Selasa, 21 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bulog Sumut Genjot Penyaluran Beras SPHP untuk Jaga Pasokan hingga Akhir 2025

Bulog Sumut Genjot Penyaluran Beras SPHP untuk Jaga Pasokan hingga Akhir 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mempercepat penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai mitra guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan hingga akhir Desember 2025. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap menurunnya hasil panen gabah di wilayah tersebut.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan bahwa pasokan gabah kering panen (GKP) di Sumatera Utara mengalami penurunan menjelang akhir tahun. Untuk mengantisipasi kelangkaan beras di pasar, Bulog menggencarkan distribusi beras SPHP melalui sejumlah mitra kerja.

“Kami terus meningkatkan penyaluran beras SPHP di sejumlah mitra karena pasokan beras ke depan semakin mengecil akibat panen yang sedikit,” ujar Budi di Medan, Selasa (4/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa hingga awal November 2025, Bulog Sumut telah menyalurkan sekitar 32.782 ton beras SPHP. Penyaluran dilakukan melalui berbagai saluran, seperti Gerakan Pangan Murah (GPM), pasar rakyat, gerai pangan binaan pemerintah daerah, serta BUMN yang bergerak di bidang pangan.

Harga jual beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp13.100 per kilogram, meski setiap instansi atau mitra dapat menyesuaikan harga jual berdasarkan kebijakan internalnya.

Menurut Budi, total target penyaluran beras SPHP hingga Desember 2025 mencapai 89.861 ton. Bulog berharap kerja sama dengan berbagai pihak dapat mempercepat distribusi ke daerah-daerah pelosok dan memberikan alternatif harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya kerja sama ini, beras SPHP bisa cepat tersalur hingga ke daerah pelosok Sumut dan menjadi pilihan masyarakat dalam membeli beras dengan harga wajar,” tutur Budi.

Ekonom dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin, menilai program SPHP yang dijalankan Bulog efektif dalam menekan lonjakan harga beras di pasar.

“Intervensi Bulog melalui penyaluran beras SPHP sejauh ini efektif dalam menekan harga dan menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Menurut Gunawan, di tengah menurunnya produksi akibat faktor cuaca dan berkurangnya area panen, kehadiran beras SPHP di pasar menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di Sumatera Utara.

Selain penyaluran beras SPHP, Bulog Sumut juga aktif mendukung berbagai program nasional di bidang pangan, seperti Gerakan Pangan Murah (GPM), penyaluran beras ke ritel modern dan pasar tradisional, serta distribusi jagung SPHP bagi peternak skala mikro.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bulog menjaga ketahanan pangan daerah, mendukung kesejahteraan petani, serta memperkuat stabilitas harga di tingkat konsumen.

Dengan target penyaluran hampir 90 ribu ton beras SPHP hingga akhir tahun, Bulog optimistis program ini dapat membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga akibat penurunan pasokan beras nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Tekstil Indonesia Tak Lagi Berstatus ‘Sunset Industry’

    Industri Tekstil Indonesia Tak Lagi Berstatus ‘Sunset Industry’

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional telah bangkit dan tidak lagi berstatus sebagai “sunset industry” atau industri yang menurun. Sempat dianggap mati suri, kini industri tekstil Indonesia justru kembali menorehkan catatan pertumbuhan positif. Modernisasi pabrik, efisiensi energi, dan dukungan pemerintah menjadi kunci kebangkitan sektor padat […]

  • Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

    Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Danantara Indonesia memastikan rencana besar memangkas jumlah BUMN dari sekitar 1.000 perusahaan menjadi hanya 200. Langkah ini dinilai mendesak karena hampir setengah perusahaan pelat merah tersebut mengalami kerugian dan dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan saat ini. Managing Director Non-financial Holding Operasional Danantara, Febriany Eddy, menjelaskan bahwa pemangkasan besar-besaran ini merupakan bagian dari […]

  • Menteri ESDM Bahlil Pastikan Stok LPG dan BBM Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026

    Menteri ESDM Bahlil Pastikan Stok LPG dan BBM Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Bahlil menyebutkan, cadangan energi nasional saat ini berada di atas batas minimum yang telah ditetapkan pemerintah. “Stok BBM kita batas minimumnya 18 hari. Saat ini […]

  • Intip Rata-rata Kenaikan Gaji 10 Tahun Terakhir, Ini UMK Jambi Tahun ke Tahun

    Intip Rata-rata Kenaikan Gaji 10 Tahun Terakhir, Ini UMK Jambi Tahun ke Tahun

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Besaran upah minimum provinsi (UMP) 2026 akan diumumkan pada 21 November sebagaiman diatur dalam PP Nomor 51 tahun 2023 tentang Pengupahan.Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan bahwa belum terdapat keputusan akhir mengenai formula kenaikan upah minimum 2026, seiring dengan pembahasan yang terus berlangsung. Adapun buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengingatkan […]

  • Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah tertekan lagi. Pada perdagangan pagi ini rupiah sentuh Rp16.928 per dolar AS. Hal ini akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang masih membayangi pasar keuangan global. Mengutip dari Antara, Jumat (27/3/2026), mata uang Indonesia bergerak melemah 14 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.928 per dolar AS dari penutupan sebelumnya, Kamis (26/3/2026), tercatat […]

  • Viral Bandara Morowali Diisukan Ilegal, Ternyata Ada Dua Bandara Berstatus Resmi di Sana

    Viral Bandara Morowali Diisukan Ilegal, Ternyata Ada Dua Bandara Berstatus Resmi di Sana

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bandara Morowali, Sulawesi Tengah tengah menjadi pusat perhatian publik setelah ramai dibahas di media sosial. Sebuah unggahan menuduh bandara yang dikelola perusahaan swasta, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), berstatus ilegal namun pernah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Narasi ini lalu memicu kebingungan soal legalitas dan identitas bandara yang dimaksud. Akun @TheEagle_xxx […]

expand_less