Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Diburu Interpol, Ini Profil Lengkap Bos WanaArtha Life dan Kresna Group yang Jadi Buronan Kasus Keuangan RI

Diburu Interpol, Ini Profil Lengkap Bos WanaArtha Life dan Kresna Group yang Jadi Buronan Kasus Keuangan RI

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Interpol Indonesia terus memburu dua buronan kelas kakap dalam kasus keuangan dan investasi yang menggemparkan Tanah Air, yakni Michael Steven, pemilik Grup Kresna, dan Evelina F. Pietruschka, pemilik WanaArtha Life. Keduanya kini masuk dalam daftar red notice internasional sejak 19 September 2025.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Untung Widyatmoko, mengungkapkan bahwa nama Michael Steven telah resmi masuk daftar pencarian internasional (red notice), namun tidak semua data publik ditampilkan di laman resmi Interpol.

“Tidak semua red notice ditampilkan di website. Ada yang hanya bisa diakses oleh aparat penegak hukum dan imigrasi di pintu perlintasan,” jelas Untung di Tangerang, Banten.

Untung juga mengonfirmasi bahwa Reza Nantha Pietruschka, putra Evelina, sempat tertangkap di California, Amerika Serikat (AS). Namun ia dibebaskan setelah membayar jaminan atau bail.

“Pelaku kejahatan ekonomi biasanya bukan orang miskin, mereka punya pengacara dan bisa bail. Mereka juga sering menggugat red notice dengan alasan perkara perdata, bukan pidana,” ujar Untung.

Interpol Indonesia kini berkoordinasi dengan sejumlah lembaga penegak hukum AS, termasuk Department of Homeland Security, ICE, dan FBI, untuk menindaklanjuti proses hukum terhadap keluarga Pietruschka.

Evelina F. Pietruschka dikenal luas di industri asuransi Indonesia. Ia menjabat sebagai Presiden Direktur WanaArtha Life sejak 1999 dan kemudian menjadi Presiden Komisaris pada 2011. Wanita lulusan Pepperdine University, California ini memiliki karier panjang, termasuk:

  • Vice Chairman Dewan Asuransi Indonesia (DAI) pada 2001–2002
  • Chairman DAI pada 2002–2005
  • Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) 2005–2011
  • Chairman Federasi Asosiasi Perasuransian Indonesia (FAPI) 2007–2008
  • Sekretaris Jenderal ASEAN Insurance Council

Evelina juga pernah dinobatkan sebagai Finalis Entrepreneur of the Year (EoY) oleh Ernst & Young pada 2009 dan menerima penghargaan Personality of The Year 2013 dari Asia Insurance Review Magazine.

Namun, namanya kini tercoreng karena diduga terlibat dalam skandal keuangan dan gagal bayar polis nasabah WanaArtha Life yang merugikan ribuan investor.

Michael Steven dikenal sebagai pengusaha keuangan berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pemilik manfaat terakhir (ultimate beneficial owner) dari PT Kresna Asset Management, yang terlibat dalam transaksi keuangan tidak wajar hingga merugikan investor.
Selain itu, ia juga pemilik PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life), yang gagal bayar klaim senilai Rp6,4 triliun terhadap lebih dari 8.900 nasabah.

Michael mendirikan PT Kresna Graha Investama Tbk. (KREN) pada 1999, yang kemudian berubah nama menjadi PT Quantum Clovera Investama Tbk. setelah izin Kresna Life dicabut oleh OJK.
Ia dikenal aktif di dunia bisnis dan organisasi:

  • Ketua Komite Kebijakan Pembiayaan Kelautan & Perikanan Kadin Indonesia
  • Mantan Komisaris Utama PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS)
  • Direktur PT Cikarang Listrindo Tbk. (POWR)
  • Direktur PT Kresna Cakra Unika

Michael meraih gelar MBA dari Golden Gate University dan sarjana dari The University of Texas, Austin.
Sebelumnya, KREN sempat masuk daftar “Best Under a Billion” Forbes Asia 2019 dan “50 Best of the Best Companies” Forbes Indonesia selama dua tahun berturut-turut.

