Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kiprah Hans Patuwo yang Bakal Jadi CEO GOTO, Pernah di Sinarmas Group

Kiprah Hans Patuwo yang Bakal Jadi CEO GOTO, Pernah di Sinarmas Group

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyebut nama Hans Patuwo dalam keterangan pengunduran diri Sugito Walujo sebagai CEO GOTO, Senin (24/11).

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen GOTO menyampaikan bahwa sejumlah anggota Direksi dan Komisaris mengajukan pengunduran diri pada 24 November 2025, termasuk Direktur Utama Sugito Walujo. “Bapak Sugito Walujo mengundurkan diri dari posisinya sebagai Direktur Utama perseroan dan tongkat kepemimpinan akan dilanjutkan oleh Bapak Hans Patuwo yang akan dinominasikan sebagai Direktur Utama dan Chief Executive Officer,” tulis manajemen GOTO dalam keterangannya.

Soal kepastian Hans Patuwo sebagai CEO GOTO, akan menunggu Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Desember 2025.

Hans Patuwo bukan orang baru di GOTO. Hans memulai karier di Gojek dengan menjadi COO pada 2018-2021. Di tangannya Gojek berekspansi ke lebih dari 100 kota di Indonesia.

Ia merupakan warga negara Indonesia kelahiran 1976 dan merupakan salah satu eksekutif penting di ekosistem GOTO. Mengutip Kompas.com Hans diangkat sebagai Direktur perusahaan sejak 2021 dan saat ini menjabat sebagai Presiden On-Demand Services sekaligus Chief Operating Officer (COO) GOTO.

Dalam perannya, Hans bertanggung jawab atas keseluruhan operasional bisnis perseroan, mencakup layanan on-demand, logistik, dan ekosistem mitra. Sebelumnya, Hans menjabat sebagai Presiden Financial Technology pada 2023 dan Head of Payments and Financial Services pada 2021-2022.

Hans Patuwo

Ia juga memimpin dua entitas utama dalam ekosistem GOTO yakni PT Gofin Karya Anak Bangsa (GKAB) dan PT Midtrans sebagai Direktur Utama.

Saat menjabat COO Gojek memperluas jaringan mitra pengemudi hingga lebih dari 2 juta driver di Asia Tenggara. Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman panjang di berbagai perusahaan besar. Ia pernah menjabat sebagai COO Paper di PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, Sinarmas Group (2015-2017).

Ia membangun karier internasional sebagai Partner di McKinsey & Company pada 2008-2014, bekerja di Shanghai, Singapura, dan Jakarta. Hans meraih gelar Bachelor of Science in Chemical Engineering dari University of Notre Dame, Indiana, Amerika Serikat, pada 1997. Pihak perseroan menegaskan bahwa Hans tidak memiliki hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau pemegang saham GOTO. Dengan rekam jejak yang kuat di bidang operasi, pembayaran digital, dan ekspansi bisnis skala besar, penunjukan Hans Patuwo sebagai calon CEO GoTo menjadi sorotan penting pasar, terutama ketika perusahaan berupaya memperkuat profitabilitas dan efisiensi operasional ke depan.

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naik Tajam! Berikut Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini

    Naik Tajam! Berikut Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Awal pekan yang bagus bagi emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Kini harganya kembali mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan hari ini, Senin (19/1/2026). Dikutip dari laman Logam Mulia, harga emas Antam menanjak tinggi sebesar Rp 40.000 menjadi Rp2.703.000 per gram. Ini mengukir rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) baru. Adanya kenaikan […]

  • Kurs Rupiah masih Dibayangi Sentimen Potensi Negosiasi AS-Iran

    Kurs Rupiah masih Dibayangi Sentimen Potensi Negosiasi AS-Iran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada Rabu (22/4/2026) pagi melemah 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.156 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.143 per dolar AS. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai kurs rupiah masih dibayangi potensi negosiasi antara AS dengan Iran. “Optimisme terhadap potensi kesepakatan damai di Timur Tengah meningkat […]

  • Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.947.000 per Gram

    Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.947.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terpantau tak bergerak pada perdagangan hari ini, Kamis (12/2/2026). Harga emas Antam masih berada di level Rp2.947.000 per gram, sama dengan harga pada perdagangan hari sebelumnya. Begitu pula harga beli kembali (buyback) emas Antam turut tak bergerak di Rp2.741.000 per gram. Perlu diingat bahwa harga buyback ini merupakan nilai yang […]

  • IHSG Dibuka Menguat ke 7.702

    IHSG Dibuka Menguat ke 7.702

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), didorong oleh sentimen positif dari pasar global. Berdasarkan data perdagangan pagi, IHSG naik sebesar 1,04 persen atau sekitar 79 poin ke level 7.702. Penguatan ini terjadi seiring dominasi saham yang bergerak di zona hijau. Tercatat, sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, […]

  • APBN Oktober 2025 Seret: Pajak Turun dan K/L Kembalikan Anggaran Rp3,5 Triliun

    APBN Oktober 2025 Seret: Pajak Turun dan K/L Kembalikan Anggaran Rp3,5 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja APBN hingga akhir Oktober 2025 menunjukkan tekanan dari sisi penerimaan pajak dan rendahnya serapan anggaran kementerian/lembaga (K/L). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa penerimaan pajak masih seret, sementara beberapa K/L justru mengembalikan anggaran hingga Rp3,5 triliun. Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah terus mengejar realisasi pajak di tengah perlambatan ekonomi. Sejumlah wajib pajak, […]

  • Laba Turun 33 Persen, Saham BYD Anjlok

    Laba Turun 33 Persen, Saham BYD Anjlok

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Saham BYD Co. anjlok pada hari Jumat setelah produsen mobil tersebut melaporkan penurunan laba bersih dan pendapatan kuartal ketiga, yang tidak memenuhi ekspektasi analis. Ini semakin menggarisbawahi bahwa bahkan raksasa mobil listrik tersebut pun tidak kebal terhadap persaingan ketat di pasar otomotif terbesar di dunia. Mengutip Trading Economic dilansir Kontan pada Jumat (31/10/2025) […]

expand_less