Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Setelah Setop Produksi Juli 2025, Amman Mineral Dapat Rekomendasi Ekspor Konsentrat Tembaga Selama 6 Bulan

Setelah Setop Produksi Juli 2025, Amman Mineral Dapat Rekomendasi Ekspor Konsentrat Tembaga Selama 6 Bulan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) akhirnya mendapat angin segar setelah sempat menghentikan produksi sejak Juli 2025 akibat kondisi kahar. Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi telah memberikan rekomendasi izin ekspor konsentrat tembaga kepada Amman Mineral untuk jangka waktu enam bulan.

Langkah ini diambil setelah smelter milik Amman di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami kerusakan serius pada unit Flash Converting Furnace (FCF) dan Sulfuric Acid Plant saat tahap commissioning. Akibatnya, operasional fasilitas pengolahan tersebut harus dihentikan sementara.

“Sejak akhir Juli 2025, kegiatan operasional smelter AMNT terpaksa dihentikan sementara. Kami tetap berupaya memperbaiki fasilitas dan meningkatkan kapasitas pengolahan secara bertahap,” ujar Direktur Utama Amman Mineral, Arief Widyawan Sidarto, dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/10).

Arief menjelaskan bahwa pengajuan izin ekspor dilakukan sesuai Peraturan Menteri ESDM No. 6 Tahun 2025, yang mengatur pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dapat menjual hasil pengolahan ke luar negeri saat terjadi keadaan kahar.

Meski Bahlil telah mengeluarkan surat rekomendasi, izin ekspor belum bisa dijalankan karena masih menunggu persetujuan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Sudah keluar (rekomendasi). Kalau tidak salah sudah keluar ya. Dia bukan volumenya, tapi waktunya. Mungkin sekitar enam bulan, sampai pabriknya selesai diperbaiki,” kata Bahlil usai menghadiri acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Selasa (28/10).

Proyek smelter Amman Mineral sendiri memiliki kapasitas pengolahan hingga 900 ribu ton konsentrat tembaga per tahun, termasuk fasilitas pemurnian emas.

Dengan adanya relaksasi ekspor ini, Amman Mineral diharapkan dapat menjaga arus kas perusahaan dan mempertahankan kegiatan operasional tambang Batu Hijau sambil menuntaskan perbaikan fasilitas smelter yang terdampak kondisi kahar.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Semifinal Piala FA: Chelsea vs Leeds United, Manchester City Hadapi Southampton

    Jadwal Semifinal Piala FA: Chelsea vs Leeds United, Manchester City Hadapi Southampton

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Empat tim memastikan tempat di semifinal Piala FA musim ini. Mereka adalah Chelsea, Manchester City, Leeds United, dan Southampton. Berdasarkan hasil undian, Chelsea akan menghadapi Leeds United, sementara Manchester City ditantang Southampton dalam perebutan tiket ke final. Semifinal Piala FA dijadwalkan berlangsung pada: Sabtu, 25 April 2026 Minggu, 26 April 2026 Meski demikian, […]

  • Benarkah Pisang Baik untuk Asam Lambung? Ini Penjelasan Lengkapnya

    Benarkah Pisang Baik untuk Asam Lambung? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Buah pisang dikenal sebagai salah satu makanan yang aman dikonsumsi penderita GERD. Selain mudah ditemukan, pisang juga dinilai mampu membantu meredakan gejala asam lambung yang kerap mengganggu aktivitas sehari-hari. Penyakit asam lambung terjadi ketika cairan asam dari lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi. Kondisi ini sering menimbulkan sensasi panas di dada (heartburn), […]

  • Cek! Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Turun, Antam Bertahan Kuat

    Cek! Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Turun, Antam Bertahan Kuat

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan di Pegadaian pada perdagangan Selasa (2/6/2026) bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah. Penurunan terjadi pada emas produksi UBS dan Galeri24. Harga emas UBS tercatat turun menjadi Rp2.844.000 per gram, sementara Galeri24 ikut melemah ke level Rp2.791.000 per gram. Berbeda dengan keduanya, emas Antam justru menunjukkan ketahanan. Harganya masih bertahan di posisi […]

  • Perak Antam Susut Lagi! Harga Terbarunya Segini

    Perak Antam Susut Lagi! Harga Terbarunya Segini

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peluang emas bagi masyarakat Jambi yang ingin berbisnis perak atau menambah koleksi perak. Hari ini harga logam mulia tersebut kembali menyusut sehingga lebih murah dari sebelumnya. Mengutip laman Logam Mulia, Senin (29/6/2026), harga perak murni Antam menyusut sebesar Rp500 ke level Rp39.300 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Sabtu (27/6/2026) melejit sebesar […]

  • Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menilai rencana Uni Eropa (UE) untuk memangkas kuota impor baja secara drastis terlalu berlebihan dan dapat membebani produsen mobil dengan biaya input dan administrasi yang lebih tinggi. Pernyataan ini disampaikan ACEA pada Rabu (8/10/2025). Rencana tersebut diajukan oleh Komisi Eropa pada Selasa, yang mengusulkan pemangkasan kuota impor baja […]

  • Langgar Pakta Integritas, Bulog Jambi Putus Kerja Sama RPK Cahaya Barokah Milik Istri Lurah Penyengat Rendah

    Langgar Pakta Integritas, Bulog Jambi Putus Kerja Sama RPK Cahaya Barokah Milik Istri Lurah Penyengat Rendah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog Kanwil Jambi resmi memutus kerja sama Rumah Pangan Kita (RPK) Cahaya Barokah milik istri Lurah Penyengat Rendah Muhammad Haikal Fahlevi. Pemutusan dilakukan setelah RPK tersebut terbukti melanggar pakta integritas dengan menjual MinyaKita tidak kepada konsumen akhir serta menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Manajer Bisnis Perum Bulog […]

expand_less