar tenaga kerja AS, sinyal yang meningkatkan peluang penurunan suku bunga.

Nilai dolar yang terus melemah hingga mendekati hari kesepuluh berturut-turut juga memberi dukungan, karena membuat harga minyak lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Dilansir Kontan, Analis Price Futures Group, Phil Flynn, mengatakan bahwa potensi pemangkasan suku bunga menjadi faktor dominan yang menggerakkan pasar minyak saat ini. Selain itu, ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan Venezuela memperkuat kekhawatiran terkait potensi penurunan suplai minyak dari negara tersebut. Rystad Energy menilai peluang terjadinya eskalasi militer menambah ketidakpastian pasokan global.

Di Eropa Timur, minimnya kemajuan dalam pembicaraan damai antara AS dan Rusia terkait perang Ukraina ikut memperkuat harga.

Para analis mencatat pasar terus menakar dampak politik dan perang terhadap suplai minyak global, sementara stok yang relatif nyaman dan surplus pasokan menjaga Brent tetap di kisaran US$60–US$70 per barel.

Sebelumnya, harapan berakhirnya perang sempat menekan harga karena pasar memperkirakan kembalinya pasokan minyak Rusia.

Situasi di lapangan juga memanas. Ukraina kembali menyerang jaringan pipa minyak Druzhba di wilayah Tambov, Rusia, yang menyalurkan minyak ke Hongaria dan Slovakia.

Meski operator pipa memastikan aliran tetap normal, serangan berulang menunjukkan kampanye drone Ukraina kini lebih terarah dan berkelanjutan.

Laporan Kpler menyebutkan aksi serangan itu menekan kapasitas pengolahan kilang Rusia hingga turun menjadi sekitar 5 juta barel per hari pada September–November, merosot 335.000 barel per hari dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari AS, data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan persediaan minyak mentah naik 574.000 barel menjadi 427,5 juta barel pada pekan yang berakhir 28 November, berlawanan dengan ekspektasi penurunan.

Fitch Ratings juga memangkas asumsi harga minyak untuk periode 2025–2027 karena melihat oversupply yang berpotensi berlanjut seiring pertumbuhan produksi yang melampaui permintaan.

Saudi Arabia menurunkan harga jual resmi (OSP) Arab Light untuk pengiriman Januari ke Asia menjadi hanya US$0,60 per barel di atas rata-rata Oman/Dubai, level terendah dalam lima tahun.

Sementara itu, produksi minyak dan kondensat Kazakhstan turun 6% dalam dua hari pertama Desember akibat serangan drone Ukraina terhadap fasilitas pemuatan Konsorsium Pipa Kaspia (CPC) di Laut Hitam.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    Bank Dunia Soroti Dominasi BUMN, Minta RI Lebih Terbuka di Rantai Pasok Global

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Bank Dunia menilai Indonesia perlu lebih terbuka terhadap perdagangan global agar tidak semakin tertinggal dalam rantai pasok manufaktur dunia. Lembaga tersebut juga menyoroti dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai menghambat kompetisi dan reformasi ekonomi. Chief Economist of the East and Pacific Region World Bank Aaditya Mattoo mengatakan, kebijakan perdagangan Indonesia yang […]

  • Telkomsat dan Kemenkes Kolaborasi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Digital Berbasis AI di Indonesia

    Telkomsat dan Kemenkes Kolaborasi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Digital Berbasis AI di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya digitalisasi sektor kesehatan di Indonesia semakin konkret. PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) untuk mengimplementasikan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan telehealth guna memperluas akses layanan kesehatan hingga ke pelosok negeri. Langkah ini menandai babak baru dalam pemerataan layanan kesehatan digital […]

  • Kejutan! David Beckham Berpotensi Menjadi Pemilik MU

    Kejutan! David Beckham Berpotensi Menjadi Pemilik MU

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Legenda Manchester United, David Beckham mungkin menjadi salah satu individu yang terlibat dalam upaya akuisisi sebagian saham klub Setan Merah dari keluarga Glazer. Dalam laporan yang diturunkan oleh The Sun, disebutkan bahwa mantan pesepak bola berusia 50 tahun ini sedang didekati oleh sekelompok miliarder dari Uni Emirat Arab untuk bergabung dalam konsorsium mereka. […]

  • BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, […]

  • Harga Minyak Dunia Anjlok 1,5 Persen, Dipicu Kekhawatiran Kelebihan Pasokan Global

    Harga Minyak Dunia Anjlok 1,5 Persen, Dipicu Kekhawatiran Kelebihan Pasokan Global

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia kembali melemah pada perdagangan Rabu (5/11), turun lebih dari 1 persen dan mencapai posisi terendah dalam dua minggu terakhir. Pelemahan ini terjadi akibat kekhawatiran pasar terhadap potensi kelebihan pasokan minyak global, meskipun permintaan bahan bakar di Amerika Serikat masih menunjukkan tren positif. Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup […]

  • Turnamen Catur Bulanan Percasi Jambi Berlanjut ke Sarolangun, Pengprov Harap Semua Daerah Kirim Atlet

    Turnamen Catur Bulanan Percasi Jambi Berlanjut ke Sarolangun, Pengprov Harap Semua Daerah Kirim Atlet

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi mengajak seluruh pengurus Percasi kabupaten dan kota untuk berpartisipasi dalam turnamen catur bulanan yang akan digelar di Kabupaten Sarolangun pada 25–26 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Pengprov Percasi Jambi dalam upaya meningkatkan semangat atlet sekaligus memperluas pembinaan olahraga catur di […]

expand_less