Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Menkeu Purbaya Serahkan Sinkronisasi Data Dana Pemda ke BI, Selisih Capai Rp18,97 Triliun

Menkeu Purbaya Serahkan Sinkronisasi Data Dana Pemda ke BI, Selisih Capai Rp18,97 Triliun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Kementerian Keuangan tidak akan ikut campur dalam proses sinkronisasi data dana pemerintah daerah (pemda) yang tersimpan di perbankan. Ia menyebut, tanggung jawab penyelarasan data tersebut sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter yang memiliki akses langsung terhadap sistem perbankan nasional.

“Enggak, bukan urusan saya itu. Biar aja BI yang ngumpulin data, saya cuma pakai data bank sentral saja,” ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Purbaya menjelaskan bahwa perbedaan data dana simpanan pemda di perbankan menjadi domain BI karena data tersebut bersumber langsung dari laporan bank-bank pelapor. Ia juga menyoroti bahwa sejumlah daerah masih menempatkan dana mereka di rekening giro dengan bunga rendah, bukan dalam bentuk deposito, yang dinilai membuat pengelolaan keuangan daerah kurang efisien.

Menurut catatan BI, total simpanan dana pemerintah daerah di bank mencapai Rp233,97 triliun per 30 September 2025. Sementara itu, data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjukkan angka yang lebih kecil, yaitu sekitar Rp215 triliun per 17 Oktober 2025. Dengan demikian, terdapat selisih Rp18,97 triliun antara kedua sumber data tersebut.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa data posisi simpanan perbankan yang dimiliki BI diperoleh dari laporan bulanan seluruh kantor bank di Indonesia dan diverifikasi secara berkala. Data agregat itu kemudian dipublikasikan melalui laporan Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI) yang dapat diakses publik melalui situs resmi Bank Indonesia.

Perbedaan data antara Kemenkeu, BI, dan Kemendagri kini menjadi sorotan karena menyangkut transparansi serta efisiensi pengelolaan dana daerah. Pemerintah pusat mendorong agar sinkronisasi data dilakukan secara akurat guna meningkatkan akuntabilitas fiskal daerah dan memperkuat stabilitas keuangan nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuk! Kenali Penyakit Umum Mobil Tua dan Cara Mencegahnya

    Yuk! Kenali Penyakit Umum Mobil Tua dan Cara Mencegahnya

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mobil dengan usia di atas 10 tahun bisa dikatakan sebagai mobil tua. Pada kondisi tersebut, umumnya garansi dari pabrikan sudah usai sehingga dikhawatirkan muncul berbagai penyakit umum karena usia pemakaian. Istilah “penyakit mobil tua” mengacu pada berbagai kerusakan atau penurunan performa yang umum terjadi karena usia kendaraan. Meski bisa tetap handal jika dirawat […]

  • Harga Perak Antam Turun Lagi, Cek Lengkapnya Disini

    Harga Perak Antam Turun Lagi, Cek Lengkapnya Disini

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Senin (11/5/2026). Hal itu diketahui dari daftar harga perak yang tertera dari laman logam mulia yang sebagai acuan Jambisnis.com. Dari semula Rp51.700 per gram, kini harga perak Antam menjadi Rp51.450 per gram, merosot Rp250. Kondisi ini bisa dimanfaatkan warga Jambi untuk membeli logam mulia […]

  • Regulasi Ketat Bikin Orang Kaya China Hengkang dari Singapura

    Regulasi Ketat Bikin Orang Kaya China Hengkang dari Singapura

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gelombang orang kaya asal China dilaporkan mulai meninggalkan Singapura. Negara yang sebelumnya menjadi tujuan favorit para taipan dan keluarga superkaya dari daratan China kini tidak lagi dianggap sebagai “surga aman” setelah pemerintah memperketat regulasi keuangan dan pengawasan kekayaan. Mengutip CNBC, Minggu (16/11/2025), tren ini membalikkan arus besar sejak 2019 ketika banyak konglomerat China […]

  • Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Bening Luxury di Pluit, Diduga Terkait Pajak dan Bea Masuk

    Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Bening Luxury di Pluit, Diduga Terkait Pajak dan Bea Masuk

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menyegel toko perhiasan mewah Bening Luxury yang berlokasi di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (20/2/2026). Penyegelan dilakukan bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Jakarta Utara. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka pemeriksaan administrasi terkait dugaan belum terpenuhinya kewajiban bea masuk dan perpajakan atas barang impor. Kepala Seksi Intelijen […]

  • RI Bakal Surplus BBM Solar Tahun Ini

    RI Bakal Surplus BBM Solar Tahun Ini

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia semakin dekat menuju swasembada energi, khususnya BBM Solar, setelah beroperasinya Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 12 Januari 2026. Proyek RDMP Balikpapan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak mentah dari 260 ribu menjadi 360 ribu barrel per hari (bph). Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyebut kebutuhan BBM Solar […]

  • OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Untuk Bank Syariah

    OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Untuk Bank Syariah

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan OJK (POJK) terbaru. POJK terbaru ini untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri perbankan syariah nasional, yaitu POJK Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/NSFR) bagi Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit […]

expand_less