Rabu, 22 Apr 2026
light_mode
Beranda » Internasional » IMF Peringatkan: Utang Dunia Siap Menembus 100% PDB Global, Sinyal Bahaya bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan

IMF Peringatkan: Utang Dunia Siap Menembus 100% PDB Global, Sinyal Bahaya bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Dunia menghadapi ancaman baru di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan total utang pemerintah dunia akan mencapai 100 persen dari produk domestik bruto (PDB) global pada 2029, level tertinggi sejak Perang Dunia II.

Kenaikan tajam ini mencerminkan beban fiskal yang kian berat setelah pandemi COVID-19. Selama krisis, banyak negara menambah pinjaman besar-besaran untuk menjaga perekonomian tetap bertahan. Kini, konsekuensinya mulai terasa — biaya bunga membengkak, ruang fiskal menyempit, dan risiko gagal bayar meningkat.

Dampak Langsung ke Pertumbuhan dan Dunia Bisnis

Dalam laporan Fiscal Monitor terbarunya, IMF menilai peningkatan utang yang terlalu cepat dapat menghambat pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan menciptakan ketidakstabilan di pasar keuangan global.

IMF menekankan perlunya negara-negara untuk mengalihkan anggaran ke sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, dan inovasi teknologi, agar pinjaman yang diambil dapat memberikan efek berganda terhadap perekonomian.

“Mengelola utang bukan sekadar menekan defisit, tapi memastikan setiap pengeluaran publik mampu menciptakan nilai tambah ekonomi,” tulis IMF dalam laporannya yang dikutip dari The Guardian, Kamis (16/10/2025).

Negara Berkembang Paling Tertekan

IMF menyoroti bahwa negara berkembang dan berpendapatan rendah kini menghadapi risiko fiskal paling besar. Meski rasio utang terhadap PDB mereka lebih kecil dibandingkan negara maju, kapasitas fiskal dan kemampuan bayar jauh lebih terbatas.

Kenaikan suku bunga global menambah beban, karena sebagian besar utang mereka berdenominasi dolar AS. Kondisi ini membuat biaya pinjaman meningkat dan ruang fiskal untuk pembangunan semakin sempit.

“Banyak negara berpendapatan rendah kini berhadapan dengan tekanan fiskal yang berat, bahkan sebelum rasio utang mereka melonjak,” sebut IMF.

Sinyal ke Investor dan Dunia Usaha

Tingginya utang global memberi sinyal perubahan arah kebijakan ekonomi dunia. Setelah satu dekade berada di era stimulus, kini banyak negara mulai memasuki fase konsolidasi fiskal.

Bagi pelaku pasar dan dunia usaha, kondisi ini menjadi peringatan penting. Suku bunga yang tinggi dan kebijakan fiskal ketat berpotensi menekan ekspansi bisnis, menghambat pembiayaan investasi, dan memicu volatilitas di pasar obligasi.

Pertumbuhan Global Masih Lemah

IMF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia hanya akan mencapai 3,2 persen pada 2024, mencerminkan pemulihan yang belum merata di berbagai negara.

Laporan Fiscal Monitor ini dirilis bersamaan dengan Pertemuan Tahunan IMF–Bank Dunia di Washington, di mana para pemimpin keuangan dunia membahas tantangan utama ekonomi global: utang, inflasi, dan perlambatan investasi.

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Dorong Transformasi Keuangan Digital yang Aman, Adaptif, dan Inklusif

    OJK Dorong Transformasi Keuangan Digital yang Aman, Adaptif, dan Inklusif

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan inovasi keuangan digital yang bertanggung jawab melalui pengembangan kerangka tokenisasi aset yang adaptif dan inklusif. Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara dalam sambutannya pada hari kedua pelaksanaan OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 yang diselenggarakan OJK berkolaborasi […]

  • Bulog dan Komite II DPD RI Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Nasional

    Bulog dan Komite II DPD RI Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Nasional

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog bersama Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional melalui penguatan stok beras, optimalisasi distribusi, serta kolaborasi pengawasan dan pertukaran data antarinstansi. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Bulog terus bekerja dengan semangat pelayanan publik untuk memastikan ketahanan pangan dapat dirasakan […]

  • Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan posisi utang Indonesia yang mencapai Rp 9.138,05 triliun atau setara 39,86% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kategori aman dan terkendali. Dalam kegiatan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (28/10/2025), Purbaya menjelaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional menilai kesehatan fiskal suatu negara berdasarkan dua indikator […]

  • Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers Sepekan 10–14 November 2025, IHSG Terkoreksi 0,29%

    Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers Sepekan 10–14 November 2025, IHSG Terkoreksi 0,29%

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pelemahan sepanjang pekan perdagangan 10–14 November 2025. Meski investor asing kembali melakukan aksi beli, tekanan jual di sejumlah sektor membuat IHSG terkoreksi 0,29% ke level 8.370,43. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak pada kisaran level tertinggi 8.478,14 dan terendah 8.339,39 selama sepekan. Adapun kapitalisasi pasar […]

  • Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memberitahu bahwa tahun depan tidak ada insentif untuk mobil listrik. Meski demikian, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yakin pemerintah memiliki solusi terbaik. Alasan pemerintah tidak lagi memberikan insentif untuk mobil listrik adalah karena saat ini sudah banyak mobil listrik yang dirakit secara lokal. Selain itu, banyak juga mobil listrik yang harganya […]

  • Melambung Tinggi! Harga Emas Antam Rp 2.383.000 Per Gram Hari Ini

    Melambung Tinggi! Harga Emas Antam Rp 2.383.000 Per Gram Hari Ini

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melambung tinggi. Hari ini harga emas Antam loncat tinggi sebesar Rp 23.000 menjadi Rp 2.383.000 per gram. Harga ini menembus rekor terakhir di level Rp2.360.000 per gram yang tercatat sehari sebelumnya, Selasa (14/10/2025). Sementara harga emas Antam termahal kini telah mencapai Rp2,32 miliar. […]

expand_less