Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Waspada Jalan Licin, Jaga Keselamatan Pemotor Saat Mengerem

Waspada Jalan Licin, Jaga Keselamatan Pemotor Saat Mengerem

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Lalu lintas perkotaan dikenal padat, dinamis, dan penuh kejutan. Setiap hari, pengendara sepeda motor harus berbagi ruang dengan berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga angkutan umum.

Tantangan ini semakin besar saat musim hujan, ketika kondisi jalan licin dan jarak pandang berkurang, sehingga risiko kecelakaan roda dua meningkat. Dalam situasi tersebut, keterampilan berkendara saja tidak cukup. Diperlukan etika berkendara yang baik, salah satunya dalam hal pengereman.

Cara mengerem kerap dianggap sepele. Banyak pengendara merasa sudah mahir menarik tuas rem, padahal belum tentu memahami etika pengereman yang aman dan bertanggung jawab.

Ketika lalu lintas padat, pengereman yang keliru terlebih dilakukan di jalan basah, bisa berujung fatal, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

“Di lalu lintas padat seperti Jakarta misalnya, pengereman punya peran sangat besar dalam mencegah kecelakaan,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, dalam keterangan resmi (24/12/2025).

“Cara kita mengerem bisa berdampak langsung pada keselamatan diri sendiri dan pengendara lain,” kata dia.

Pertama, etika mengerem dimulai dari kemampuan mengantisipasi dan menjaga jarak aman. Di jalan perkotaan, kendaraan bisa berhenti mendadak, pejalan kaki menyeberang, atau pengendara lain berpindah lajur secara tiba-tiba. Dengan jarak yang cukup, pengendara memiliki waktu reaksi lebih panjang untuk mengerem secara bertahap dan terkontrol, sehingga mengurangi risiko selip di jalan licin saat hujan.

Kedua, gunakan teknik pengereman yang seimbang. Mengombinasikan rem depan dan belakang secara halus membantu menjaga stabilitas motor. Teknik ini menjadi krusial di musim hujan, ketika permukaan jalan, marka, dan genangan air bisa membuat ban kehilangan daya cengkeram.

Ketiga, perhatikan pengguna jalan lain. Pengereman mendadak tanpa alasan jelas dapat mengejutkan pengendara di belakang dan memicu kecelakaan beruntun.

Memantau spion, membaca situasi sekitar, serta menghindari manuver egois menjadi bagian penting dari etika berkendara.

“Pengereman yang baik dan benar harus dilakukan dengan tenang, bertahap, dan menggunakan kombinasi rem depan serta belakang. Dengan teknik yang tepat, pengendara tetap bisa mengendalikan motor meskipun harus berhenti mendadak,” kata Agus.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kompas.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Umumkan Pengelola Resmi 45 Ribu Sumur Rakyat pada Desember 2025

    Bahlil Umumkan Pengelola Resmi 45 Ribu Sumur Rakyat pada Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah akan mengumumkan pengelola resmi sumur rakyat pada Desember 2025. Langkah ini dilakukan setelah Kementerian ESDM merampungkan pendataan sekitar 45.000 sumur minyak ilegal yang tersebar di berbagai daerah. Bahlil mengungkapkan, tim Kementerian ESDM saat ini tengah melakukan proses verifikasi lapangan serta sosialisasi kepada […]

  • Zulhas Ungkap Penyebab Minyakita Mahal di Papua dan Maluku karena Distribusi

    Zulhas Ungkap Penyebab Minyakita Mahal di Papua dan Maluku karena Distribusi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut tingginya harga minyak goreng rakyat bermerek Minyakita di wilayah timur Indonesia disebabkan persoalan distribusi dan biaya transportasi. Pernyataan itu disampaikan Zulhas usai meninjau harga dan pasokan pangan di Pasar Palmerah, Rabu, 13 Mei 2026. Ia menilai disparitas harga masih terjadi antara wilayah barat dan timur Indonesia. […]

  • IHSG Anjlok 3,06% ke Level 7.152 Sesi I, Saham DSSA, BBTN, dan AMMN Jadi Top Losers LQ45

    IHSG Anjlok 3,06% ke Level 7.152 Sesi I, Saham DSSA, BBTN, dan AMMN Jadi Top Losers LQ45

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada perdagangan sesi I Jumat (24/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG tercatat anjlok 3,06% ke level 7.152,85 pada perdagangan siang ini. Pelemahan terjadi secara merata di seluruh sektor, mencerminkan tekanan besar di pasar saham domestik. Sektor infrastruktur memimpin penurunan dengan koreksi 4,09%, disusul sektor […]

  • Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

    Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri properti nasional kembali menunjukkan dinamika penyehatan finansial yang strategis. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melanjutkan strategi efisiensi dan penguatan fundamental dengan melakukan divestasi aset non-produktif di Bali. Pada 11 Desember 2025, APLN menyelesaikan penjualan seluruh kepemilikan saham Perseroan dan entitas anak PT Kencana Unggul Sukses (KUS) di PT Karya Pratama Propertindo […]

  • Harga Perak Antam Melesat Tinggi, Cek Disini!

    Harga Perak Antam Melesat Tinggi, Cek Disini!

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali menunjukkan pergerakan positif hari ini. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia pada Selasa (14/4/2026), harga perak Antam melesat tinggi sebesar Rp1.100. Kini harga perak Antam menjadi Rp48.150 per gram. Kenaikan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam berada di angka Rp47.050 per gram. Perak terus […]

  • Pemkot Jambi Usulkan Tambahan 50.000 Jaringan Gas Rumah Tangga pada 2026

    Pemkot Jambi Usulkan Tambahan 50.000 Jaringan Gas Rumah Tangga pada 2026

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi kembali mengusulkan perluasan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) kepada pemerintah pusat. Pada 2026, Pemkot Jambi mengajukan tambahan sekitar 50.000 sambungan rumah (SR) sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat. Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Jambi, saat melakukan audiensi […]

expand_less