Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Udang Indonesia Lolos Uji Radioaktif, Ekspor ke Amerika Serikat Kembali Dibuka

Udang Indonesia Lolos Uji Radioaktif, Ekspor ke Amerika Serikat Kembali Dibuka

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Kabar baik datang dari sektor perikanan nasional. Udang Indonesia kembali diizinkan masuk ke pasar Amerika Serikat (AS) setelah sebelumnya tertahan akibat dugaan kontaminasi zat radioaktif Cesium-137.Hanya dalam waktu tiga bulan, pemerintah Indonesia berhasil memulihkan kepercayaan otoritas AS terhadap produk perikanan Indonesia, khususnya komoditas udang vaname.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP), Ishartini, menjelaskan bahwa kasus ini bermula pada 19 Juli 2025, ketika otoritas AS mengirim notifikasi impor terkait dugaan kontaminasi radioaktif.

“Begitu notifikasi diterima, kami langsung berkoordinasi dengan USDA dan Kedutaan Besar AS, melibatkan pakar dari perguruan tinggi, serta BAPETEN sebagai lembaga yang menangani urusan nuklir,” ujar Ishartini dalam konferensi pers di Gedung KKP, Kamis (6/11/2025).

Kasus sempat memanas pada 14 Agustus 2025, ketika AS mengeluarkan import alert pertama, yang diikuti oleh import alert kedua pada 3 Oktober.
Namun, melalui analisis akar masalah (root cause analysis) dan joint inspection antara KKP, BRIN, dan BAPETEN, Indonesia berhasil membuktikan bahwa dugaan kontaminasi hanya bersifat lokal dan terbatas di wilayah Cikande, Banten.

Langkah diplomasi teknis KKP membuahkan hasil. Pada 9 Oktober 2025, pemerintah AS resmi mengakui KKP sebagai Certifying Entity, yang berwenang menerbitkan sertifikat bebas Cesium-137 untuk produk udang Indonesia.

“Tidak sampai sebulan setelah pengakuan itu, pada 31 Oktober kami melepas ekspor perdana udang ke AS,” ujar Ishartini bangga.

Ekspor perdana tersebut mengirimkan 1,6 ton udang senilai US$ 1,2 juta atau sekitar Rp 20,14 miliar. Seluruh komoditas telah lulus uji bebas Cesium-137 dan memenuhi standar ketat US-FDA.

Ishartini menegaskan, KKP kini memperketat pengawasan mutu udang dari wilayah Jawa dan Lampung untuk memastikan tidak ada kasus serupa terulang.

“Kami optimistis, pada November ini bisa mengirim lebih dari 200 kontainer udang yang sudah bersertifikat bebas Cesium-137,” katanya.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan pangan dan kualitas ekspor produk perikanan Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing udang nasional di pasar global.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Ritel Menguat, Brand Asing Ramai Masuk Indonesia: Terapkan Pop-up Store dan Konsep Omnichannel

    Pasar Ritel Menguat, Brand Asing Ramai Masuk Indonesia: Terapkan Pop-up Store dan Konsep Omnichannel

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor properti ritel di Indonesia tengah mengalami transformasi signifikan. Fenomena penutupan gerai-gerai besar dan department store seperti Transmart dan Sogo di beberapa lokasi bukan pertanda kemunduran, melainkan indikasi kuat adanya pergeseran preferensi konsumen dan evolusi model bisnis ritel. Di tengah perubahan ini, Indonesia, khususnya Jakarta, menawarkan pangsa pasar yang menarik bagi masuknya brand-brand […]

  • Waskita Karya Garap Proyek Sekolah Rakyat Rp 1,23 Triliun di 5 Kabupaten Sulsel

    Waskita Karya Garap Proyek Sekolah Rakyat Rp 1,23 Triliun di 5 Kabupaten Sulsel

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Waskita Karya (Persero) Tbk mendapat kepercayaan untuk mengerjakan proyek Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). Nilai proyek tersebut mencapai Rp 1,23 triliun. Direktur Operasi I Waskita Karya, Ari Asmoko, menjelaskan proyek ini akan dibangun di lima kabupaten, yakni Wajo, Sidrap, Tana Toraja, Soppeng, dan Barru. Seluruh bangunan ditargetkan […]

  • Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Naik 8,33 persen

    Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Naik 8,33 persen

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (22/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya beberapa komoditas hortikultura yang mengalami perubahan harga, sementara mayoritas bahan pangan strategis masih bertahan di level sebelumnya. Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah cabe rawit merah. Harga cabe […]

  • LPDP Siapkan Skema Baru agar Lulusan Luar Negeri Cepat Terserap Industri Nasional

    LPDP Siapkan Skema Baru agar Lulusan Luar Negeri Cepat Terserap Industri Nasional

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – embaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah menggodok skema agar para penerima beasiswa LPDP di luar negeri bisa kembali ke Tanah Air dan cepat terserap di industri nasional. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran sejumlah pihak bahwa lulusan LPDP berpotensi lebih banyak dimanfaatkan industri luar negeri ketimbang berkontribusi di dalam negeri. Plt Direktur Utama LPDP […]

  • BMKG: Mayoritas Wilayah Provinsi Jambi Diguyur Hujan Ringan

    BMKG: Mayoritas Wilayah Provinsi Jambi Diguyur Hujan Ringan

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Jambi pada Senin, 1 Desember, dengan gambaran umum dominan hujan ringan, kabut, serta tingkat kelembapan yang relatif tinggi di hampir seluruh kabupaten dan kota. Kondisi atmosfer yang labil disertai angin permukaan dengan kecepatan rendah hingga sedang membuat potensi hujan terjadi mulai pagi hingga malam hari. […]

  • IHSG Dibuka Hijau, EXCL, PGEO dan EMTK Top Gainers LQ45

    IHSG Dibuka Hijau, EXCL, PGEO dan EMTK Top Gainers LQ45

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada perdagangan pagi ini, Jumat (5/12/2025), setelah kemarin ditutup dengan rekor tertinggi sepanjang masa. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG menguat 0,14% atau bertambah 12,20 poin ke level 8.652,40. Kenaikan IHSG ditopang menguatnya tujuh indeks sektoral dari total 11 sektor. Sektor yang naik […]

expand_less