OJK Targetkan Penghimpunan Dana Pasar Modal Rp250 T 2026
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Jum, 6 Feb 2026
- comment 0 komentar

Pengunjung mengamati instalasi perbandingan pertumbuhan investasi di Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (31/10/2024). Kapitalisasi pasar modal Indonesia mencatat rekor tertinggi Rp13.475 triliun.
JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal Indonesia mencapai Rp250 triliun pada tahun 2026. Target tersebut disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari, dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan yang digelar di Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).
Friderica menekankan, pencapaian target penghimpunan dana di pasar modal memerlukan perbaikan integritas dan iklim pasar. Untuk itu, OJK akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Reformasi Integritas Pasar Modal yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia.
“Berkomitmen melakukan reformasi integritas pasar modal Indonesia. Kami sudah berdiskusi dengan Menteri Koordinator Perekonomian Pak Airlangga Hartarto dan segera membentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal,” ujar Friderica. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan pertumbuhan pasar modal berjalan sehat dan berkelanjutan.
OJK juga memproyeksikan pertumbuhan sektor jasa keuangan lainnya pada 2026. Kredit perbankan ditargetkan tumbuh 10–12 persen (year on year/YoY), seiring dengan pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 7–9 persen. Aset program asuransi diproyeksikan naik 5–7 persen, aset dana pensiun tumbuh 10–12 persen, dan aset program penjaminan meningkat 14–16 persen.
Sementara itu, piutang perusahaan pembiayaan diperkirakan bertambah 6–8 persen. Nilai transaksi melalui sistem innovative credit scoring diproyeksikan mencapai 200 juta permintaan, sedangkan nilai transaksi melalui agregator diproyeksikan tumbuh hingga Rp27 triliun.
Target OJK ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi pasar modal Indonesia di tengah dinamika global. Kapitalisasi pasar modal Indonesia tercatat mencapai rekor tertinggi Rp13.475 triliun per 19 September 2024. Target jangka menengah hingga 2027 diproyeksikan mencapai Rp15.000 triliun, atau setara 70 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Friderica menegaskan, pembentukan Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal merupakan upaya strategis untuk memperkuat kepercayaan investor domestik maupun asing. Dengan iklim pasar yang lebih sehat, diharapkan penghimpunan dana dapat mencapai target Rp250 triliun sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain pasar modal, OJK juga fokus pada pengembangan kredit perbankan, asuransi, dana pensiun, dan perusahaan pembiayaan, sebagai bagian dari outlook sektor jasa keuangan 2026. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara menyeluruh.
Keterangan Foto:
Pengunjung mengamati instalasi perbandingan pertumbuhan investasi di Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (31/10/2024). Kapitalisasi pasar modal Indonesia mencatat rekor tertinggi Rp13.475 triliun. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar