Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Karet Jambi Bangkit! Ekspor ke Tiongkok Tembus US$5,57 Juta

Karet Jambi Bangkit! Ekspor ke Tiongkok Tembus US$5,57 Juta

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Di tengah ekspor Provinsi Jambi yang justru mengalami penurunan pada Juni 2026, karet menjadi salah satu komoditas yang mampu mencuri perhatian.

Nilai ekspor karet dan barang dari karet Jambi melonjak 27,64 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong meningkatnya permintaan dari sejumlah pasar utama, terutama Tiongkok, Jepang, dan Amerika Serikat.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat, nilai ekspor karet naik dari US$21,47 juta pada Mei 2026 menjadi US$27,41 juta pada Juni 2026.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha, mengatakan kenaikan ekspor karet menjadi salah satu penopang kinerja ekspor Jambi ketika sejumlah komoditas unggulan lainnya justru mengalami pelemahan.

“Kenaikan ekspor karet menjadi salah satu penopang kinerja ekspor Jambi di tengah melemahnya ekspor beberapa komoditas unggulan lainnya,” ujar Aidil dalam rilis yang dikutip Rabu (5/8/2026).

Tiongkok Jadi Mesin Pertumbuhan

Performa ekspor karet Jambi paling mencolok terlihat di pasar Tiongkok. Nilai ekspor karet ke Negeri Tirai Bambu tersebut melonjak 301,20 persen hanya dalam satu bulan. Nilainya meroket dari US$1,39 juta pada Mei menjadi US$5,57 juta pada Juni 2026.

Artinya, nilai ekspor ke Tiongkok meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam sebulan.

Jepang masih menjadi pasar terbesar karet asal Jambi. Ekspor ke negara tersebut mencapai US$14,22 juta, naik 9,09 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara ekspor ke Amerika Serikat juga tumbuh signifikan. Nilainya meningkat 69,81 persen, dari US$1,60 juta menjadi US$2,72 juta.

Tiga pasar utama tersebut menjadi sinyal positif bagi industri karet Jambi. Permintaan dari negara-negara besar mulai menunjukkan penguatan setelah ekspor komoditas ini mengalami tekanan secara kumulatif.

Jadi Penopang Saat Ekspor Jambi Turun

Kenaikan ekspor karet menjadi kabar baik di tengah kondisi perdagangan luar negeri Jambi yang belum sepenuhnya menguat. BPS mencatat, total nilai ekspor Jambi pada Juni 2026 turun 2,02 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan tersebut antara lain dipengaruhi melemahnya ekspor sejumlah komoditas, seperti batu bara, minyak dan gas bumi, pinang, kayu lapis, serta pulp dan kertas.

Di tengah tekanan tersebut, karet justru bergerak berlawanan arah. Namun, jika dilihat dalam periode yang lebih panjang, kinerja ekspor karet Jambi masih menghadapi tantangan.

Sepanjang Januari-Juni 2026, nilai ekspor karet dan barang dari karet tercatat US$124,49 juta. Angka tersebut masih turun 19,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai US$154,51 juta.

Meski mengalami penurunan secara tahunan, karet tetap memiliki posisi penting dalam struktur ekspor Jambi.

BPS mencatat komoditas karet dan barang dari karet menyumbang 12,18 persen terhadap total ekspor Jambi sepanjang semester pertama 2026.

Peluang Pemulihan di Semester II

Lonjakan permintaan dari Jepang, Tiongkok, dan Amerika Serikat menjadi modal penting bagi Jambi memasuki paruh kedua 2026.

Terutama Tiongkok. Pertumbuhan ekspor hingga 301,20 persen dalam sebulan menunjukkan pasar tersebut memiliki potensi besar untuk kembali menjadi salah satu tujuan utama karet Jambi.

Jika tren permintaan dari tiga negara tersebut mampu dipertahankan, kinerja ekspor karet Jambi berpeluang mengalami pemulihan pada semester kedua 2026.

Bagi Jambi, penguatan ekspor karet bukan sekadar kabar baik bagi komoditas perkebunan. Kinerja tersebut juga menjadi salah satu penyangga ekonomi daerah ketika sejumlah komoditas ekspor utama lainnya mengalami tekanan.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber dan narasumber.

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertalite Langka di Kota Jambi, Gangguan Distribusi atau Pengawasan Makin Ketat? Ini Fakta-faktanya

    Pertalite Langka di Kota Jambi, Gangguan Distribusi atau Pengawasan Makin Ketat? Ini Fakta-faktanya

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite mulai dirasakan masyarakat Kota Jambi dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah SPBU di dalam kota dilaporkan kehabisan stok, sehingga pengendara terpaksa membeli Pertamax yang harganya lebih tinggi agar tetap bisa beraktivitas. Pantauan di salah satu SPBU di Jalan Pattimura pada Selasa (21/7/2026) menunjukkan dispenser Pertalite tidak […]

  • Pertamina Ubah Susunan Direksi, Mega Satria Ditunjuk Jadi Direktur Keuangan

    Pertamina Ubah Susunan Direksi, Mega Satria Ditunjuk Jadi Direktur Keuangan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) melakukan perubahan susunan jajaran direksi. Dalam perombakan tersebut, Mega Satria ditunjuk sebagai Direktur Keuangan Pertamina, menggantikan Emma Sri Martini. Berdasarkan keterangan yang tercantum di situs resmi Pertamina, Emma Sri Martini kini menempati posisi baru sebagai Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha. Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron membenarkan adanya […]

  • APBN Februari Gali Lubang Tutup Lubang, Beban Bunga Utang Nyaris Rp100 Triliun!

    APBN Februari Gali Lubang Tutup Lubang, Beban Bunga Utang Nyaris Rp100 Triliun!

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Beban pembayaran bunga utang pemerintah terus meningkat dan mulai menekan ruang fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan estimasi sementara yang dihitung dari selisih defisit anggaran dan keseimbangan primer, pembayaran bunga utang Indonesia pada Februari 2026 mencapai sekitar Rp99,8 triliun. Nilai tersebut setara 27,8 persen dari total […]

  • BI Resmi Hentikan Jibor dan Dorong Penggunaan Indonia

    BI Resmi Hentikan Jibor dan Dorong Penggunaan Indonia

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam rangka memperkuat kredibilitas dan keandalan suku bunga acuan rupiah nasional, Bank Indonesia (BI) resmi menghentikan publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) mulai 1 Januari 2026. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, untuk menggantikan Jibor, pasar keuangan Indonesia didorong untuk menggunakan Indonesia Overnight Index Average (Indonia), yaitu suku bunga acuan rupiah […]

  • Mendagri Tito Tekankan Inovasi Kepala Daerah untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

    Mendagri Tito Tekankan Inovasi Kepala Daerah untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kreativitas, keberanian, dan inovasi kepala daerah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas dan berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat menjadi narasumber dalam talk show Semangat Awal Tahun 2026 bertema “440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas” yang […]

  • IHSG Dibuka Menguat pada Perdagangan Kamis Pagi

    IHSG Dibuka Menguat pada Perdagangan Kamis Pagi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan Kamis pagi dengan pergerakan positif, seiring sentimen optimisme pelaku pasar terhadap kondisi pasar saham domestik. Pada awal sesi perdagangan, IHSG tercatat bergerak di zona hijau dengan penguatan puluhan poin dibandingkan posisi penutupan sebelumnya. Kenaikan tersebut mencerminkan minat beli investor yang masih terjaga […]

expand_less