Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Strategi Politik di Balik Kebijakan Ekonomi Purbaya: Antara Stabilitas Fiskal dan Konsolidasi Kekuasaan

Strategi Politik di Balik Kebijakan Ekonomi Purbaya: Antara Stabilitas Fiskal dan Konsolidasi Kekuasaan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Di balik kebijakan ekonomi yang tampak teknokratis dan berbasis data, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ternyata memainkan strategi politik yang tak kalah cermat. Bagi pemerintahan baru, ekonomi bukan sekadar urusan angka dan pertumbuhan, melainkan juga alat untuk membangun stabilitas kekuasaan dan legitimasi politik jangka panjang. Pelantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Pemerintahan 2025 menandai arah baru kebijakan fiskal Indonesia. Dalam pidato perdananya, Purbaya menegaskan tiga fokus utama: stabilitas fiskal jangka panjang, peningkatan investasi domestik, dan penguatan perlindungan sosial. Namun, di balik fokus ekonomi itu tersimpan kalkulasi politik matang yang mengaitkan kebijakan fiskal dengan kekuatan koalisi.

Dalam sistem politik Indonesia, kebijakan fiskal kerap menjadi alat konsolidasi koalisi. Pemerintah memanfaatkan distribusi anggaran strategis untuk menjaga dukungan politik dari partai-partai pendukung (Aspinall & Berenschot, 2019). Di bawah kepemimpinan Purbaya, alokasi belanja daerah dan proyek infrastruktur tampak diarahkan ke basis politik partai koalisi besar. Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 mencerminkan pola ini, dengan porsi signifikan bagi daerah-daerah strategis politik (Tempo, 2025). Strategi ini bukan hal baru, namun di tangan Purbaya tampak lebih sistematis—menggabungkan aspek fiskal dan stabilitas politik jangka menengah.

Purbaya juga memahami bahwa stabilitas ekonomi adalah modal politik. Ia menekankan defisit fiskal terkendali serta koordinasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia (Kompas, 2025). Pendekatan fiskal ketat di awal masa jabatan bertujuan membangun kepercayaan pasar dan menenangkan investor, sembari memperkuat posisi politik pemerintahan baru (Harvard Business Review, 2024).
Menurut teori political business cycle (Nordhaus, 1975), pemerintah cenderung mengatur momentum kebijakan ekonomi demi dukungan politik. Purbaya memilih jalur hati-hati menahan ekspansi belanja populis di awal masa jabatan untuk membangun fondasi stabil, sebelum membuka ruang ekspansi menjelang pemilu berikutnya.

Menariknya, di tengah kebijakan fiskal ketat, Purbaya tetap mendorong perluasan program sosial. Bantuan langsung dan subsidi pendidikan menjadi prioritas (Bappenas, 2025). Strategi ini mencerminkan populisme terkendali—menjaga basis dukungan publik tanpa mengorbankan kredibilitas fiskal. Kebijakan semacam ini lazim dalam pemerintahan koalisi untuk menyeimbangkan tekanan elite dan ekspektasi publik (Robison & Hadiz, 2004). Program sosial diarahkan ke masyarakat bawah yang penting secara politik, sementara kelas menengah dan pelaku usaha dijaga dari ketidakpastian fiskal.

Selain strategi kebijakan, terdapat pula dimensi personal dalam pendekatan politik-ekonomi Purbaya. Dikenal sebagai teknokrat berintegritas, ia juga berperan sebagai jembatan antara elite teknokrat dan elite partai politik (Koran Sindo, 2025). Menurut studi Klaten (2004), kehadiran teknokrat seperti Purbaya sering menjadi penyeimbang dalam pemerintahan yang kompleks secara politik. Purbaya tampaknya memainkan peran ini dengan hati-hati mengarahkan kebijakan ekonomi tanpa menimbulkan gesekan dalam koalisi.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap empat modus utama yang selama ini digunakan eksportir untuk menghindari kewajiban pembayaran bea keluar atas sejumlah komoditas. Praktik tersebut dinilai dapat merugikan negara karena berpotensi mengurangi penerimaan dari sektor kepabeanan. Purbaya menjelaskan, modus pertama adalah kesalahan administratif dalam penyampaian dokumen ekspor. Kesalahan tersebut ditemukan pada jenis […]

  • Pukulan untuk Barca! Gelandang Ini Dipastikan Absen di El Clasico

    Pukulan untuk Barca! Gelandang Ini Dipastikan Absen di El Clasico

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar buruk menghantam Barcelona jelang laga krusial El Clasico melawan Real Madrid. Gelandang andalan mereka, Dani Olmo, dipastikan harus menepi karena cedera yang didapatnya saat jeda internasional. Jeda internasional kali ini memang menjadi periode yang sulit bagi Blaugrana. Sejumlah pemain kunci mereka terpaksa ditarik dari tugas negara karena masalah kebugaran. Namun, di tengah […]

  • Mazda Tetap Pertahankan Filosofi Jinba Ittai dalam Desain Mobil

    Mazda Tetap Pertahankan Filosofi Jinba Ittai dalam Desain Mobil

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Pabrikan kendaraan dari Jepang Mazda mempertahankan filosofi turun temurun-temurun jinba ittai dalam desain mobil mereka yang modern, termasuk untuk mobil yang beredar di Indonesia. “Apapun powertrain (sistem tenaga)-nya yang penting harus jinba ittai,” kata Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia Ricky Thio, selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) Mazda di Indonesia, dikutip dari […]

  • Resep Tempoyak Khas Jambi, Fermentasi Durian dengan Rasa Unik yang Bikin Ketagihan

    Resep Tempoyak Khas Jambi, Fermentasi Durian dengan Rasa Unik yang Bikin Ketagihan

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kalau biasanya durian disajikan langsung sebagai buah segar atau dijadikan campuran es krim dan kue, di Jambi buah ini justru diolah jadi hidangan tradisional khas bernama tempoyak. Makanan satu ini terkenal dengan aroma kuat dan cita rasa asam gurih yang khas hasil dari proses fermentasi durian. Bagi masyarakat Jambi, tempoyak bukan sekadar lauk […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Beberapa Komoditas Cabai dan Beras Turun

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Beberapa Komoditas Cabai dan Beras Turun

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, per 25 November 2025 tercatat berada dalam kondisi relatif stabil berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga, sementara beberapa jenis cabai dan beras menunjukkan penurunan. Sejumlah varian beras seperti Beras Naruto, Beras Anggur, Beras King, Beras […]

  • Desain Imut! Changan Lumin Siap Meluncur di Indonesia

    Desain Imut! Changan Lumin Siap Meluncur di Indonesia

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar mobil listrik di Indonesia semakin semarak. Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Changan Automobile resmi memasuki pasar Indonesia. Rencananya ditandai dengan peluncuran dua mobil listrik terbaru di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, pada 21–30 November 2025. Kehadiran Changan menjadi babak baru bagi industri otomotif nasional […]

expand_less