Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » PM Jepang Potong Gaji Demi Efisiensi, Mungkinkah Indonesia Meniru Langkah Takaichi?

PM Jepang Potong Gaji Demi Efisiensi, Mungkinkah Indonesia Meniru Langkah Takaichi?

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi, membuat gebrakan besar tak lama setelah menjabat. Ia berencana memotong gaji seluruh anggota kabinet, termasuk dirinya sendiri, sebagai langkah simbolik reformasi birokrasi dan efisiensi anggaran.

Menurut laporan The Japan Times, kebijakan ini akan dibahas dalam sidang luar biasa parlemen Jepang. Langkah tersebut mendapat dukungan dari Partai Inovasi Jepang (Nippon Ishin no Kai), mitra baru Partai Demokrat Liberal (LDP) yang juga mendorong pengurangan hak istimewa bagi anggota parlemen.

Saat ini, anggota parlemen Jepang menerima gaji sekitar 1,29 juta yen (Rp140 juta) per bulan, sedangkan PM dan menteri kabinet mendapat 1,15 juta yen (Rp125 juta) dan 489 ribu yen (Rp53 juta). Namun, Takaichi telah mengembalikan 30 persen gajinya, sementara menteri kabinet mengembalikan 20 persen, sehingga tunjangan mereka berkurang signifikan.

Langkah ini dipuji sebagai inisiatif moral untuk efisiensi, meski sebagian pihak menilai kebijakan tersebut hanya simbolik dan tidak berdampak besar terhadap perekonomian Jepang.

Sebelum Jepang, Indonesia lebih dulu menggaungkan efisiensi anggaran di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, pemerintah menargetkan efisiensi nasional sebesar Rp306,69 triliun di seluruh APBN dan APBD tahun 2025.

Kebijakan ini menekankan pembatasan perjalanan dinas pejabat daerah dan penyisiran belanja di seluruh kementerian hingga level satuan terkecil. Hasilnya, total penghematan mencapai Rp308 triliun, melampaui target awal.

Pemerintah juga menargetkan tambahan Rp300 triliun dari dividen BUMN, dengan total efisiensi mencapai Rp750 triliun sepanjang 2025.

Meski begitu, publik tetap menyoroti struktur Kabinet Merah Putih yang dianggap terlalu gemuk  terdiri atas 109 menteri dan wakil menteri. Menurut FITRA dan Celios, struktur besar ini berpotensi menaikkan belanja pegawai hingga 30 persen, dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp777 miliar per tahun, hampir dua kali lipat dari kabinet sebelumnya.

Menurut peneliti FITRA, Badiul Hadi, langkah Takaichi memotong gaji kabinet lebih bersifat simbol moral dan etika publik, bukan solusi keuangan negara.

“Di Indonesia, langkah semacam ini relevan secara etis untuk menunjukkan empati dan solidaritas, tapi dampaknya terhadap APBN tidak signifikan,” ujarnya kepada tirto.id (12/11/2025).

Data APBN menunjukkan belanja pegawai pemerintah pusat mencapai Rp513 triliun, namun gaji pejabat tinggi hanya sekitar Rp2 triliun atau 0,1 persen dari total belanja. Jika dipotong 30 persen, penghematan hanya sekitar Rp600 miliar, jauh dari cukup untuk menutup defisit anggaran.

Namun secara moral, kebijakan itu dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Nilai moralnya lebih besar daripada nilai fiskalnya,” kata Badiul.

Ekonom dan pakar kebijakan publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai bahwa Jepang memahami nilai moral di balik efisiensi.
“Langkah Takaichi seperti kepala keluarga yang berhemat lebih dulu sebelum meminta anak-anaknya berhemat,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia juga perlu membangun moral fiskal, agar kebijakan efisiensi tak berhenti di atas kertas. Pemerintah harus menertibkan tunjangan, fasilitas, dan belanja non-produktif di birokrasi.

