Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Diburu Interpol, Ini Profil Lengkap Bos WanaArtha Life dan Kresna Group yang Jadi Buronan Kasus Keuangan RI

Diburu Interpol, Ini Profil Lengkap Bos WanaArtha Life dan Kresna Group yang Jadi Buronan Kasus Keuangan RI

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Interpol Indonesia terus memburu dua buronan kelas kakap dalam kasus keuangan dan investasi yang menggemparkan Tanah Air, yakni Michael Steven, pemilik Grup Kresna, dan Evelina F. Pietruschka, pemilik WanaArtha Life. Keduanya kini masuk dalam daftar red notice internasional sejak 19 September 2025.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Untung Widyatmoko, mengungkapkan bahwa nama Michael Steven telah resmi masuk daftar pencarian internasional (red notice), namun tidak semua data publik ditampilkan di laman resmi Interpol.

“Tidak semua red notice ditampilkan di website. Ada yang hanya bisa diakses oleh aparat penegak hukum dan imigrasi di pintu perlintasan,” jelas Untung di Tangerang, Banten.

Untung juga mengonfirmasi bahwa Reza Nantha Pietruschka, putra Evelina, sempat tertangkap di California, Amerika Serikat (AS). Namun ia dibebaskan setelah membayar jaminan atau bail.

“Pelaku kejahatan ekonomi biasanya bukan orang miskin, mereka punya pengacara dan bisa bail. Mereka juga sering menggugat red notice dengan alasan perkara perdata, bukan pidana,” ujar Untung.

Interpol Indonesia kini berkoordinasi dengan sejumlah lembaga penegak hukum AS, termasuk Department of Homeland Security, ICE, dan FBI, untuk menindaklanjuti proses hukum terhadap keluarga Pietruschka.

Evelina F. Pietruschka dikenal luas di industri asuransi Indonesia. Ia menjabat sebagai Presiden Direktur WanaArtha Life sejak 1999 dan kemudian menjadi Presiden Komisaris pada 2011. Wanita lulusan Pepperdine University, California ini memiliki karier panjang, termasuk:

  • Vice Chairman Dewan Asuransi Indonesia (DAI) pada 2001–2002
  • Chairman DAI pada 2002–2005
  • Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) 2005–2011
  • Chairman Federasi Asosiasi Perasuransian Indonesia (FAPI) 2007–2008
  • Sekretaris Jenderal ASEAN Insurance Council

Evelina juga pernah dinobatkan sebagai Finalis Entrepreneur of the Year (EoY) oleh Ernst & Young pada 2009 dan menerima penghargaan Personality of The Year 2013 dari Asia Insurance Review Magazine.

Namun, namanya kini tercoreng karena diduga terlibat dalam skandal keuangan dan gagal bayar polis nasabah WanaArtha Life yang merugikan ribuan investor.

Michael Steven dikenal sebagai pengusaha keuangan berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pemilik manfaat terakhir (ultimate beneficial owner) dari PT Kresna Asset Management, yang terlibat dalam transaksi keuangan tidak wajar hingga merugikan investor.
Selain itu, ia juga pemilik PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life), yang gagal bayar klaim senilai Rp6,4 triliun terhadap lebih dari 8.900 nasabah.

Michael mendirikan PT Kresna Graha Investama Tbk. (KREN) pada 1999, yang kemudian berubah nama menjadi PT Quantum Clovera Investama Tbk. setelah izin Kresna Life dicabut oleh OJK.
Ia dikenal aktif di dunia bisnis dan organisasi:

  • Ketua Komite Kebijakan Pembiayaan Kelautan & Perikanan Kadin Indonesia
  • Mantan Komisaris Utama PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS)
  • Direktur PT Cikarang Listrindo Tbk. (POWR)
  • Direktur PT Kresna Cakra Unika

Michael meraih gelar MBA dari Golden Gate University dan sarjana dari The University of Texas, Austin.
Sebelumnya, KREN sempat masuk daftar “Best Under a Billion” Forbes Asia 2019 dan “50 Best of the Best Companies” Forbes Indonesia selama dua tahun berturut-turut.

Kasus WanaArtha Life dan Kresna Group menjadi sorotan publik karena merugikan ribuan nasabah. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin kedua perusahaan, sementara Interpol Indonesia berkoordinasi dengan otoritas global untuk melacak keberadaan kedua tersangka utama.

“Kita bekerja sama dengan berbagai lembaga internasional agar keduanya bisa segera dibawa ke Indonesia dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Untung.

 

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indef Nilai Reformasi WTO Penting untuk Perdagangan Multilateral yang Adil

    Indef Nilai Reformasi WTO Penting untuk Perdagangan Multilateral yang Adil

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, menilai keputusan negara-negara anggota Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) terkait reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sangat penting untuk menciptakan sistem perdagangan multilateral yang lebih adil dan berkeadilan. “Menurut saya, WTO masih belum fair. Seharusnya WTO tidak hanya melihat dari kepentingan […]

  • Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

    Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar dalam arti sempit atau base money (M0) pada September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun, meningkat 18,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan tajam ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas ekonomi nasional terus membaik di tengah berbagai stimulus dan peningkatan investasi. Sebelumnya, pada Agustus 2025, pertumbuhan uang beredar […]

  • Harga Sembako Pasar Angso Duo Hari Ini Stabil, Cabai Naik Tipis

    Harga Sembako Pasar Angso Duo Hari Ini Stabil, Cabai Naik Tipis

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, berdasarkan pembaruan 21 November 2025, tercatat didominasi kondisi stabil. Hampir seluruh komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, daging ayam, hingga telur tidak mengalami perubahan harga. Dalam laporan yang dirilis Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, komoditas beras berbagai jenis seperti Beras Naruto, Belido, […]

  • Wisma Atlet Jadi Hunian ASN, TNI, dan Polri, Sewa Rp 1,2 Juta per Bulan

    Wisma Atlet Jadi Hunian ASN, TNI, dan Polri, Sewa Rp 1,2 Juta per Bulan

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi mengubah fungsi Wisma Atlet Kemayoran menjadi hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, dan Polri. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penyediaan hunian layak dan terjangkau di kawasan perkotaan. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan, setiap unit di Wisma Atlet memiliki fasilitas lengkap seperti dua kamar tidur, ruang keluarga, […]

  • Cetak Laba Rp 47 Miliar per September 2025, Ini Strategi PPRO Genjot Kinerja Keuangan

    Cetak Laba Rp 47 Miliar per September 2025, Ini Strategi PPRO Genjot Kinerja Keuangan

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PP Properti Tbk (PPRO) mencatatkan pendapatan Rp 230 miliar hingga September 2025. Dari jumlah tersebut, laba bersih tahun berjalan mencapai Rp 47 miliar. Perusahaan properti pelat merah ini juga mencatat beban usaha Rp 39 miliar, sedikit turun dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp 40 miliar. Langkah efisiensi tersebut menjadi bagian […]

  • RAFI Perkuat Bisnis Pangan Lewat Program Makan Bergizi Gratis

    RAFI Perkuat Bisnis Pangan Lewat Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Sari Kreasi Boga Tbk. (RAFI), pemilik jaringan kuliner Kebab Baba Rafi, terus memperluas bisnis di sektor pangan nasional. Perseroan menargetkan pertumbuhan 5%–10% pada 2025, seiring dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah. Direktur Utama RAFI Eko Pujianto menyatakan, program MBG diyakini akan mendorong permintaan bahan baku makanan dan minuman, […]

expand_less