Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Udang Indonesia Lolos Uji Radioaktif, Ekspor ke Amerika Serikat Kembali Dibuka

Udang Indonesia Lolos Uji Radioaktif, Ekspor ke Amerika Serikat Kembali Dibuka

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabar baik datang dari sektor perikanan nasional. Udang Indonesia kembali diizinkan masuk ke pasar Amerika Serikat (AS) setelah sebelumnya tertahan akibat dugaan kontaminasi zat radioaktif Cesium-137.Hanya dalam waktu tiga bulan, pemerintah Indonesia berhasil memulihkan kepercayaan otoritas AS terhadap produk perikanan Indonesia, khususnya komoditas udang vaname.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP), Ishartini, menjelaskan bahwa kasus ini bermula pada 19 Juli 2025, ketika otoritas AS mengirim notifikasi impor terkait dugaan kontaminasi radioaktif.

“Begitu notifikasi diterima, kami langsung berkoordinasi dengan USDA dan Kedutaan Besar AS, melibatkan pakar dari perguruan tinggi, serta BAPETEN sebagai lembaga yang menangani urusan nuklir,” ujar Ishartini dalam konferensi pers di Gedung KKP, Kamis (6/11/2025).

Kasus sempat memanas pada 14 Agustus 2025, ketika AS mengeluarkan import alert pertama, yang diikuti oleh import alert kedua pada 3 Oktober.
Namun, melalui analisis akar masalah (root cause analysis) dan joint inspection antara KKP, BRIN, dan BAPETEN, Indonesia berhasil membuktikan bahwa dugaan kontaminasi hanya bersifat lokal dan terbatas di wilayah Cikande, Banten.

Langkah diplomasi teknis KKP membuahkan hasil. Pada 9 Oktober 2025, pemerintah AS resmi mengakui KKP sebagai Certifying Entity, yang berwenang menerbitkan sertifikat bebas Cesium-137 untuk produk udang Indonesia.

“Tidak sampai sebulan setelah pengakuan itu, pada 31 Oktober kami melepas ekspor perdana udang ke AS,” ujar Ishartini bangga.

Ekspor perdana tersebut mengirimkan 1,6 ton udang senilai US$ 1,2 juta atau sekitar Rp 20,14 miliar. Seluruh komoditas telah lulus uji bebas Cesium-137 dan memenuhi standar ketat US-FDA.

Ishartini menegaskan, KKP kini memperketat pengawasan mutu udang dari wilayah Jawa dan Lampung untuk memastikan tidak ada kasus serupa terulang.

“Kami optimistis, pada November ini bisa mengirim lebih dari 200 kontainer udang yang sudah bersertifikat bebas Cesium-137,” katanya.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan pangan dan kualitas ekspor produk perikanan Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing udang nasional di pasar global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNI Jangkau Aceh, Salurkan Seragam Sekolah hingga Fasilitas Trauma Healing

    BNI Jangkau Aceh, Salurkan Seragam Sekolah hingga Fasilitas Trauma Healing

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Bantuan ini merupakan bagian dari program BUMN Peduli Satu Hati untuk Sumatera yang dikoordinasikan Danantara. Dukungan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar serta pemulihan awal masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo […]

  • Rupiah Mandek di Rp17.748 per Dolar AS, Pasar Masih Wait and See

    Rupiah Mandek di Rp17.748 per Dolar AS, Pasar Masih Wait and See

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak datar pada pembukaan perdagangan Jumat (21/8/2026). Mata uang Indonesia bertahan di level Rp17.748 per dolar AS, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Mengutip Antara, rupiah tercatat tidak mengalami perubahan atau menguat maupun melemah 0 poin atau 0,00 persen dari penutupan sebelumnya di Rp17.748 […]

  • Tak Lekang Zaman! Kelezatan Kue Tradisional Jambi Ini Terus Diburu

    Tak Lekang Zaman! Kelezatan Kue Tradisional Jambi Ini Terus Diburu

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Jambi tidak hanya dikenal dengan kekayaan budaya dan kuliner khasnya, tetapi juga memiliki beragam kue tradisional yang hingga kini masih menjadi favorit masyarakat. Di tengah gempuran makanan modern, sejumlah kue warisan leluhur tetap eksis karena cita rasanya yang khas dan memiliki nilai budaya yang kuat. Salah satu yang paling populer adalah Kue […]

  • Pemkot Jambi Siap Bangun PSEL, Proyek Sampah Jadi Energi Listrik Masuk Prioritas Nasional

    Pemkot Jambi Siap Bangun PSEL, Proyek Sampah Jadi Energi Listrik Masuk Prioritas Nasional

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menunjukkan komitmen dalam percepatan pengelolaan sampah berbasis energi ramah lingkungan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy (WtE). Komitmen tersebut diperkuat melalui kunjungan kerja Sekretaris Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Sri Purwaningsih, bersama jajaran dan pihak pengembang dalam agenda verifikasi lapangan di […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabai Turun dan Ayam Broiler Naik

    Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabai Turun dan Ayam Broiler Naik

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di tiga pasar utama Kota Jambi Pasar Angso Duo, Pasar Rakyat Talang Banjar, dan Pasar Rakyat Kasang mengalami pergerakan yang relatif stabil. Berdasarkan data resmi Sistem Informasi Harga Komoditi (SIHARKO) milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas berada pada kondisi harga tetap, sementara beberapa item menunjukkan perubahan […]

  • IHSG Perkasa, Dibuka Menguat 8.097 Pagi Ini

    IHSG Perkasa, Dibuka Menguat 8.097 Pagi Ini

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat di awal perdagangan hari ini, Rabu (15/10/2025). IHSG menguat 30,484 poin atau 0,38% ke 8.097,006. Penguatan IHSG ini disokong sebagian besar indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Barang Baku yang menguat 1,34% di awal sesi pertama. Berikutnya ada IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor […]

expand_less