Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pasar Kripto Tumbuh dan Arsari Group Masuk sebagai Pemegang Saham

Pasar Kripto Tumbuh dan Arsari Group Masuk sebagai Pemegang Saham

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN) dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka menengah hingga panjang yang kuat seiring meningkatnya aktivitas pasar kripto nasional dan masuknya Arsari Group, grup usaha milik Hashim Djojohadikusumo, sebagai pemegang saham strategis pada akhir 2025.

Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Erni Marsella Siahaan, menilai COIN berada pada posisi strategis sebagai penerima manfaat utama dari pertumbuhan ekonomi kripto di Indonesia. Hal ini tak lepas dari peran COIN sebagai induk usaha yang mengendalikan dua infrastruktur kunci pasar kripto nasional, yakni Central Finansial X (CFX) selaku bursa kripto berlisensi dan Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebagai kustodian aset kripto berizin.

Berbeda dengan platform perdagangan kripto ritel, COIN menjalankan model bisnis sebagai operator bursa yang mewajibkan seluruh transaksi pedagang aset kripto di Indonesia dilaporkan melalui CFX. Dengan status tersebut, COIN menjadi ultimate beneficiary dari peningkatan jumlah investor dan lonjakan volume transaksi kripto domestik.

Dari sisi kinerja keuangan, COIN mengandalkan model pendapatan berbasis komisi atau fee-based income. Ciptadana Sekuritas memperkirakan sekitar 85–86 persen pendapatan COIN pada periode 2025–2027 akan berasal dari biaya transaksi, sementara pendapatan kustodian berkontribusi sekitar 8–9 persen.

Struktur biaya yang relatif tetap dan berbasis teknologi membuat peningkatan volume perdagangan berpotensi mendorong leverage operasional yang signifikan. Bahkan, laba perseroan diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) tiga digit hingga 2029, seiring terciptanya skala ekonomi yang lebih besar.

Katalis pertumbuhan berikutnya datang dari rencana pengembangan pasar derivatif kripto di Indonesia. Secara global, instrumen derivatif menyumbang sekitar 70 persen aktivitas pasar kripto, namun di dalam negeri segmen ini masih berada pada tahap awal. Ciptadana menilai pasar derivatif kripto berpotensi menjadi mesin pertumbuhan baru COIN dan dalam beberapa tahun ke depan dapat melampaui transaksi spot.

Selain faktor operasional, masuknya Arsari Group sebagai pemegang saham pada Desember 2025 turut memperkuat persepsi strategis terhadap COIN. Kehadiran grup usaha milik Hashim Djojohadikusumo tersebut dinilai dapat memperkuat posisi COIN dalam pengembangan ekosistem aset digital nasional yang semakin terstruktur.

Meski demikian, investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko, antara lain keamanan siber, ketergantungan terhadap penyedia layanan cloud, potensi munculnya pesaing baru di segmen bursa dan kustodian, serta risiko perlambatan volume perdagangan akibat perubahan regulasi atau adopsi pasar yang lebih lambat dari proyeksi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    Harga Perak Antam Melemah Jadi Rp 26.200 per Gram

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada awal pekan Senin (27/10/2025). Mengutip Investor, harga perak Antam melemah Rp 150 menjadi Rp 26.200 per gram dari harga sebelumnya Rp 26.350 per gram. Harga dasar perak Antam (ANTM) murni dengan berat 250 gram hari ini dipatok Rp 5.800.000, dengan harga […]

  • Gempa M 5,7 Guncang Pacitan Pagi Ini, Getaran Terasa hingga Denpasar Bali

    Gempa M 5,7 Guncang Pacitan Pagi Ini, Getaran Terasa hingga Denpasar Bali

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi. Getaran gempa dilaporkan terasa hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Denpasar, Bali. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa Pacitan terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Hasil analisis terbaru menunjukkan gempa memiliki magnitudo 5,7. Episenter gempa berada pada koordinat […]

  • Daftar 10 Kementerian dengan Anggaran Terbesar dalam APBN 2026

    Daftar 10 Kementerian dengan Anggaran Terbesar dalam APBN 2026

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menetapkan alokasi anggaran bagi seluruh kementerian dan lembaga negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Ketentuan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026, yang berlaku sejak 1 Januari 2026. Dari total belanja pemerintah pusat sebesar Rp 3.149,47 triliun, terdapat 10 kementerian dan lembaga yang […]

  • Catatan PKP, KUR Perumahan Capai Rp3,5 Triliun per 16 Desember

    Catatan PKP, KUR Perumahan Capai Rp3,5 Triliun per 16 Desember

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sektor perumahan atau kredit program perumahan (KPP) hingga 16 Desember mencapai Rp3,5 triliun. “Per 16 Desember KUR perumahan secara keseluruhan itu di Rp3,5 triliun. Untuk dari sisi suplai ada 892 debitur, sedangkan dari sisi permintaan (demand) ada 3.810 debitur,” ujar Direktur […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Naik 16,67 Persen, Tembus Rp60.000 per Kg

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Naik 16,67 Persen, Tembus Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Jumat (26/6/2026), secara umum masih terpantau stabil. Namun, beberapa jenis cabai mengalami kenaikan harga dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit merah menjadi komoditas yang mengalami kenaikan tertinggi. Harganya kini mencapai Rp60.000 per kilogram […]

  • Ekonomi Indonesia: Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, Naik 5,2% pada 2027

    Ekonomi Indonesia: Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, Naik 5,2% pada 2027

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai 5% pada 2026, dan 5,2% pada 2027. Pertumbuhan ini lebih rendah dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4%. Meski demikian, Dalam Laporan Bertajuk Fondasi Digital untuk Pertumbuhan oleh Bank Dunia edisi Desember 2025 menyebut, proyeksi pertumbuhan tersebut masih menandakan […]

expand_less