Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menilai tantangan utama reformasi birokrasi di Indonesia tidak hanya terletak pada percepatan digitalisasi, tetapi juga pada kualitas regulasi yang dihasilkan pemerintah. Regulasi yang keliru dinilai berpotensi menjadi sumber kejahatan birokrasi sekaligus merugikan hak kesejahteraan masyarakat.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kebijakan publik yang bersifat kriminogenik dan viktimogenik harus dihindari. Regulasi kriminogenik merupakan kebijakan yang secara sistemik mendorong terjadinya tindak pidana, seperti korupsi, sementara regulasi viktimogenik berpotensi mengorbankan hak dasar masyarakat.

“Birokrasi justru bisa menjadi sumber masalah jika regulasi yang dibuat membuka ruang kejahatan dan merugikan masyarakat,” ujar Zudan dalam keterangan tertulis, Rabu (11/2/2026).

Zudan mencontohkan mahalnya biaya penyelenggaraan pilkada yang dapat mencapai triliunan rupiah. Kondisi tersebut kerap menyedot anggaran yang seharusnya dialokasikan untuk program prioritas, seperti pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting.

“Ketika anggaran habis untuk biaya politik, masyarakat kehilangan hak atas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan. Inilah yang disebut faktor viktimogenik,” kata dia.

Selain itu, Zudan menyoroti ketimpangan antara tingginya biaya politik dengan pendapatan resmi kepala daerah. Ketidakseimbangan ini, menurutnya, kerap menjerumuskan pejabat publik ke dalam praktik korupsi demi mengembalikan modal kampanye, yang berujung pada kasus operasi tangkap tangan (OTT).

Zudan menegaskan, pembenahan regulasi merupakan kunci untuk meningkatkan efisiensi pembangunan nasional. Hal ini tercermin dari tingginya Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.

“ICOR yang tinggi menunjukkan bahwa biaya pembangunan besar, tetapi hasilnya belum optimal. Ini menandakan birokrasi dan regulasi belum bekerja efektif,” ujarnya.

Ia juga mengaitkan persoalan tersebut dengan struktur birokrasi Indonesia yang saat ini ditopang sekitar 6,5 juta aparatur sipil negara (ASN), yang terdiri atas 54 persen PNS dan 46 persen PPPK, tersebar di 514 kabupaten/kota, 38 provinsi, serta 97 kementerian dan lembaga.

Menurut Zudan, tantangan lain birokrasi adalah masih terbatasnya ASN yang memiliki keahlian strategis di bidang ekonomi hijau, ekonomi biru, dan hilirisasi industri. Oleh karena itu, pemetaan ulang kompetensi serta redistribusi ASN menjadi agenda mendesak.

BKN juga mendorong transformasi digital melalui penerapan sistem ASN Digital yang terintegrasi lintas instansi. Sistem ini dirancang berbasis satu data dan satu produk untuk mendukung perencanaan serta penganggaran yang transparan dan akuntabel.

“Dengan sistem terintegrasi, kebijakan dapat disusun berbasis data dan kepentingan publik, sehingga risiko lahirnya regulasi bermasalah bisa ditekan,” kata Zudan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Jambi Cek Harga! Emas Pegadaian Turun Tajam

    Warga Jambi Cek Harga! Emas Pegadaian Turun Tajam

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Pergerakan harga emas di Pegadaian pada Rabu (29/4/2026) pagi menunjukkan tren yang bervariasi. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS dan Galeri24 kompak mengalami penurunan. Sementara emas Antam justru mencatat kenaikan tipis. Harga emas UBS hari ini dipatok sebesar Rp2.840.000 per gram. Angka tersebut turun cukup signifikan dibandingkan […]

  • Cara Memulai Bisnis Rumahan Modal Kecil, Biar Cuan Lancar Tanpa Takut Gagal!

    Cara Memulai Bisnis Rumahan Modal Kecil, Biar Cuan Lancar Tanpa Takut Gagal!

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mau mulai bisnis rumahan tapi masih ragu karena takut gagal atau kehabisan modal? Tenang, semua pebisnis sukses juga berawal dari langkah kecil kok. Asal niatnya kuat dan tahu caranya, usaha rumahan bisa jadi sumber cuan yang stabil, bahkan bisa berkembang besar di kemudian hari. Nah, kalau kamu sedang mikir-mikir mau mulai usaha sendiri, […]

  • Tambang batubara

    Harga Tiga Kategori Batubara Naik Tipis di Periode Kedua November

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga batubara acuan (HBA) periode kedua November 2025 mengalami kenaikan di tiga kategori. Penurunan hanya terjadi pada kategori batubara dengan kandungan kalori 6.322 GAR. Seperti diketahui, ada empat kelompok batubara berdasarkan kandungan kalori. Mengutip data terbaru yang dirilis Kementerian ESDM, Kamis (15/11), HBA kandungan 6.322 kalori turun USD 1,72 per ton dibanding harga […]

  • Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan

    Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Sentral Rusia untuk pertama kalinya mulai menjual emas fisik dari cadangannya sebagai bagian dari operasi Kementerian Keuangan untuk membiayai anggaran negara. Mengutip The Moscow Times, langkah ini mencerminkan transaksi sebelumnya yang melibatkan emas dari National Wealth Fund (NWF), yang sebelumnya sebagian besar hanya bersifat administratif. Dalam skema sebelumnya, pemerintah menjual emas ke […]

  • PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

    PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo, anak usaha PTPN III (Persero), mendorong ketahanan pangan nasional melalui program tumpangsari padi gogo di kebun sawit. Program Tanam Padi PTPN (TAMPAN) ini memanfaatkan lahan peremajaan sawit rakyat yang belum menghasilkan untuk menanam padi, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Panen perdana telah dilakukan di […]

  • AHY Pastikan APBN Ikut Tanggung Utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung

    AHY Pastikan APBN Ikut Tanggung Utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan dilibatkan dalam proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Pernyataan tersebut disampaikan AHY usai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11/2025). “Kami […]

expand_less