Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Mendagri Tito Tekankan Inovasi Kepala Daerah untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Mendagri Tito Tekankan Inovasi Kepala Daerah untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kreativitas, keberanian, dan inovasi kepala daerah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas dan berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat menjadi narasumber dalam talk show Semangat Awal Tahun 2026 bertema “440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas” yang digelar di IDN Headquarters (HQ), Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Menurut Mendagri, salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan daerah adalah kemandirian fiskal. Daerah dengan kemampuan keuangan yang kuat dinilai lebih fleksibel dalam menjalankan program pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada transfer dari pemerintah pusat.

“Keberhasilan suatu daerah itu adalah kemandirian fiskal. Kalau kemandirian fiskalnya kuat, keuangan daerahnya juga kuat sehingga berbagai program bisa lebih mudah dieksekusi,” ujar Tito Karnavian.

Mendagri menjelaskan, penguatan kemandirian fiskal tidak lepas dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari aktivitas ekonomi dan dunia usaha yang sehat. Meski transfer pusat masih berperan penting, daerah didorong untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan tersebut.

Ia mencontohkan sejumlah daerah yang berhasil membangun basis ekonomi kuat, seperti Kabupaten Badung, Bali, yang mengandalkan sektor pariwisata melalui pajak hotel dan restoran. Selain itu, daerah seperti Timika dan Bojonegoro mampu memperoleh pendapatan signifikan dari pengelolaan sumber daya alam.

Namun, Tito mengakui masih banyak daerah dengan tingkat PAD rendah karena sektor swasta belum berkembang optimal, sehingga belanja pemerintah dan transfer pusat menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Karena itu, Mendagri mendorong kepala daerah untuk mengubah pola pikir, tidak hanya fokus pada pengelolaan belanja, tetapi juga aktif mencari sumber pendapatan baru melalui inovasi dan pemanfaatan potensi lokal.

Salah satu langkah strategis yang ditekankan adalah penyederhanaan perizinan guna menarik investasi dan menggerakkan dunia usaha di daerah.

“Berpikirlah lebih banyak bagaimana mencari pendapatan. Ini membutuhkan kreativitas, salah satunya dengan mempermudah perizinan,” tegas Tito.

Selain itu, Mendagri menekankan pentingnya dialog berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, termasuk asosiasi pengusaha dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), agar kebijakan yang dibuat tepat sasaran dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Tito menegaskan, daerah dengan pendapatan kuat dan pengelolaan belanja yang efisien akan tumbuh lebih cepat dan mandiri, sejalan dengan agenda nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kalau pendapatannya dijaga tetap tinggi dan belanjanya bisa dihemat, otomatis daerah akan maju dan tidak tergantung pada pemerintah pusat,” tandasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Upah Minimum Negara ASEAN, Singapura Tertinggi Disusul Malaysia

    Daftar Upah Minimum Negara ASEAN, Singapura Tertinggi Disusul Malaysia

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perundingan terkait formula acuan penetapan upah minimum 2026 masih berlangsung. Di tengah pembahasan tersebut, data yang dihimpun menunjukkan bahwa besaran upah minimum di kawasan Asia Tenggara cukup beragam. Singapura tercatat sebagai negara dengan upah minimum tertinggi di ASEAN. Hingga saat ini upah minimum di Singapura berada pada kisaran SGD 1.400–1.600 atau setara Rp16–18 […]

  • Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa Indonesia telah siap untuk mengekspor beras. Namun, pemerintah lebih memilih untuk memperkuat stok terlebih dahulu, sebelum dapat mengirimnya ke negara lain. Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia pada dasarnya telah mencapai swasembada beras. Mengingat stok cadangan beras telah menembus empat juta ton. “Kalau ekspor saja, hari […]

  • Maya Watono Play Button

    Ini Dua Wanita Indonesia Paling Berpengaruh Versi Fortune

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua wanita Indonesia masuk dalam daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Asia 2025 versi majalah Fortune. Keduanya memiliki kiprah bisnis dan diniai dengan parameter terukur. Mengutip Bisnis.com, mereka yang ada dalam daftar dipilih karena dampaknya yang terukur, punya jangkauan strategi, dan kapasitas untuk membentuk masa depan, mencakup para pendiri, CEO, dan pemimpin C-suite […]

  • IHSG Bergejolak, REI Sebut Dampaknya Seperti Ini

    IHSG Bergejolak, REI Sebut Dampaknya Seperti Ini

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir hingga sempat mengalami suspensi dinilai turut memberikan dampak terhadap sektor properti. Wakil Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) sekaligus praktisi properti, Bambang Ekajaya, mengatakan volatilitas pasar saham dipicu oleh penyesuaian indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Dilansir dari laman resmi Sahabat Pegadaian, indeks MSCI […]

  • NTT Jadi Pusat Energi Baru dan Terbarukan Nasional

    NTT Jadi Pusat Energi Baru dan Terbarukan Nasional

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai siap menjadi salah satu pusat suplai energi baru dan terbarukan (EBT) nasional untuk mendukung agenda Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi. Pakar energi Prof. Fredrik L. Benu mengungkapkan bahwa NTT memiliki dua sumber energi strategis yang berpotensi besar menopang bauran energi nasional, yaitu biomassa serta energi […]

  • Rupiah Dibuka Menguat Rp16.612 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Menguat Rp16.612 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (24/10/2025). Rupiah dibuka di level Rp 16.612 per dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah menguat sebesar 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.612 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.629 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS turut menguat ke level 99,00 atau naik […]

expand_less