Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Terkoreksi 14 Poin ke Level Rp 16.582 per Dolar AS

Rupiah Terkoreksi 14 Poin ke Level Rp 16.582 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka terkoreksi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Jumat (10/10/2025). Pelemahan ini terjadi seiring dengan penguatan dolar AS mendekati level tertinggi dua bulan, pasar juga menaruh harapan pada The Fed.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.12 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini terkoreksi sebesar 14 poin (0,08%) ke level Rp 16.582 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,16% ke level 99,37.

Sedangkan pada perdagangan Kamis (9/10/2025), mata uang rupiah sempat ditutup menguat tipis 5 poin di level Rp 16.568.

Sama seperti rupiah, sejumlah mata uang di Asia lainnya mengalami pelemahan. Dolar Taiwan misalnya melemah 0,21%, peso Filipina melemah 0,02%, dan ringgit Malaysia melemah 0,14%.

Sementara sejumlah mata uang di Asia lainnya menguat. Yen Jepang misalnya menguat 0,05%, dolar Hong Kong menguat 0,02%, dolar Singapura menguat 0,07%, dan yuan China menguat 0,02%.

Pengamat forex Ibrahim Assuaibi memproyeksikan pada perdagangan hari ini, Jumat (10/10/2025) rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.560 – Rp16.600 per dolar AS. Terdapat sejumlah sentimen yang telah memengaruhi pergerakan rupiah.

Dari luar negeri, terdapat kekhawatiran yang meningkat terhadap ekonomi AS dan stabilitas politik masih membebani pasar setelah senat kembali menolak proposal pendanaan dari Partai Republik dan Demokrat untuk mengakhiri penutupan atau shutdown pemerintah. Shutdown telah memasuki hari kesembilan tanpa tanda-tanda kemajuan menuju resolusi.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada memperingatkan tentang tidak adanya jaminan pembayaran kembali bagi pegawai federal selama penutupan pemerintah.

Lebih lanjut, risalah pertemuan FOMC bulan September The Fed hampir dengan suara bulat memutuskan menurunkan suku bunga acuannya dan mengisyaratkan bahwa kemungkinan akan ada dua penurunan suku bunga lagi sampai akhir tahun ini. Pasar memperkirakan peluang hampir 100% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh The Fed pada Oktober, menurut CME Fedwatch.

Fokus pasar kemudian tertuju pada pidato Ketua The Fed Jerome Powell untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk tentang rencana bank sentral terkait suku bunga. Selain itu, terdapat sentimen geopolitik, di mana Trump mengatakan Israel dan Hamas telah menyetujui tahap pertama rencana perdamaian Gaza yang dimediasinya, termasuk penghentian sementara pertempuran, pembebasan sandera, dan penarikan pasukan Israel secara bertahap.

Dari dalam negeri, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2025 tercatat sebesar US$148,7 miliar, lebih rendah dari posisi pada akhir Agustus 2025 sebesar US$150,7 miliar. Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta dipengaruhi kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia (BI) dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.

BI menilai cadangan devisa ini tetap kuat mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. BI terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rampung Dalam 3 Bulan, Danantara Bangun 15.000 Huntara Korban Bencana Sumatra

    Rampung Dalam 3 Bulan, Danantara Bangun 15.000 Huntara Korban Bencana Sumatra

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) bergerak dalam menangani pemulihan pasca-bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra hingga Aceh. Danantara menargetkan, pembangunan sebanyak 15.000 unit Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak dalam waktu singkat. CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, mengungkapkan bahwa progres awal pembangunan hunian tersebut menunjukkan tren positif. Bahkan, dalam […]

  • Rupiah Kembali Perkasa, Menguat 87 Poin ke Rp17.810 per Dolar AS

    Rupiah Kembali Perkasa, Menguat 87 Poin ke Rp17.810 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah menunjukkan keperkasaannya. Memasuki perdagangan Senin (10/8/2026), mata uang Indonesia berhasil menguat signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan tersebut membuat rupiah semakin menjauh dari level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, Rupiah menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di kawasan Asia pada pagi ini. Nilai tukar rupiah menguat 87 poin […]

  • ESDM Beri Izin Ekspor Konsentrat Tembaga Amman Mineral Selama 6 Bulan, Dorong Penyelesaian Smelter

    ESDM Beri Izin Ekspor Konsentrat Tembaga Amman Mineral Selama 6 Bulan, Dorong Penyelesaian Smelter

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi memberikan izin ekspor konsentrat tembaga kepada PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) untuk jangka waktu enam bulan. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM No. 6 Tahun 2025, yang merevisi aturan sebelumnya, guna memberi kelonggaran bagi perusahaan tambang yang proyek smelter-nya tertunda akibat kondisi kahar. […]

  • Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Toba Pulp Lestari menegaskan tidak bertanggung jawab atas banjir dahsyat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan menewaskan lebih dari 600 orang. Perusahaan menyampaikan bantahan resmi melalui surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/12/2025). “Perseroan dengan tegas membantah tuduhan bahwa operasional menjadi penyebab bencana ekologi,” ujar Corporate Secretary Toba Pulp […]

  • May Day Jambi: Al Haris Ingatkan Pengusaha-Buruh “Jangan Saling Tinggal”!

    May Day Jambi: Al Haris Ingatkan Pengusaha-Buruh “Jangan Saling Tinggal”!

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi Al Haris angkat suara tegas di momen Hari Buruh 2026. Ia mengingatkan, hubungan pengusaha dan pekerja bukan untuk dipertentangkan, melainkan harus berjalan seiring sebagai satu kesatuan. “Pengusaha butuh pekerja, pekerja juga butuh pengusaha. Ini simbiosis mutualisme, tidak bisa dipisahkan,” tegas Al Haris saat menghadiri peringatan May Day bertema “Bersama Mewujudkan Kemajuan […]

  • Harga Bitcoin Telah Rebound Jadi US.000

    Harga Bitcoin Telah Rebound Jadi US$89.000

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga Bitcoin kembali tertekan pada perdagangan akhir pekan. Aset kripto terbesar di dunia ini sempat turun ke bawah level US$88.000 di tengah tekanan jual lanjutan, sementara Chairman Strategy Michael Saylor kembali memberi sinyal akan menambah kepemilikan Bitcoin. Mengacu data TradingView, harga Bitcoin sempat anjlok ke level terendah dua pekan di US$87.600 pada perdagangan […]

expand_less