Kamis, 30 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Makin Perkasa! Sentuh Rp17.778 per Dolar AS

Rupiah Makin Perkasa! Sentuh Rp17.778 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah makin perkasa terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Di perdagangan Senin (15/6/2026) ini mata uang Indonesia menguat signifikan dan kini bertengger di level Rp17.778 per dolar AS.

Berdasarkan data dari Antara, kurs  rupiah tercatat menguat 82 poin atau 0,46 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.860 per dolar AS. Penguatan ini menandai tren positif rupiah yang mulai kembali menemukan momentumnya.

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian memproyeksikan penguatan nilai tukar rupiah masih berpotensi berlanjut ke kisaran Rp17.500 per dolar AS seiring meningkatnya kepercayaan pasar terhadap arah kebijakan fiskal dan moneter Indonesia.

“Saya memperkirakan rupiah masih berpotensi menguat menuju kisaran Rp17.500 per dolar AS pada pekan depan. Pasar mulai melihat bahwa otoritas ekonomi Indonesia bersedia mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan memulihkan kepercayaan investor,” kata Fakhrul.

Lebih rinci, Fakhrul memperkirakan rupiah bergerak pada kisaran Rp17.450 hingga Rp17.650 per dolar AS dengan kecenderungan menguat.

Menurutnya, penguatan rupiah saat ini bukan semata-mata didorong oleh sentimen jangka pendek, melainkan mulai ditopang oleh perbaikan ekspektasi terhadap kebijakan ekonomi Indonesia.

Selama beberapa bulan terakhir, rupiah mengalami tekanan yang cukup besar akibat kombinasi faktor eksternal dan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan domestik. Namun, sebagian besar faktor tersebut kini mulai menunjukkan perbaikan.

Fakhrul mencatat terdapat tiga langkah penting yang saat ini menjadi fondasi penguatan rupiah, salah satunya komitmen kuat otoritas moneter terhadap stabilitas nilai tukar melalui kenaikan suku bunga secara kumulatif sebesar 75 basis poin (bps).

Langkah tersebut memberikan sinyal yang jelas kepada pasar bahwa stabilitas rupiah menjadi prioritas utama dan membantu meningkatkan daya tarik aset keuangan Indonesia.

Kedua, penyesuaian harga BBM khususnya Pertamax mulai memperbaiki persepsi pasar terhadap kondisi fiskal Indonesia.

Meskipun langkah ini merupakan kebijakan yang tidak populer, langkah tersebut menunjukkan adanya keberanian pemerintah untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan guna menjaga keberlanjutan APBN.

Ketiga, efisiensi dan penyesuaian anggaran program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dibaca pasar sebagai sinyal bahwa disiplin fiskal kembali menjadi prioritas.

“Pasar selama beberapa bulan terakhir menunggu bukti bahwa Indonesia bersedia melakukan normalisasi fiskal. Kini sinyal tersebut mulai terlihat. BI sudah bergerak melalui kenaikan suku bunga, sementara pemerintah mulai melakukan penyesuaian fiskal. Kombinasi inilah yang menjadi fondasi penguatan rupiah,” jelas Fakhrul.

Ia juga mencatat, respons pasar terhadap perubahan kebijakan tersebut mulai terlihat cukup nyata. Pada pekan lalu, catat Fakhrul, rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar kedua di Asia setelah won Korea Selatan.

Apabila proses normalisasi fiskal terus berlanjut dan konsistensi kebijakan tetap terjaga, Fakhrul melihat peluang rupiah menjadi salah satu mata uang dengan penguatan terbaik di kawasan pada pekan ini cukup terbuka.

Selain faktor domestik, ia menilai perkembangan geopolitik global juga berpotensi memberikan tambahan momentum positif bagi rupiah.

Menurutnya, membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Iran serta meningkatnya peluang tercapainya kesepakatan yang lebih permanen akan membantu menurunkan premi risiko global, memperbaiki sentimen pasar negara berkembang, serta mengurangi tekanan terhadap harga energi dunia.

“Apabila proses perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran terus bergerak ke arah yang positif, maka momentum penguatan rupiah dapat menjadi semakin kuat. Risiko geopolitik yang menurun biasanya akan mendorong investor kembali masuk ke aset-aset emerging markets, termasuk Indonesia,” kata Fakhrul.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Turun Rp40.000

    Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Turun Rp40.000

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali anjlok pada Jumat (27/3/2026). Penurunannya hari ini sebesar Rp40.000, membuat harga emas Antam menjadi Rp2.810.000 per gram. Penurunan tersebut menjadikan harga emas Antam lebih rendah dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya yang berada di angka Rp2.850.000 per gram. Dampak penurunan harga yang terjadi tersebut membuat harga buyback emas Antam mengalami […]

  • Industri Fashion Lokal Tumbuh Pesat, Pendanaan UMKM Capai Rp 2 Miliar

    Industri Fashion Lokal Tumbuh Pesat, Pendanaan UMKM Capai Rp 2 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri fashion lokal di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sektor tekstil dan pakaian jadi tumbuh sebesar 2,64 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan I 2024. Angka ini menegaskan bahwa subsektor fashion masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi kreatif nasional. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk buatan dalam […]

  • Bangkit dari Keterpurukan, Harga Perak Antam Jadi Rp47.450

    Bangkit dari Keterpurukan, Harga Perak Antam Jadi Rp47.450

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam menguat pada perdagangan Senin (4/5/2026). Hal ini mengikuti harga perak dunia. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman logammulia, harga perak Antam naik Rp150 menjadi Rp47.450. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam dipatok di Rp47.300. Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,9%. Harga […]

  • Warga Kota Jambi Masih Bingung Cari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat? Ini Informasi yang Perlu Diketahui

    Warga Kota Jambi Masih Bingung Cari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat? Ini Informasi yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBI, JAMBISNIS – Meski layanan BPJS Ketenagakerjaan semakin mudah diakses, masih banyak masyarakat yang mengaku bingung saat mencari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat untuk mengurus berbagai keperluan administrasi. Mulai dari klaim Jaminan Hari Tua (JHT), pembaruan data peserta, hingga konsultasi program perlindungan tenaga kerja, semuanya membutuhkan informasi lokasi layanan yang tepat agar proses berjalan lebih cepat […]

  • OJK dan Perbankan Luncurkan Indonesia–UK Working Group on Climate Financing

    OJK dan Perbankan Luncurkan Indonesia–UK Working Group on Climate Financing

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan nasional mempertegas komitmen mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dengan memperkuat manajemen risiko iklim dan ketahanan sektor keuangan. Komitmen tersebut disampaikan dalam ajang The 2nd Indonesia Climate Banking Forum (ICBF): Climate Risk Management and Banking Resilience to Support Climate Finance Investment yang digelar di Jakarta, Kamis. Forum […]

  • LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menetapkan Simpanan Layak Bayar (SLB) sebesar Rp 25,96 miliar untuk pembayaran dana nasabah Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Gayo Perseroda yang izin usahanya telah dicabut. Kepala Kantor Perwakilan Wilayah I LPS M. Yusron menjelaskan, total simpanan nasabah di BPRS Gayo mencapai sekitar Rp 29 miliar. Jumlah tersebut, Rp 25,96 […]

expand_less