Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BSI Siapkan Uang Tunai Rp15,49 Triliun Hadapi Libur Nataru

BSI Siapkan Uang Tunai Rp15,49 Triliun Hadapi Libur Nataru

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM -PT Bank Syariah Indonesia Tbk menyiapkan uang tunai Rp15,49 triliun pada momentum libur akhir tahun 2025 dan tahun baru 2026. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah di outlet dan ATM/CRM untuk mobilitas masyarakat pada periode libur akhir tahun dan awal tahun.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan BSI akan menyiapkan sinergi kesiapan jaringan layanan baik di 1.039 kantor cabang BSI maupun e-channel.

“Uang tunai akan disiapkan melalui layanan kantor cabang, ATM/CRM selama periode 21 Desember 2025-2 Januari 2026. Saat ini kami juga terus memastikan pasokan uang tunai di berbagai channel tersebut, terutama pada seluruh mesin ATM yang siap melayani selama 24 jam,” kata Anton dalam keterangan resminya, Selasa (16/12/2025).

Anton menambahkan, perusahaan juga memproyeksikan puncak kebutuhan transaksi uang tunai diperkirakan H-7 akhir tahun. Apalagi banyak aktivitas akhir tahun masyarakat seperti pelunasan ibadah haji tahap 1, libur sekolah dan akhir tahun. Selain itu untuk kelancaran dan kenyamanan bertransaksi, Anton juga mengimbau agar masyarakat mengoptimalkan layanan cashless dan BSI e-channel.

Adapun, BSI mencatatkan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp5,57 triliun, naik 9,03% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,11 triliun.

Kenaikan laba tersebut sejalan dengan meningkatnya pendapatan dari penyaluran dana. Hingga September 2025, pendapatan dari penyaluran dana tercatat sebesar Rp22,23 triliun, tumbuh 15,24% dari Rp19,29 triliun pada kuartal III/2024.

Secara rinci, pendapatan dari piutang naik 13,26% menjadi Rp12,14 triliun dibandingkan Rp10,72 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pendapatan dari bagi hasil tumbuh lebih tinggi, yakni 29,27% menjadi Rp7,45 triliun dari sebelumnya Rp5,76 triliun.

Dari sisi distribusi bagi hasil, bagi hasil untuk pemilik dana investasi juga meningkat 18,15% menjadi Rp6,90 triliun dibandingkan Rp5,84 triliun pada September 2024. Dari sisi distribusi bagi hasil, bagi hasil untuk pemilik dana investasi juga meningkat 18,15% menjadi Rp6,90 triliun dibandingkan Rp5,84 triliun pada September 2024.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Balik Melawan! Gagal Jebol Level Psikologis Rp18.00

    Rupiah Balik Melawan! Gagal Jebol Level Psikologis Rp18.00

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah akhirnya bangkit. Pada perdagangan Senin (29/6/2026) ini kurs rupiah bergerak menguat 63 poin atau 0,35 persen menjadi Rp17.859 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.922 per dolar AS. Penguatan nilai tukar rupiah ini menjadi angin segar di tengah tekanan pasar global […]

  • Desain Imut! Changan Lumin Siap Meluncur di Indonesia

    Desain Imut! Changan Lumin Siap Meluncur di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar mobil listrik di Indonesia semakin semarak. Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Changan Automobile resmi memasuki pasar Indonesia. Rencananya ditandai dengan peluncuran dua mobil listrik terbaru di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, pada 21–30 November 2025. Kehadiran Changan menjadi babak baru bagi industri otomotif nasional […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Naik Tajam

    Harga Perak Antam Hari Ini Naik Tajam

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam mengalami kenaikan tajam pada Kamis (18/12/2025). Harga perak Antam meroket hingga mencapai level baru di kisaran Rp40.000. Hari ini harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 10.605.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 11.771.550. Sedangkan perak murni dengan berat 500 gram […]

  • Pertamina Temukan 724 Juta BOE Cadangan Migas Baru di Rokan, Terbesar dalam 10 Tahun

    Pertamina Temukan 724 Juta BOE Cadangan Migas Baru di Rokan, Terbesar dalam 10 Tahun

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) mencatat capaian besar pada 2025 setelah menemukan potensi cadangan migas non konvensional (MNK) sebesar 724 juta barrel oil equivalent (BOE) di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. Temuan tersebut menjadi yang terbesar dalam satu dekade terakhir sekaligus memperkuat upaya peningkatan ketahanan energi nasional. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menyampaikan bahwa […]

  • Kebutuhan Aluminium RI Diproyeksi Melonjak 600%, Inalum Percepat Hilirisasi Bauksit

    Kebutuhan Aluminium RI Diproyeksi Melonjak 600%, Inalum Percepat Hilirisasi Bauksit

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mempercepat langkah hilirisasi bauksit menjadi alumina dan aluminium guna memenuhi lonjakan kebutuhan nasional yang diproyeksi meningkat hingga 600 persen dalam 30 tahun mendatang. Kenaikan konsumsi aluminium di Indonesia terutama didorong oleh perkembangan pesat sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV), industri baterai, serta proyek energi baru terbarukan (EBT) yang membutuhkan […]

  • Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

    Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah mengkaji penerapan pajak durian runtuh atau windfall tax terhadap komoditas nikel. Kebijakan ini ditujukan untuk menangkap tambahan keuntungan perusahaan yang muncul akibat lonjakan harga komoditas di pasar global. Purbaya mengatakan skema pajak tersebut masih dalam pembahasan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemerintah juga tengah […]

expand_less