Ia menilai langkah pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 56 Tahun 2025 sudah menuju arah benar, karena menargetkan 15 jenis pos belanja boros, termasuk perjalanan dinas, honor kegiatan, rapat, sewa gedung, dan jasa konsultan.

Namun, ia menegaskan bahwa efisiensi sejati bukan sekadar menghemat, tetapi mengelola uang publik secara transparan dan beretika.

“Bangsa besar bukan hanya pandai berhemat, tapi mampu menggunakan uang publik dengan adil, efisien, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Pegadaian Kompak Naik, UBS dan Galeri24 Melonjak Tajam

    Emas Pegadaian Kompak Naik, UBS dan Galeri24 Melonjak Tajam

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga emas di Pegadaian terpantau kompak naik pada perdagangan Selasa (23/6/2026). Dari tiga jenama logam mulia yang banyak diburu masyarakat, yakni UBS, Antam, dan Galeri24, dua di antaranya bahkan mencatat lonjakan cukup signifikan. Dikutip dari laman Sahabat Pegadaian, produk emas UBS dan Galeri24 masing-masing naik Rp9000 per gram. Kenaikan tersebut membawa harga […]

  • KPK Ungkap 8 Potensi Korupsi Program MBG 2026, Anggaran Naik Tajam hingga Rp171 Triliun

    KPK Ungkap 8 Potensi Korupsi Program MBG 2026, Anggaran Naik Tajam hingga Rp171 Triliun

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi celah korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring lonjakan anggaran yang signifikan pada 2026. Dalam laporan tahunan Direktorat Monitoring KPK 2025, anggaran program MBG tercatat meningkat dari Rp71 triliun pada 2025 menjadi Rp171 triliun pada 2026. Kenaikan ini dinilai belum diimbangi dengan sistem tata […]

  • Harga Emas Antam Melonjak Rp20.000, Cek Daftar Terbaru

    Harga Emas Antam Melonjak Rp20.000, Cek Daftar Terbaru

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Harga emas Antam kembali melonjak pada perdagangan Senin, (9/2/2026). Harga emas Antam naik Rp20.000. Dengan demikian, selama dua hari berturut harga emas Antam sudah melonjak Rp 50.000. Melansir  logammulia.com, harga emas Antam hari ini dipatok Rp2.940.000,00 per gram. Pada perdagangan Sabtu pekan lalu, harga emas Antam dibanderol Rp2.920.000 per gram. Sementara itu, harga buyback […]

  • Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini, 15 Juli 2026: Seluruh Kabupaten dan Kota Diprediksi Berawan

    Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini, 15 Juli 2026: Seluruh Kabupaten dan Kota Diprediksi Berawan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Prakiraan cuaca di Provinsi Jambi pada Rabu (15/7/2026) didominasi kondisi berawan di seluruh kabupaten dan kota. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 17 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, yakni 60 hingga 99 persen. Di Kota Jambi, cuaca diprakirakan berawan dengan suhu berkisar 26–31 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Masih Stabil

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Masih Stabil

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada pembaruan terakhir Kamis (22/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, tidak terdapat lonjakan maupun penurunan signifikan pada mayoritas komoditas pangan strategis. Komoditas beras berbagai merek seperti Beras Naruto, Anggur, Belido, King, OP Bulog, dan Tiga Kartu tercatat dijual […]

  • Sandiaga Uno Ajak Pemuda Jambi Ciptakan Lapangan Kerja Lewat Rejuvenasi Gerakan

    Sandiaga Uno Ajak Pemuda Jambi Ciptakan Lapangan Kerja Lewat Rejuvenasi Gerakan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sandiaga Salahuddin Uno mengajak pemuda di Provinsi Jambi untuk memanfaatkan momentum Rejuvenasi Gerakan sebagai sarana menciptakan lapangan kerja baru di tengah dinamika ekonomi dan perkembangan teknologi. Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut menilai inisiatif yang digagas Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, menjadi langkah strategis dalam menyatukan kekuatan generasi muda dan […]

expand_less