Kasus WanaArtha Life dan Kresna Group menjadi sorotan publik karena merugikan ribuan nasabah. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin kedua perusahaan, sementara Interpol Indonesia berkoordinasi dengan otoritas global untuk melacak keberadaan kedua tersangka utama.

“Kita bekerja sama dengan berbagai lembaga internasional agar keduanya bisa segera dibawa ke Indonesia dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Untung.

 

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Dunia Berpeluang Tembus 4.700 Dolar

    Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Dunia Berpeluang Tembus 4.700 Dolar

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi. Saat ini sudah di level 4.591 dolar AS per troy ounce dan berpeluang melanjutkan penguatan dalam sepekan ke depan. Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuabi mengatakan kenaikan ini dipicu kombinasi faktor politik Amerika Serikat (AS), kebijakan bank sentral, hingga memanasnya tensi geopolitik global. Kenaikan ini […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Turun Rp 11.000, Ini Daftar Lengkapnya!

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Turun Rp 11.000, Ini Daftar Lengkapnya!

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian  kompak melemah pada perdagangan Jumat (9/1/2026)ini. Pelemahan harga emas Pegadaian ini untuk dua jenis produk Galeri24 dan UBS. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 dan UBS kompak mengalami penurunan Rp 11.000 per gram. ‎Harga jual emas Galeri24 turun menjadi Rp2.588.000 per gram dari awalnya Rp […]

  • Harga Perak Stabil masih Rp32.625 per Gram

    Harga Perak Stabil masih Rp32.625 per Gram

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil hari ini, Rabu (26/11/2025). Mengutip laman Logam Mulia, harga perak Antam bertahan diposisi Rp32.625 per gram. Harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 8.556.250, dengan harga yang termasuk PPN 11% menjadi Rp 9.497.438. Sedangkan perak murni dengan […]

  • rilis BPS Provinsi Jambi Play Button

    Ekonomi Jambi Triwulan III 2025 Tumbuh 4,77 Persen, Ini Kabupaten dengan Kontribusi Pertumbuhan Tertinggi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi pada triwulan III 2025 tumbuh 4,77 persen. Angka itu disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo pada rilis bersama Berita Resmi Statistik Rabu (5/11). Menurut Agus, meski tumbuh 4,77 persen (yoy), walakin angka ini melambat dibanding pertumbuhan pada triwulan II tahun 2025. “Triwulan lalu pertumbuhan di angka 4,99 persen. […]

  • Pasar Asia Tergelincir Meski Wall Street Menguat, Saham Amazon dan Nvidia Jadi Pendorong Utama

    Pasar Asia Tergelincir Meski Wall Street Menguat, Saham Amazon dan Nvidia Jadi Pendorong Utama

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham di kawasan Asia dan Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Selasa (4/11/2025), meskipun bursa Amerika Serikat (AS) atau Wall Street mencatat reli kuat yang dipimpin oleh saham-saham teknologi besar seperti Amazon dan Nvidia. Dikutip dari CNBC, reli di Wall Street didorong oleh lonjakan saham Amazon sebesar 4 persen setelah perusahaan menandatangani kesepakatan […]

  • Waspada Pencatutan Nama Gubernur dan Modus Penipuan Digital,  Nanda Herlambang: Jangan Mudah Percaya!

    Waspada Pencatutan Nama Gubernur dan Modus Penipuan Digital,  Nanda Herlambang: Jangan Mudah Percaya!

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Salah satu Tim Ahli Gubernur Jambi, Nanda Herlambang, menghimbau seluruh masyarakat Provinsi Jambi dimanapun berada agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Gubernur Jambi, Al Haris, untuk menawarkan jabatan, penerimaan ASN/PNS, bantuan, proyek, maupun bentuk kepentingan lainnya. Menurut Nanda, saat ini mulai marak oknum-oknum yang mencoba memanfaatkan nama pejabat daerah untuk memperoleh […]

expand_less