Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Gubernur Malut dan Aceh Minta Solusi atas Pemotongan Dana Transfer ke Daerah

Gubernur Malut dan Aceh Minta Solusi atas Pemotongan Dana Transfer ke Daerah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf berharap pertemuan antara pemerintah daerah dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dapat menghasilkan solusi konkret pascapemotongan Transfer ke Daerah (TKD) agar pembangunan infrastruktur di daerah tetap berjalan optimal.

Pertemuan yang digelar di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa (7/10/2025) itu dihadiri puluhan kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Mereka menyampaikan aspirasi terkait kebijakan pemotongan TKD dan Dana Bagi Hasil (DBH) dalam APBN 2026.

“Kita semua tadi sudah menyuarakan pendapat kepada Pak Menteri Keuangan untuk dipertimbangkan, karena dengan perencanaan dana transfer pusat ke daerah yang ada saat ini, anggaran hanya cukup untuk belanja rutin,” ujar Sherly Tjoanda Laos seusai pertemuan.

Sherly menjelaskan, total dana transfer ke Provinsi Maluku Utara tahun 2025 mencapai sekitar Rp10 triliun, namun pada 2026 menurun menjadi Rp6,7 triliun, atau berkurang sekitar Rp3,5 triliun.
Dari total itu, pemotongan terbesar terjadi pada pos Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai 60 persen, sehingga berdampak langsung terhadap kemampuan daerah membiayai pembangunan prioritas.

Akibatnya, lanjut Sherly, ruang fiskal daerah semakin terbatas karena sebagian besar anggaran hanya mencukupi belanja rutin dan gaji pegawai, sementara belanja infrastruktur seperti pembangunan jalan dan jembatan ikut terpangkas.

“Mudah-mudahan Pak Menteri Keuangan bisa mencari solusi terbaik agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan, gaji P3K dan belanja pegawai tidak terganggu, serta pertumbuhan ekonomi daerah bisa tetap sesuai harapan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) juga meminta agar anggaran TKD tidak dipotong, karena kebijakan tersebut menambah beban fiskal di tingkat provinsi.

“Ya, semuanya kami mengusulkan supaya anggaran tidak dipotong, karena beban itu semua ada di provinsi kami masing-masing,” kata Mualem.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menjelaskan bahwa kebijakan pemotongan TKD dilakukan untuk meningkatkan efektivitas belanja daerah dan mendorong penggunaan anggaran yang lebih akuntabel. Namun, Purbaya juga berkomitmen mencari mekanisme solusi agar pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil tanpa mengorbankan keseimbangan fiskal antara pusat dan daerah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah sedang merancang usulan insentif baru bagi sektor otomotif yang akan diajukan dalam kebijakan fiskal 2026. Agus menekankan bahwa dukungan fiskal bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan karena sektor otomotif memiliki efek berganda (multiplier effect) lewat keterkaitan rantai pasok hulu-hilir (backward dan forward linkage). “Sekarang kita sedang susun. […]

  • Gaji Karyawan 9 Sektor Naik 2025

    Gaji Karyawan 9 Sektor Naik 2025

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah buruh nasional tetap Rp 3,33 juta pada November 2025, sama dengan Agustus 2025. Meski demikian, terdapat sembilan sektor usaha yang memberikan gaji lebih tinggi dari rata-rata nasional. Upah tertinggi ada pada Informasi dan Komunikasi sebesar Rp 5,17 juta, diikuti Aktivitas Keuangan dan Asuransi Rp 4,97 juta, […]

  • Gaji PNS 2026 Terbaru, Ini Besaran Lengkap dari Golongan I hingga IV

    Gaji PNS 2026 Terbaru, Ini Besaran Lengkap dari Golongan I hingga IV

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Besaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditentukan berdasarkan golongan dan masa kerja. Semakin tinggi golongan serta lama masa kerja, semakin besar pula gaji pokok yang diterima setiap bulan. Mengacu pada ketentuan terbaru, berikut rincian kisaran gaji pokok PNS berdasarkan golongan: Golongan I (Lulusan SD–SMP) Golongan Ia: Rp1.560.800 – Rp2.335.800 Golongan Ib: Rp1.704.500 – […]

  • Negosiasi Gagal, AS Blokade Selat Hormuz dan Siap Hancurkan Kapal Iran

    Negosiasi Gagal, AS Blokade Selat Hormuz dan Siap Hancurkan Kapal Iran

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah negosiasi yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, gagal mencapai kesepakatan. Presiden AS Donald Trump bahkan mengambil langkah agresif dengan memulai blokade terhadap Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia. Langkah ini menandai eskalasi baru dalam konflik antara Washington dan Teheran. Trump […]

  • Ronaldo vs Modric, Duel Klasik Eropa!

    Ronaldo vs Modric, Duel Klasik Eropa!

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aroma pertandingan besar akan tersaji pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Portugal dan Kroasia saling berhadapan dalam duel klasik sesama kekuatan Eropa yang dipenuhi bintang berpengalaman. Sorotan utama tentu mengarah kepada dua legenda sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric. Laga Portugal kontra Kroasia akan berlangsung di Toronto Stadium, Kanada, Jumat […]

  • Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang per Mei 2026

    Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang per Mei 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jumlah pengangguran di Indonesia menurun pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran mencapai 7,22 juta orang, turun sekitar 24.000 orang dibandingkan Februari 2026. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, mengatakan penurunan tersebut terjadi di tengah bertambahnya jumlah angkatan kerja nasional. “Angkatan kerja yang tidak terserap pasar […]

expand_less