Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Saham GoTo Melesat Usai Patrick Walujo Mundur dari CEO

Saham GoTo Melesat Usai Patrick Walujo Mundur dari CEO

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tak lama setelah pengunduran diri Patrick Walujo dari jabatan CEO GoTo diumumkan saham emiten tersebut naik. Pengumuman perubahan petinggi GOTO itu disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dikutip dari RTI Infokom, harga saham GOTO naik 3 poin atau 4,69 persen per 10.17 WIB. GOTO dijual Rp67 per lembar saham.

Adapun volume perdagangan saham GoTo mencapai 5,1 miliar lembar saham dengan nilai perdagangan saham GOTO Rp337,7 miliar.

Pengunduran diri Patrick Walujo dari jabatan CEO GoTO diumumkan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Bapak Sugito Walujo mengundurkan diri dari posisinya sebagai direktur utama perseroan dan tongkat kepemimpinan akan dilanjutkan oleh Bapak Hans Patuwo yang akan dinominasikan sebagai direktur utama perseroan dan chief executive officer,” ujar Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan GoTo R. A.Koesoemohadiani pada keterangan resmi, Senin (24/11).

GoTo akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025 untuk membahas Hans Patuwo sebagai CEO GoTo yang baru.

Koesoemohadiani menjelaskan transisi kepemimpinan ini merupakan langkah suksesi yang telah disiapkan secara menyeluruh oleh direksi untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan strategi ketika GoTo memasuki fase pertumbuhan selanjutnya menuju profitabilitas berkelanjutan.

“Nominasi dan transisi ini merupakan bagian dari proses suksesi yang ketat dan disiapkan oleh direksi, yang mencerminkan komitmen perseroan untuk memastikan stabilitas, kesinambungan strategi dan penguatan eksekusi operasional seiring GoTo memasuki fase pertumbuhan berikutnya menuju profitabilitas berkelanjutan,” tutur dia.

GoTo merinci rekam jejak Hans Patuwo yang telah berkecimpung hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung sebagai chief operating officer (COO) pada 2018, berfokus pada operasional mitra pengemudi dan layanan transportasi.

Hans juga memimpin pengembangan GoTo Financial (GTF) sebagai presiden hingga berkembang menjadi salah satu platform fintech paling dikenal di Indonesia.

 

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

    Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan Citilink melakukan penataan ulang rute penerbangan untuk mencegah kanibalisasi antarunit usaha dalam satu grup. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi untuk mengembalikan kinerja perseroan agar lebih sehat dan kompetitif. Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menegaskan bahwa harmonisasi jaringan penerbangan menjadi kunci untuk menghindari gesekan pasar […]

  • LRT Jabodebek Angkut 2,7 Juta Penumpang di Oktober 2025, Naik 13,5 Persen

    LRT Jabodebek Angkut 2,7 Juta Penumpang di Oktober 2025, Naik 13,5 Persen

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – LRT Jabodebek kembali mencatatkan kinerja positif. Sepanjang Oktober 2025, jumlah penumpang LRT Jabodebek mencapai 2.779.904 orang, meningkat 13,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya, September 2025. Kenaikan jumlah penumpang ini menunjukkan minat masyarakat terhadap moda transportasi perkotaan berbasis rel terus tumbuh. Executive Vice President LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi menjelaskan, peningkatan tersebut didorong oleh banyaknya agenda […]

  • Burgo Makanan Khas Palembang: Sejarah, Filosofi, dan Resep Lengkap Adonan serta Kuah Gurihnya

    Burgo Makanan Khas Palembang: Sejarah, Filosofi, dan Resep Lengkap Adonan serta Kuah Gurihnya

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kalau ngomongin kuliner khas Palembang, kebanyakan orang langsung ingat pempek. Padahal, ada satu hidangan tradisional yang nggak kalah lezat dan sarat makna, yaitu burgo. Makanan khas Palembang ini punya cita rasa gurih dengan kuah santan putih yang lembut dan bikin nagih, apalagi disantap saat sarapan atau berbuka puasa. Sejarah Burgo, Warisan Kuliner Palembang […]

  • Sudirman Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Ini Pesan Gubernur Al Haris

    Sudirman Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Ini Pesan Gubernur Al Haris

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, secara resmi melantik Sudirman sebagai Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jambi untuk periode 2026–2030. Pelantikan berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (27/04/2026) pagi, dan dihadiri oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), unsur Forkopimda, para kepala daerah atau perwakilannya, jajaran manajemen Bank […]

  • Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Termasuk Roy Suryo dan Eggi Sudjana

    Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Termasuk Roy Suryo dan Eggi Sudjana

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus dugaan fitnah dan manipulasi data elektronik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penetapan para tersangka ini diumumkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (7/11/2025). “Polda Metro […]

  • Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

    Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegur pemerintah daerah (Pemda) karena realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih tergolong rendah hingga menjelang akhir tahun 2025. Akibatnya, dana daerah yang mengendap di perbankan masih mencapai Rp 218,2 triliun per akhir November 2025. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, rendahnya penyerapan belanja daerah berpotensi menghambat manfaat […]

expand_less