Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Udang Indonesia Lolos Uji Radioaktif, Ekspor ke Amerika Serikat Kembali Dibuka

Udang Indonesia Lolos Uji Radioaktif, Ekspor ke Amerika Serikat Kembali Dibuka

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabar baik datang dari sektor perikanan nasional. Udang Indonesia kembali diizinkan masuk ke pasar Amerika Serikat (AS) setelah sebelumnya tertahan akibat dugaan kontaminasi zat radioaktif Cesium-137.Hanya dalam waktu tiga bulan, pemerintah Indonesia berhasil memulihkan kepercayaan otoritas AS terhadap produk perikanan Indonesia, khususnya komoditas udang vaname.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP), Ishartini, menjelaskan bahwa kasus ini bermula pada 19 Juli 2025, ketika otoritas AS mengirim notifikasi impor terkait dugaan kontaminasi radioaktif.

“Begitu notifikasi diterima, kami langsung berkoordinasi dengan USDA dan Kedutaan Besar AS, melibatkan pakar dari perguruan tinggi, serta BAPETEN sebagai lembaga yang menangani urusan nuklir,” ujar Ishartini dalam konferensi pers di Gedung KKP, Kamis (6/11/2025).

Kasus sempat memanas pada 14 Agustus 2025, ketika AS mengeluarkan import alert pertama, yang diikuti oleh import alert kedua pada 3 Oktober.
Namun, melalui analisis akar masalah (root cause analysis) dan joint inspection antara KKP, BRIN, dan BAPETEN, Indonesia berhasil membuktikan bahwa dugaan kontaminasi hanya bersifat lokal dan terbatas di wilayah Cikande, Banten.

Langkah diplomasi teknis KKP membuahkan hasil. Pada 9 Oktober 2025, pemerintah AS resmi mengakui KKP sebagai Certifying Entity, yang berwenang menerbitkan sertifikat bebas Cesium-137 untuk produk udang Indonesia.

“Tidak sampai sebulan setelah pengakuan itu, pada 31 Oktober kami melepas ekspor perdana udang ke AS,” ujar Ishartini bangga.

Ekspor perdana tersebut mengirimkan 1,6 ton udang senilai US$ 1,2 juta atau sekitar Rp 20,14 miliar. Seluruh komoditas telah lulus uji bebas Cesium-137 dan memenuhi standar ketat US-FDA.

Ishartini menegaskan, KKP kini memperketat pengawasan mutu udang dari wilayah Jawa dan Lampung untuk memastikan tidak ada kasus serupa terulang.

“Kami optimistis, pada November ini bisa mengirim lebih dari 200 kontainer udang yang sudah bersertifikat bebas Cesium-137,” katanya.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan pangan dan kualitas ekspor produk perikanan Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing udang nasional di pasar global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Kembali Perkasa: Menguat 36 Poin

    Rupiah Kembali Perkasa: Menguat 36 Poin

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (28/1/2026). Rupiah bergerak menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.732 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.768 per dolar AS. Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi kepastian arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) akan longgar. “Rupiah […]

  • FIFA Perkenalkan FIFA Peace Prize, Diberikan Desember 2025

    FIFA Perkenalkan FIFA Peace Prize, Diberikan Desember 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memperkenalkan “FIFA Peace Prize-Football Unites the World”. Penghargaan FIFA bagi individu yang dianggap berjasa dalam menjaga perdamaian dan persatuan melalui sepak bola. Rencananya, penghargaan tersebut mulai diberikan FIFA pada Desember 2025. “Sepak bola selalu tentang perdamaian. Maka FIFA atas nama seluruh komunitas sepak bola global memberikan FIFA Peace […]

  • Emas di Gerai Pegadaian Dijual Mulai Rp1,253 Juta, Cek Daftar Lengkapnya!

    Emas di Gerai Pegadaian Dijual Mulai Rp1,253 Juta, Cek Daftar Lengkapnya!

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan di PT Pegadaian lagi-lagi mengalami lonjakan. Melansir laman resmi Pegadaian pada Rabu (15/10/2025), emas keluaran PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp31.000 menjadi Rp2.596.000 per gram. Logam mulia Antam cetakan 0.5 gram hari ini dipatok Rp1.353.000 dari Rp1.338.000. Sementara bobot 2 dan 5 gram masing-masing dihargai Rp5.126.000 dan Rp12.733.000. Kenaikan […]

  • IPO BSA Logistics (WBSA) Dibuka, Tawarkan 1,8 Miliar Saham dengan Target Dana Rp306 Miliar

    IPO BSA Logistics (WBSA) Dibuka, Tawarkan 1,8 Miliar Saham dengan Target Dana Rp306 Miliar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Calon emiten BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 April 2026 melalui penawaran umum perdana saham (IPO). Dalam aksi korporasi ini, WBSA akan melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran ditetapkan dalam kisaran Rp150 hingga Rp170 […]

  • VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast resmi meluncurkan VF8 generasi kedua di pasar Vietnam. Peluncuran model terbaru ini langsung menarik perhatian karena muncul penilaian bahwa performanya tidak seagresif model sebelumnya. Berdasarkan laporan yang diwartakan CarsCoops pada Jumat (22/5/2026), VF8 generasi terbaru dinilai memiliki tingkat kecepatan yang kurang optimal dibandingkan varian pendahulunya. Meski hadir dengan […]

  • Kondisi Lapangan dan Alotnya Negosiasi, Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz Play Button

    Kondisi Lapangan dan Alotnya Negosiasi, Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina Pride dan Gamsunoro, dua kapal milik Pertamina masih tertahan di Selat Hormuz sejak perang berkecamuk. Untuk diketahui dua kapal Pertamina tersebut membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah. Namun, menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono berdasarkan info dari Kementerian ESDM jumlah tersebut masih relatif kecil dibandingkan kebutuhan energi nasional. “Tanpa bermaksud mengecilkan […]

expand_less