Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Gubernur Malut dan Aceh Minta Solusi atas Pemotongan Dana Transfer ke Daerah

Gubernur Malut dan Aceh Minta Solusi atas Pemotongan Dana Transfer ke Daerah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf berharap pertemuan antara pemerintah daerah dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dapat menghasilkan solusi konkret pascapemotongan Transfer ke Daerah (TKD) agar pembangunan infrastruktur di daerah tetap berjalan optimal.

Pertemuan yang digelar di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa (7/10/2025) itu dihadiri puluhan kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Mereka menyampaikan aspirasi terkait kebijakan pemotongan TKD dan Dana Bagi Hasil (DBH) dalam APBN 2026.

“Kita semua tadi sudah menyuarakan pendapat kepada Pak Menteri Keuangan untuk dipertimbangkan, karena dengan perencanaan dana transfer pusat ke daerah yang ada saat ini, anggaran hanya cukup untuk belanja rutin,” ujar Sherly Tjoanda Laos seusai pertemuan.

Sherly menjelaskan, total dana transfer ke Provinsi Maluku Utara tahun 2025 mencapai sekitar Rp10 triliun, namun pada 2026 menurun menjadi Rp6,7 triliun, atau berkurang sekitar Rp3,5 triliun.
Dari total itu, pemotongan terbesar terjadi pada pos Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai 60 persen, sehingga berdampak langsung terhadap kemampuan daerah membiayai pembangunan prioritas.

Akibatnya, lanjut Sherly, ruang fiskal daerah semakin terbatas karena sebagian besar anggaran hanya mencukupi belanja rutin dan gaji pegawai, sementara belanja infrastruktur seperti pembangunan jalan dan jembatan ikut terpangkas.

“Mudah-mudahan Pak Menteri Keuangan bisa mencari solusi terbaik agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan, gaji P3K dan belanja pegawai tidak terganggu, serta pertumbuhan ekonomi daerah bisa tetap sesuai harapan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) juga meminta agar anggaran TKD tidak dipotong, karena kebijakan tersebut menambah beban fiskal di tingkat provinsi.

“Ya, semuanya kami mengusulkan supaya anggaran tidak dipotong, karena beban itu semua ada di provinsi kami masing-masing,” kata Mualem.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menjelaskan bahwa kebijakan pemotongan TKD dilakukan untuk meningkatkan efektivitas belanja daerah dan mendorong penggunaan anggaran yang lebih akuntabel. Namun, Purbaya juga berkomitmen mencari mekanisme solusi agar pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil tanpa mengorbankan keseimbangan fiskal antara pusat dan daerah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (8/12/2025). Rupiah dibuka diposisi Rp16.685 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 37,50 poin atau 0,23 persen dibanding penutupan yang berada di level Rp 16.648 per dolar AS. Di saat yang sama indeks dolar AS melemah 0,11% ke 98,88. Sementara itu, nilai tukar negara Asia […]

  • Mendagri Tito Tekankan Inovasi Kepala Daerah untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

    Mendagri Tito Tekankan Inovasi Kepala Daerah untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kreativitas, keberanian, dan inovasi kepala daerah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas dan berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat menjadi narasumber dalam talk show Semangat Awal Tahun 2026 bertema “440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas” yang […]

  • Bulog Sumut Genjot Penyaluran Beras SPHP untuk Jaga Pasokan hingga Akhir 2025

    Bulog Sumut Genjot Penyaluran Beras SPHP untuk Jaga Pasokan hingga Akhir 2025

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mempercepat penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai mitra guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan hingga akhir Desember 2025. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap menurunnya hasil panen gabah di wilayah tersebut. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan bahwa […]

  • China Larang 73 Orang Terlibat Sepak Bola Seumur Hidup

    China Larang 73 Orang Terlibat Sepak Bola Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas sepak bola China menjatuhkan sanksi larangan seumur hidup kepada 73 individu yang terbukti terlibat berbagai pelanggaran serius di dunia sepak bola. Hukuman tersebut menjadi bagian dari upaya besar-besaran memberantas praktik korupsi, pengaturan skor, dan judi bola di negeri tersebut. Sanksi itu dikeluarkan oleh Asosiasi Sepak Bola China (CFA) dan menyasar sejumlah figur […]

  • BMKG: Hujan Ringan Guyur Sebagian Wilayah Jambi Hari Ini

    BMKG: Hujan Ringan Guyur Sebagian Wilayah Jambi Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Jambi hari ini diprakirakan akan didominasi hujan ringan disertai kabut tipis, terutama di wilayah dataran tinggi seperti Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Sementara beberapa daerah dataran rendah seperti Kota Jambi, Muaro Jambi, dan Batanghari diprediksi berawan hingga hujan ringan pada siang hingga sore hari. Dalam laporan terbaru […]

  • Harga Perak Melonjak Tajam Hari Ini

    Harga Perak Melonjak Tajam Hari Ini

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produk Antam kembali melonjak hari ini, Senin (23/2/2026). Berdasarkan data laman Logam Mulia, harga perak Antam menguat sebesar Rp 1.100 ke level Rp54.250 per gram. Kenaikan harga perak ini mengikuti tren bullish logam mulia di pasar global. Bagi investor yang mencari aset safe haven dengan harga lebih terjangkau dibanding emas, perak […]

expand_less