Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » OJK Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Likuiditas dan Jaga Kepercayaan Investor

OJK Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Likuiditas dan Jaga Kepercayaan Investor

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmennya untuk mempercepat reformasi pasar modal Indonesia secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan guna memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun global.

Komitmen tersebut disampaikan melalui delapan rencana aksi percepatan reformasi pasar modal yang dirancang sejalan dengan praktik terbaik internasional dan ekspektasi global index provider.

“OJK bersama dengan Self Regulatory Organization, bersama dengan Bursa Efek Indonesia, Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia, menyampaikan komitmen untuk melakukan bold and ambitious reforms di pasar modal Indonesia sesuai dengan best practices dan memenuhi ekspektasi Global Index Provider,” kata Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam Dialog Pasar Modal di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Friderica menjelaskan, delapan rencana aksi tersebut diharapkan mampu menjadikan pasar modal Indonesia semakin kredibel dan investable, sekaligus memberikan dukungan optimal bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Delapan rencana aksi ini dikelompokkan ke dalam empat klaster utama. Klaster pertama adalah kebijakan free float, klaster kedua transparansi, klaster ketiga tata kelola dan enforcement, serta klaster keempat sinergitas.

Pada klaster pertama, OJK akan menaikkan batas minimum free float emiten menjadi 15%, dari ketentuan saat ini sebesar 7,5%, yang dilakukan secara bertahap. Untuk perusahaan yang melakukan IPO baru, ketentuan free float 15% dapat langsung diberlakukan, sementara emiten eksisting akan diberikan masa transisi.

Kebijakan ini ditujukan agar pasar modal Indonesia selaras dengan standar global. Sejumlah aksi korporasi seperti right issue, HMETD, non-HMETD, hingga program ESOP dan EMSOP dapat dimanfaatkan emiten untuk meningkatkan free float.

Selain itu, OJK bersama pemerintah dan SRO juga akan memperkuat peran investor institusi domestik serta memperluas basis investor, baik domestik maupun asing. Pemerintah telah menyatakan dukungannya melalui penyesuaian berbagai limit investasi, termasuk pada sektor asuransi dan dana pensiun, sesuai prinsip manajemen risiko dan tata kelola yang baik.

Pada klaster transparansi, OJK menekankan penguatan keterbukaan ultimate beneficial owner (UBO) serta afiliasi pemegang saham. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan kredibilitas dan daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor global.

Sementara itu, penguatan tata kelola dan enforcement mencakup rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia, penegakan hukum terhadap pelanggaran pasar modal, serta peningkatan kompetensi pengurus emiten melalui pendidikan berkelanjutan dan sertifikasi.

Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi fondasi utama pertumbuhan pasar modal.

“OJK tentu akan terus hadir, akan bekerja bersama Bapak-Ibu sekalian dan terus bertindak secara nyata untuk menjaga kepercayaan publik dan tentu juga melindungi para investor di pasar modal kita,” ujarnya.

Senada, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, menegaskan kesiapan BEI untuk meningkatkan transparansi sesuai dengan permintaan MSCI demi memperkuat kepercayaan investor asing.

Chief Executive Officer Danantara, Rosan Roeslani, turut menekankan pentingnya kualitas, transparansi, dan akuntabilitas bursa efek sebagai pilar utama pasar modal Indonesia.

  • Penulis: Fitri Amalia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karet Jambi Bangkit! Ekspor ke Tiongkok Tembus US,57 Juta

    Karet Jambi Bangkit! Ekspor ke Tiongkok Tembus US$5,57 Juta

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah ekspor Provinsi Jambi yang justru mengalami penurunan pada Juni 2026, karet menjadi salah satu komoditas yang mampu mencuri perhatian. Nilai ekspor karet dan barang dari karet Jambi melonjak 27,64 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong meningkatnya permintaan dari sejumlah pasar utama, terutama Tiongkok, Jepang, dan Amerika Serikat. Badan Pusat Statistik […]

  • 6,67 Persen Penduduk Jambi Masih Miskin, Ini Peta Kemiskinan Tiap Daerah

    6,67 Persen Penduduk Jambi Masih Miskin, Ini Peta Kemiskinan Tiap Daerah

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persentase penduduk miskin di Provinsi Jambi kembali menurun pada Maret 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan Jambi sebesar 6,67 persen, turun 0,52 poin persentase dibandingkan Maret 2025 dan 0,22 poin dibandingkan September 2025. Jumlah penduduk miskin juga turun menjadi 253,73 ribu orang, berkurang 17,2 ribu orang dalam setahun. Namun, perbaikan tersebut […]

  • Ekspor Jambi Juli 2026 Turun 4,67 Persen, Perdagangan Global Masih Jadi Perhatian

    Ekspor Jambi Juli 2026 Turun 4,67 Persen, Perdagangan Global Masih Jadi Perhatian

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Jambi kembali mengalami perubahan pada Juli 2026. Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor asal Jambi mencapai US$181,87 juta, turun 4,67 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai US$190,78 juta. Pada periode yang sama, nilai impor Jambi juga mengalami penurunan cukup tajam. Nilai impor Juli 2026 tercatat US$4,65 juta, turun […]

  • Ketatnya Regulasi Australia Buat Ragu Pembisnis Indonesia Untuk Investasi

    Ketatnya Regulasi Australia Buat Ragu Pembisnis Indonesia Untuk Investasi

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hubungan perdagangan Indonesia–Australia dinilai masih belum optimal meski memiliki potensi ekonomi yang besar. Anggota Dewan Institut Australia–Indonesia, Rob Law, menyebut bahwa hambatan utama terletak pada regulasi yang ketat serta biaya operasional tinggi di Australia. Dalam media briefing di The Grace Hotel, Sydney, Senin (18/11/2025), Law menegaskan bahwa sistem hukum Australia sangat detail dan […]

  • Chaos Demo Gen Z Madagaskar, Jenderal Jadi Perdana Menteri

    Chaos Demo Gen Z Madagaskar, Jenderal Jadi Perdana Menteri

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Madagaskar Andry Rajoelina menunjuk Jenderal Ruphin Fortunat Zafisambo sebagai Perdana Menteri baru. Hanya sepekan setelah ia membubarkan pemerintahan sebelumnya. Keputusan pada Senin (6/10/2025) tersebut menandai langkah terbaru Rajoelina dalam upayanya meredam ketegangan yang telah berlangsung selama tiga minggu terakhir. Menyusul demonstrasi nasional yang menuntut perbaikan layanan publik, terutama listrik dan air bersih, […]

  • Rupiah Dibuka Hari Ini Menguat ke Rp16.722 per dolar AS

    Rupiah Dibuka Hari Ini Menguat ke Rp16.722 per dolar AS

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), membuka perdagangan hari ini. Dikutip Antara, Senin (5/1/2026), rupiah menanjak 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.722 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.725 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terlihat naik 0,17% ke level 98,59. Mata uang Negeri Paman Sam tersebut […]

expand_less