Cuaca Kota Jambi Hari Ini Capai 34 Derajat, Sementara Kabut Asap Masih Terlihat di Sejumlah Wilayah
- account_circle say say
- calendar_month 52 menit yang lalu
- print Cetak

Ilustrasi: Kondisi cuaca jambi dilihat dari jembatan gentala arasy, cuaca panas namun masih tertutup kabut tipis .
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Prakiraan cuaca Provinsi Jambi hari ini, Senin (14/9/2026), menunjukkan kondisi yang cukup beragam di sejumlah kabupaten dan kota. Sebagian wilayah diperkirakan berawan, sementara beberapa daerah lainnya mengalami udara kabur hingga kabut atau asap. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara di sejumlah wilayah Jambi diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius.
Di Kota Jambi, cuaca diprakirakan berawan dengan suhu 26–34 derajat Celsius dan kelembapan 45–69 persen. Kondisi serupa diperkirakan terjadi di Muaro Jambi dengan suhu 26–34 derajat Celsius. Kabupaten Sarolangun juga diprakirakan berawan dengan suhu 27–34 derajat Celsius. Sementara Batanghari diperkirakan berawan dengan suhu 26–33 derajat Celsius.
Berbeda dengan wilayah tersebut, kondisi udara kabur diprakirakan terjadi di Kabupaten Kerinci. Suhu di daerah ini berada pada kisaran 17–25 derajat Celsius dengan kelembapan 59–93 persen.
Kondisi udara kabur juga diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah lain. Merangin memiliki prakiraan berawan dengan suhu 23–32 derajat Celsius, sedangkan Tebo diperkirakan berawan dengan suhu 26–32 derajat Celsius.
Di wilayah pesisir, Tanjung Jabung Barat diprakirakan berawan dengan suhu 26–33 derajat Celsius. Kondisi serupa juga terjadi di Tanjung Jabung Timur dengan suhu 26–33 derajat Celsius. Sementara itu, Kota Sungai Penuh diprakirakan berawan dengan suhu 18–26 derajat Celsius. Kelembapan di wilayah tersebut cukup tinggi, yakni 55–93 persen.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memperhatikan perkembangan cuaca sepanjang hari. Kondisi udara kabur maupun kabut/asap berpotensi mengurangi jarak pandang, terutama di wilayah dataran tinggi.
Prakiraan ini mengacu pada data BMKG untuk periode Senin, 14 September 2026. Kondisi cuaca dapat berubah sehingga masyarakat tetap disarankan memantau pembaruan informasi cuaca dari BMKG.
- Penulis: say say
