Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Batubara Acuan Terbaru Tiga Kategori Naik Tipis, Kalori Tertingg Anjlok

Harga Batubara Acuan Terbaru Tiga Kategori Naik Tipis, Kalori Tertingg Anjlok

  • account_circle Deddy Rachmawan
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian ESDM merilis harga batubara acuan (HBA) terbaru untuk periode pertama Desember 2025. Seperti periode sebelumnya, batubara dengan kandungan kalori tertinggi turun, dan harga tiga kategori batubara lainnya naik tipis.

Harga batubara acuan (HBA) periode kedua November 2025 mengalami kenaikan di tiga kategori. Penurunan hanya terjadi pada kategori batubara dengan kandungan kalori 6.322 GAR.

Seperti diketahui, ada empat kelompok batubara berdasarkan kandungan kalori.

Mengutip data terbaru yang dirilis Kementerian ESDM, Kamis (2/12), HBA kandungan 6.322 kalori turun USD 3,77 per ton dibanding harga periode kedua November.

Adapun kenaikan untuk tiga kategori lainnya, naik tipis. HBA I naik USD 0,70 per ton. HBA II naik USD 0,08 per ton. HBA III naik USD 0,27 per ton.

Berikut harga batubara acuan / HBA periode pertama Desember 2025:

HBA (6.322 GAR) 98,26 USD/ton
HBA I (5.300 GAR) 67,99 USD/ton
HBA II (4.100 GAR) 44,37 USD/ton
HBA III (3.400 GAR) 34,15 USD/ton

 

Melansir tambang.co.id produksi batubara Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan berada di kisaran antara 750–780 juta metrik ton. Proyeksi ini lebih rendah dibandingkan realisasi tahun 2024 yang mencapai 836 juta ton. “Tahun lalu kita produksi sekitar 836 juta ton, tahun kemungkinan proyeksi gak akan sampai 800, sekitar 750-780 juta ton,” ungkap Direktur Jenderal Mineral dab Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian ESDM, Tri Winarno dalam Seminar Pertambangan IKATA UPN “Veteran” Yogyakarta, di Jakarta, dikutip Senin (1/12).

Penurunan produksi salah satunya disebabkan oleh kondisi pasar global yang tidak memungkinkan untuk menyerap volume sebesar sebelumnya. Setidaknya terdapat dua negara yang selama ini menjadi pasar utama ekspor komoditas batubara Indonesia, yaitu India dan Tiongkok.

  • Penulis: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karhutla Sungai Gelam Belum Padam, Aktivitas Ekonomi dan UMKM Warga Mulai Terancam

    Karhutla Sungai Gelam Belum Padam, Aktivitas Ekonomi dan UMKM Warga Mulai Terancam

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, tidak hanya mengancam lingkungan dan kesehatan masyarakat. Jika terus meluas, kebakaran juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi warga, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Karhutla yang terjadi sejak Sabtu (8/8/2026) hingga Minggu (9/8/2026) masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Tim […]

  • Harga Cabai dan Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Naik Jelang Idul Adha 2026

    Harga Cabai dan Daging Sapi di Pasar Talang Banjar Naik Jelang Idul Adha 2026

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, pergerakan harga bahan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, mulai menunjukkan dinamika, terutama pada komoditas cabai dan daging sapi. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 21 Mei 2026, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing naik 15 persen menjadi Rp40.000 […]

  • IHSG Anjlok 7,34% Usai MSCI Bekukan Rebalancing

    IHSG Anjlok 7,34% Usai MSCI Bekukan Rebalancing

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham Indonesia mengalami guncangan hebat setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sejumlah perubahan indeks terkait kebijakan free float. Dampaknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam 7,34% pada perdagangan Rabu (28/1/2026) dan memicu kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia […]

  • Kinerja Cemerlang, COIN Catat Laba Bersih Rp41,1 Miliar dan EBITDA Rp100,7 Miliar hingga Kuartal III-2025

    Kinerja Cemerlang, COIN Catat Laba Bersih Rp41,1 Miliar dan EBITDA Rp100,7 Miliar hingga Kuartal III-2025

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten aset kripto pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), mencatat kinerja keuangan yang impresif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, COIN membukukan EBITDA sebesar Rp100,7 miliar dan laba bersih mencapai Rp41,1 miliar hingga kuartal III-2025. Peningkatan tersebut menunjukkan kekuatan operasional COIN di tengah […]

  • Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

    Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pemborosan anggaran di sejumlah rumah sakit yang menyebabkan tagihan BPJS Kesehatan membengkak. Inefisiensi pengadaan alat kesehatan (alkes) dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya beban keuangan lembaga jaminan kesehatan tersebut. Dalam paparannya di Jakarta, Rabu (22/10/2025), Purbaya mencontohkan adanya aturan Kementerian Kesehatan yang mewajibkan rumah sakit memiliki 10 […]

  • NATO Tembak Jatuh Rudal Iran yang Nyaris Masuk Wilayah Udara Turki

    NATO Tembak Jatuh Rudal Iran yang Nyaris Masuk Wilayah Udara Turki

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sistem pertahanan udara North Atlantic Treaty Organization (NATO) menembak jatuh rudal balistik yang diluncurkan Iran dan bergerak menuju wilayah udara Turki, Rabu, 4 Maret 2026. Kementerian Pertahanan Turki menyatakan rudal itu melintas di atas Irak dan Suriah sebelum dihancurkan sistem pertahanan NATO di kawasan Laut Mediterania bagian timur. Tidak ada laporan korban akibat […]

expand_less