Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Menkeu Purbaya Serahkan Sinkronisasi Data Dana Pemda ke BI, Selisih Capai Rp18,97 Triliun

Menkeu Purbaya Serahkan Sinkronisasi Data Dana Pemda ke BI, Selisih Capai Rp18,97 Triliun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Kementerian Keuangan tidak akan ikut campur dalam proses sinkronisasi data dana pemerintah daerah (pemda) yang tersimpan di perbankan. Ia menyebut, tanggung jawab penyelarasan data tersebut sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter yang memiliki akses langsung terhadap sistem perbankan nasional.

“Enggak, bukan urusan saya itu. Biar aja BI yang ngumpulin data, saya cuma pakai data bank sentral saja,” ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Purbaya menjelaskan bahwa perbedaan data dana simpanan pemda di perbankan menjadi domain BI karena data tersebut bersumber langsung dari laporan bank-bank pelapor. Ia juga menyoroti bahwa sejumlah daerah masih menempatkan dana mereka di rekening giro dengan bunga rendah, bukan dalam bentuk deposito, yang dinilai membuat pengelolaan keuangan daerah kurang efisien.

Menurut catatan BI, total simpanan dana pemerintah daerah di bank mencapai Rp233,97 triliun per 30 September 2025. Sementara itu, data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjukkan angka yang lebih kecil, yaitu sekitar Rp215 triliun per 17 Oktober 2025. Dengan demikian, terdapat selisih Rp18,97 triliun antara kedua sumber data tersebut.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa data posisi simpanan perbankan yang dimiliki BI diperoleh dari laporan bulanan seluruh kantor bank di Indonesia dan diverifikasi secara berkala. Data agregat itu kemudian dipublikasikan melalui laporan Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI) yang dapat diakses publik melalui situs resmi Bank Indonesia.

Perbedaan data antara Kemenkeu, BI, dan Kemendagri kini menjadi sorotan karena menyangkut transparansi serta efisiensi pengelolaan dana daerah. Pemerintah pusat mendorong agar sinkronisasi data dilakukan secara akurat guna meningkatkan akuntabilitas fiskal daerah dan memperkuat stabilitas keuangan nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Perkuat Ekonomi Desa di Jambi Lewat Program Desa BRILiaN

    BRI Perkuat Ekonomi Desa di Jambi Lewat Program Desa BRILiaN

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi desa melalui Program Desa BRILiaN. Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan dan inkubasi desa untuk memperkuat kapasitas pengelolaan, mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, serta mempercepat pengentasan kemiskinan. Pimpinan Cabang BRI Jambi, Mochamad Chandra Ariesta, mengatakan Desa BRILiaN merupakan inisiatif strategis untuk menciptakan […]

  • Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026: Antam, Pegadaian, hingga Hartadinata Kompak Turun

    Harga Emas 24 Karat Hari Ini 16 Mei 2026: Antam, Pegadaian, hingga Hartadinata Kompak Turun

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dunia tercatat turun ke kisaran USD 4.547 per ounce atau melemah sekitar 2,22 persen. Dalam sepekan, harga emas bahkan terkoreksi hingga hampir 4 persen. Pelemahan ini dipicu meningkatnya inflasi di Amerika Serikat yang memicu ekspektasi bahwa bank sentral Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi tersebut turut menekan […]

  • Lampu Sein Mobil Mati Segera Perbaiki, Bagaimana Mengetahuinya?

    Lampu Sein Mobil Mati Segera Perbaiki, Bagaimana Mengetahuinya?

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peran lampu sein pada mobil cukup penting, yakni untuk memberikan sinyal kepada pengendara lain ketika di jalan. Dengan demikian, komunikasi antar pengendara dapat tercipta, sehingga lalu lintas bisa lebih kondusif. Maka dari itu, ketika lampu sein mati, pengemudi wajib segera memperbaikinya demi keselamatan bersama. Selain membahayakan, lampu sein mati juga bisa kena tilang […]

  • Digaji Rp65 Ribu per Hari, Petugas Kebersihan Jambi Nilai Slogan Kota Bahagia Hanya Retorika

    Digaji Rp65 Ribu per Hari, Petugas Kebersihan Jambi Nilai Slogan Kota Bahagia Hanya Retorika

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aksi mogok kerja yang dilakukan petugas kebersihan Kota Jambi berdampak langsung pada kondisi lingkungan. Tumpukan sampah terlihat di sejumlah jalan protokol hingga lorong-lorong permukiman warga, menimbulkan aroma busuk yang menyengat dan dikeluhkan masyarakat. Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai bentuk tuntutan kesejahteraan. Para petugas kebersihan menilai upah yang mereka terima selama ini jauh dari […]

  • Indonesia Vs Arab Saudi, Berat Tapi Menantang

    Indonesia Vs Arab Saudi, Berat Tapi Menantang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi akan berlangsung dini hari nanti, pukul 00.15 WIB. Duel putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik dan menegangkan di babak kualifikasi Zona Asia. Secara performa terkini, Arab Saudi menunjukkan keunggulan dan dominasi dengan catatan kemenangan beruntun di babak […]

  • UMP Jambi 2026 Naik Jadi Rp3,47 Juta

    UMP Jambi 2026 Naik Jadi Rp3,47 Juta

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Gubernur Jambi Al Haris telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jambi 2026 sebesar Rp3.471.497. Berarti UMP Jambi naik Rp236.962 dari tahun sebelumnya yang sebesar 3.234.535. Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jambi Nomor 1153/KEPGUB.DISNAKERTRANS-3.3/2025 yang ditandatangani langsung oleh Al Haris pada 19 Desember 2025. Dalam keputusan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa UMP 2026 menjadi […]

expand_less