Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Singapura Geger PHK Massal: 7 Sektor Terdampak, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Singapura Geger PHK Massal: 7 Sektor Terdampak, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Singapura saat ini tengah diguncang gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, terutama terjadi di sektor yang bernilai tinggi. Data terbaru Survei Ekonomi Singapura Kuartal III-2025 yang telah dirilis tercatat hampir 20.000 posisi pekerjaan hilang hanya dari tujuh sektor industri. Temuan ini memicu tanda tanya besar, apa yang sebenarnya sedang terjadi di Singapura saat ini?

Berdasarkan laporan dari Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) Singapura, tingkat pengangguran nasional sebenarnya masih rendah di angka 2%, dan kurang dari 3% untuk warga negara serta Penduduk Tetap (PR). Namun di sisi lain, sektor-sektor yang biasanya mempekerjakan tenaga lokal berkualitas justru mengalami penurunan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Sektor real estate tercatat kehilangan 4.400 posisi, disusul sektor layanan profesional yang juga mengalami pengurangan bersih 4.100 posisi. Sektor teknologi informasi (TI) menjadi salah satu yang paling terpukul dengan pengurangan bersih 4.100 posisi hingga kuartal III. Bahkan jika dihitung sejak 2024, total pengurangan bersih di sektor TI mencapai 9.500 posisi, meskipun beberapa waktu lalu sempat muncul laporan soal tingginya permintaan tenaga kerja TI dan kenaikan gaji.

Sektor lain yang ikut terdampak termasuk perdagangan ritel yang kehilangan 3.800 pekerja, perdagangan besar 1.900 pekerja, pendidikan 900 pekerja, serta sektor makanan dan minuman dengan 600 pekerja terdampak.

Menariknya, pertumbuhan tenaga kerja justru meningkat di sektor dengan gaji rendah seperti konstruksi dan pekerja rumah tangga migran. Pada kuartal III-2025 saja, Singapura mencatat penambahan hampir 30.000 pekerjaan baru, sehingga total penambahan lapangan kerja sepanjang 2025 mendekati 50.000 posisi.

Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran struktural di pasar tenaga kerja Singapura. Meski permintaan tenaga kerja terampil di bidang TI dan layanan profesional tetap tinggi, sektor-sektor yang didominasi pekerja lokal dan ekspatriat bergaji besar justru melakukan pemangkasan signifikan. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran baru mengenai arah ekonomi Singapura dan tantangan pasar tenaga kerja di masa mendatang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sentimen Global Masih Membayangi: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.229

    Sentimen Global Masih Membayangi: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.229

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat pada perdagangan Selasa (28/4/2026) sore. Mata uang Indonesia ini tercatat naik 32 poin atau 0,19 persen ke level Rp17.229 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya. Penguatan ini menunjukkan adanya sentimen positif di pasar keuangan domestik, meski pergerakan rupiah sepanjang hari tetap diwarnai fluktuasi. Namun demikian, penguatan rupiah […]

  • Korban Tewas Banjir Bandang di Sumatera Tembus 604 Jiwa, 464 Masih Hilang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Korban Tewas Banjir Bandang di Sumatera Tembus 604 Jiwa, 464 Masih Hilang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jumlah korban bencana banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera terus bertambah. Data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (1/12/2025) sore mencatat, total korban meninggal dunia mencapai 604 jiwa, sementara 464 orang masih dinyatakan hilang. Kapusdatin Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, tim gabungan yang terdiri dari BNPB, TNI/Polri, […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini: Berawan, Hujan Masih Berpotensi

    Cuaca Jambi Hari Ini: Berawan, Hujan Masih Berpotensi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Jambi pada Kamis, 13 November 2025, didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa kabupaten dan kota. Suhu udara rata-rata berada pada kisaran 14 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 98 persen. Berdasarkan data prakiraan cuaca harian BMKG, berikut […]

  • Gas Modal Usaha! KUR Mandiri 2026 Plafon Rp50 Juta, Cicilan Ringan & Cara Ajukan Gampang

    Gas Modal Usaha! KUR Mandiri 2026 Plafon Rp50 Juta, Cicilan Ringan & Cara Ajukan Gampang

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelaku UMKM di Jambi kini bisa memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri 2026 untuk mendapat tambahan modal dengan plafon pinjaman hingga Rp50 juta. Melalui program KUR, Bank Mandiri menawarkan fasilitas pembiayaan dengan suku bunga yang terjangkau serta proses pengajuan yang mudah, sehingga dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis dan meningkatkan produktivitas. Program […]

  • Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU Beroperasi 24 Jam

    Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU Beroperasi 24 Jam

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga kelancaran pasokan energi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Salah satunya dengan menyiagakan 1.866 SPBU yang beroperasi selama 24 jam di seluruh Indonesia. VP Retail Business Support PT Pertamina Patra Niaga Beny Harto Wijaya mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen […]

  • Jalan Berat  Azzurri Menuju Piala Dunia 2026

    Jalan Berat Azzurri Menuju Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Italia menuntaskan rangkaian laga di Grup I Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa, Senin (17/11/2025) dini hari WIB. Namun perjalanan Azzurri sepanjang 2025 jauh dari kata mulus. Beban menuju putaran final tahun depan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pun makin berat. Bagi Italia absen dari turnamen berformat 48 tim ini akan menjadi […]

expand_less