Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Imbas Gencatan Senjata AS-Iran, Rupiah Melesat Tinggi

Imbas Gencatan Senjata AS-Iran, Rupiah Melesat Tinggi

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Rabu (8/4/2026). Penguatan itu didorong pelemahan dolar global usai kabar gencatan senjata Iran.

Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah pagi ini menguat 120 poin atau 0,70 persen menjadi Rp16.985 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.105 per dolar AS.  Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,96% ke level 98,9.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan kurs rupiah dipengaruhi meredanya tekanan eksternal seiring gencatan senjata sementara antara AS dengan Iran.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat tipis di kisaran Rp17.050 – Rp17.100 dipengaruhi oleh meredanya tekanan eksternal setelah (kesepakatan) jeda (perang) dua minggu (antara AS dengan Iran). (Ini) mendorong harga minyak dan index dollar turun,” ujarnya.

Mengutip Sputnik, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dengan Iran, yang akan berlangsung dari kedua pihak, selama dua pekan dan mengatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka.

Menurut Trump, kesepakatan tersebut diperantarai oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Marsekal Asim Munir yang mendorong Trump untuk menangguhkan pengeboman dan serangan ke Iran.

Pemerintah Iran akan memulai pembicaraan dengan Amerika Serikat di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Jumat (10/4).

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan bahwa gencatan senjata akan diumumkan pada pekan ini dan negosiasi bukan berarti perang dengan Amerika Serikat berakhir. Apabila Amerika melakukan “kesalahan sekecil apa pun” selama pembicaraan nanti, maka Iran akan merespons dengan kekuatan penuh.

Melihat sentimen domestik, tekanan meningkat karena pelaku pasar memantau tekanan fiskal pemerintah dan defisit anggaran, serta rilis data cadangan devisa yang akan diumumkan Bank Indonesia siang ini.

“Tekanan terbesar pada pengeluaran BBM (Bahan Bakar Minyak) subsidi dan tax ratio dengan tren penurunan, dimana jika mengacu pada defisit anggaran triwulan 1 yang sudah mendekati 1 persen, dikhawatirkan defisit anggaran tembus 3 persen tahun ini,” ungkap Rully.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • MN Izhar Bafadhal Pimpin Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026, Herdi Amanda Jadi Ancaman Serius Perebutan Gelar

    MN Izhar Bafadhal Pimpin Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026, Herdi Amanda Jadi Ancaman Serius Perebutan Gelar

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persaingan menuju gelar juara Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 semakin memanas usai berakhirnya Round 5. Pecatur andalan Kota Jambi, MN Izhar Bafadhal, berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara dengan koleksi 12 poin, namun tekanan dari para pesaing terdekat terus meningkat menjelang empat babak terakhir. Sorotan utama turnamen kali ini tertuju […]

  • QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

    QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mulai menjalankan tahap percobaan awal (sandboxing) untuk penggunaan Quick Responses Indonesian Standard (QRIS) lintas negara(cross border) dengan Korea Selatan. Bila uji coba berjalan lancar penerapan QRIS ke Korea Selatan akan berlaku sepenuhnya pada tahun 2026. “Kita launching sandboxing dengan Korea Selatan, insya Allah tahun depan mulai nyambung,” ucap Gubernur BI […]

  • Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Ekosistem Perumahan Nasional Tanpa Monopoli

    Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Ekosistem Perumahan Nasional Tanpa Monopoli

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan ekosistem perumahan nasional saat ini berjalan sehat dan tidak dikuasai oleh satu pihak atau monopoli. Menurut dia, kondisi tersebut terlihat dari adanya kebebasan bagi para pelaku di sektor perumahan, baik pengembang, perbankan, maupun konsumen, untuk menentukan pilihan dalam proses pembiayaan maupun pembangunan rumah. “Ekosistem […]

  • Kemenhub Cabut Status Internasional Bandara IMIP Morowali

    Kemenhub Cabut Status Internasional Bandara IMIP Morowali

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mencabut status internasional Bandara Khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Dengan pencabutan tersebut, bandara tidak dapat lagi melayani penerbangan langsung dari dan atau ke luar negeri. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 55 Tahun 2025 tentang Penggunaan Bandar Udara yang […]

  • Arab Saudi Bangun Kereta Cepat 1.500 Km, Hubungkan Jeddah–Dammam Lewat Riyadh

    Arab Saudi Bangun Kereta Cepat 1.500 Km, Hubungkan Jeddah–Dammam Lewat Riyadh

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Arab Saudi tengah menggarap proyek kereta cepat lintas darat sepanjang hampir 1.500 kilometer yang akan menghubungkan Laut Merah di Jeddah dengan Teluk Arab di Dammam melalui ibu kota Riyadh. Proyek yang dikenal sebagai Saudi Land Bridge ini disebut sebagai salah satu proyek infrastruktur terbesar di Timur Tengah, dengan total nilai investasi mencapai USD […]

  • DIPA APBN 2026 Belum Diserahkan, Kemenkeu Pastikan Anggaran Tetap Berjalan

    DIPA APBN 2026 Belum Diserahkan, Kemenkeu Pastikan Anggaran Tetap Berjalan

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2026 kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah hingga kini belum dilaksanakan. Meski demikian, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap berjalan tanpa hambatan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut hanya menyangkut agenda seremoni penyerahan DIPA dan tidak […]

expand_less