Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pasar Kripto Tumbuh dan Arsari Group Masuk sebagai Pemegang Saham

Pasar Kripto Tumbuh dan Arsari Group Masuk sebagai Pemegang Saham

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN) dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka menengah hingga panjang yang kuat seiring meningkatnya aktivitas pasar kripto nasional dan masuknya Arsari Group, grup usaha milik Hashim Djojohadikusumo, sebagai pemegang saham strategis pada akhir 2025.

Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Erni Marsella Siahaan, menilai COIN berada pada posisi strategis sebagai penerima manfaat utama dari pertumbuhan ekonomi kripto di Indonesia. Hal ini tak lepas dari peran COIN sebagai induk usaha yang mengendalikan dua infrastruktur kunci pasar kripto nasional, yakni Central Finansial X (CFX) selaku bursa kripto berlisensi dan Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebagai kustodian aset kripto berizin.

Berbeda dengan platform perdagangan kripto ritel, COIN menjalankan model bisnis sebagai operator bursa yang mewajibkan seluruh transaksi pedagang aset kripto di Indonesia dilaporkan melalui CFX. Dengan status tersebut, COIN menjadi ultimate beneficiary dari peningkatan jumlah investor dan lonjakan volume transaksi kripto domestik.

Dari sisi kinerja keuangan, COIN mengandalkan model pendapatan berbasis komisi atau fee-based income. Ciptadana Sekuritas memperkirakan sekitar 85–86 persen pendapatan COIN pada periode 2025–2027 akan berasal dari biaya transaksi, sementara pendapatan kustodian berkontribusi sekitar 8–9 persen.

Struktur biaya yang relatif tetap dan berbasis teknologi membuat peningkatan volume perdagangan berpotensi mendorong leverage operasional yang signifikan. Bahkan, laba perseroan diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) tiga digit hingga 2029, seiring terciptanya skala ekonomi yang lebih besar.

Katalis pertumbuhan berikutnya datang dari rencana pengembangan pasar derivatif kripto di Indonesia. Secara global, instrumen derivatif menyumbang sekitar 70 persen aktivitas pasar kripto, namun di dalam negeri segmen ini masih berada pada tahap awal. Ciptadana menilai pasar derivatif kripto berpotensi menjadi mesin pertumbuhan baru COIN dan dalam beberapa tahun ke depan dapat melampaui transaksi spot.

Selain faktor operasional, masuknya Arsari Group sebagai pemegang saham pada Desember 2025 turut memperkuat persepsi strategis terhadap COIN. Kehadiran grup usaha milik Hashim Djojohadikusumo tersebut dinilai dapat memperkuat posisi COIN dalam pengembangan ekosistem aset digital nasional yang semakin terstruktur.

Meski demikian, investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko, antara lain keamanan siber, ketergantungan terhadap penyedia layanan cloud, potensi munculnya pesaing baru di segmen bursa dan kustodian, serta risiko perlambatan volume perdagangan akibat perubahan regulasi atau adopsi pasar yang lebih lambat dari proyeksi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naik Lagi, Harga Perak Antam Jadi Rp56.500 per Gram

    Naik Lagi, Harga Perak Antam Jadi Rp56.500 per Gram

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni yang dipasarkan Antam terpantau mengalami kenaikan di level Rp56.500 per gram. Mengutip laman Logammulia.com, Kamis (5/2/2026), kenaikannya sebesar Rp100 setelah kemarin, harga perak Antam berada di level Rp56.400 per gram. Untuk harga perak murni batangan dengan berat 250 gram dipatok Rp14.525.000, dengan harga yang termasuk PPN 11 persen menjadi Rp16.122.750. […]

  • Bos Saudi Aramco: Pasar Minyak Global Terancam Tak Normal hingga 2027

    Bos Saudi Aramco: Pasar Minyak Global Terancam Tak Normal hingga 2027

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar minyak dunia diperkirakan belum akan kembali stabil dalam waktu dekat. Chief Executive Officer Saudi Aramco, Amin H. Nasser, menyebut normalisasi baru mungkin terjadi pada 2027 apabila gangguan di Selat Hormuz terus berlanjut. Dalam paparan kinerja kuartal pertama perusahaan, Nasser mengatakan bahwa sekalipun jalur pelayaran itu dibuka saat ini, pasar tetap membutuhkan waktu […]

  • Pagi Ini IHSG Menguat ke Level 8.398

    Pagi Ini IHSG Menguat ke Level 8.398

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Kamis (13/11/2025). IHSG menguat 13,73 poin atau 0,15% ke 8.398,67. Sebanyak 273 saham naik 143 saham turun dan223 saham stagnan. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor infrastruktur […]

  • Air Hujan di Surabaya Tercemar Mikroplastik

    Air Hujan di Surabaya Tercemar Mikroplastik

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Temuan kandungan mikroplastik dalam air hujan di Surabaya memicu perhatian serius dari kalangan akademisi dan pemerhati kesehatan. Bukan lagi hanya mencemari laut dan sungai, mikroplastik kini terbukti terbawa melalui atmosfer dan jatuh kembali ke permukaan bumi bersama air hujan yang turun hampir setiap hari di wilayah Surabaya. Dosen Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium […]

  • Kemnaker Buka Sertifikasi K3 Gratis 2026, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April

    Kemnaker Buka Sertifikasi K3 Gratis 2026, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Ketenagakerjaan kembali membuka program pembinaan dan sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) umum secara gratis untuk masyarakat. Program ini merupakan batch kedua pada 2026 dengan kuota sebanyak 2.100 peserta dari seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 12 April 2026. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, program ini bertujuan memperluas akses pekerja dalam […]

  • BPJS Gandeng Jamdatun, Perkuat Penanganan Hukum Penyelenggaraan JKN

    BPJS Gandeng Jamdatun, Perkuat Penanganan Hukum Penyelenggaraan JKN

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — BPJS Kesehatan menjalin kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Kolaborasi ini diarahkan untuk memastikan penyelenggaraan Program JKN berjalan dalam koridor hukum yang tertib, akuntabel, dan berintegritas, Senin (12/1). […]

expand_less