Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

Kemenkeu Tegur Pemda, Dana APBD Mengendap Rp218 Triliun hingga Akhir 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegur pemerintah daerah (Pemda) karena realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih tergolong rendah hingga menjelang akhir tahun 2025. Akibatnya, dana daerah yang mengendap di perbankan masih mencapai Rp 218,2 triliun per akhir November 2025.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, rendahnya penyerapan belanja daerah berpotensi menghambat manfaat anggaran bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Berdasarkan data Kemenkeu, realisasi transfer ke daerah (TKD) hingga akhir November 2025 telah mencapai Rp 795,6 triliun atau setara 91,5 persen dari total pagu anggaran TKD tahun 2025. Namun, realisasi belanja pemerintah daerah baru mencapai Rp 922,5 triliun atau sekitar 65,3 persen dari pagu APBD.

“Belanja Pemda seharusnya bisa lebih tinggi lagi. Realisasi belanja Rp 922,5 triliun itu baru 65,3 persen dari pagu. Kami berharap belanja daerah bisa dipercepat di bulan Desember agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Suahasil.

Ia menjelaskan, meski pemerintah daerah telah menunjukkan upaya percepatan belanja, langkah tersebut masih perlu terus didorong. Pada November 2025, belanja Pemda tercatat sebesar Rp 114 triliun, lebih tinggi dibandingkan penyaluran TKD pada bulan yang sama yang mencapai Rp 82 triliun.

“Selama November saja, Pemda telah belanja Rp 114 triliun. Ini memang lebih besar dibandingkan transfer ke daerah pada bulan yang sama,” kata Suahasil.

Kemenkeu menilai percepatan belanja daerah menjadi kunci agar anggaran yang telah dialokasikan tidak mengendap terlalu lama di perbankan dan dapat segera menggerakkan perekonomian daerah, terutama menjelang tutup tahun anggaran.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Dibuka Hari Ini Menguat ke Rp16.722 per dolar AS

    Rupiah Dibuka Hari Ini Menguat ke Rp16.722 per dolar AS

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), membuka perdagangan hari ini. Dikutip Antara, Senin (5/1/2026), rupiah menanjak 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.722 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.725 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terlihat naik 0,17% ke level 98,59. Mata uang Negeri Paman Sam tersebut […]

  • Emas Antam Kembali Rekor, Dibanderol Rp2.487.000 per Gram

    Emas Antam Kembali Rekor, Dibanderol Rp2.487.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emas Antam kembali catat rekor. Ini setelah emas Antam melonjak harga jualnya pada Kamis (18/12/2025) ini. Harga emas Antam sekarang dibanderol Rp2.487.000 per gram. Mengutip resmi laman Logam Mulia, harga emas Antam naik sebesar Rp 17.000 sehingga menjadi Rp2.487.000 per gram, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Adanya kenaikan drastis ini […]

  • Kampanye Natal “Wrapped in Love” The Body Shop Beri Dukungan bagi Perempuan Papua

    Kampanye Natal “Wrapped in Love” The Body Shop Beri Dukungan bagi Perempuan Papua

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – The Body Shop Indonesia meluncurkan kampanye Natal “Wrapped in Love” yang menggabungkan rilis produk edisi khusus dengan inisiatif sosial untuk pemberdayaan perempuan di Papua. Lewat program ini, sebanyak 5 persen dari total penjualan Christmas Gift akan disalurkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan di Namatota, Papua Barat Daya. Head of Marketing & E-Commerce The […]

  • Kementerian ATR Pastikan Alih Fungsi Lahan Sesuai Rencana Tata Ruang

    Kementerian ATR Pastikan Alih Fungsi Lahan Sesuai Rencana Tata Ruang

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan seluruh perubahan penggunaan lahan di Indonesia harus sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang berlaku. Direktur Pengendalian Hak Tanah, Alih Fungsi Lahan, Kepulauan dan Wilayah Tertentu Andi Renald menjelaskan bahwa alih fungsi lahan merupakan konsekuensi logis dari pertumbuhan wilayah dan urbanisasi, namun tetap […]

  • Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

    Danantara Dipastikan Gabung Proyek Smelter Mempawah Fase 2, Nilai Investasi Capai Rp 13,3 Triliun

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memastikan bahwa Danantara Indonesia akan ikut terlibat dalam proyek pengembangan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah Fase 2. Proyek strategis nasional yang menjadi tulang punggung hilirisasi aluminium itu membutuhkan investasi besar, yakni antara USD 700–800 juta atau setara Rp 11,6–13,3 triliun (kurs Rp 16.700 per dolar AS). Direktur […]

  • Umrah Mandiri Bisa Hilangkan 4,2 Juta Lapangan Kerja, Ini Penjelasan Amphuri dan MUI

    Umrah Mandiri Bisa Hilangkan 4,2 Juta Lapangan Kerja, Ini Penjelasan Amphuri dan MUI

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan pemerintah yang melegalkan umrah mandiri menuai beragam reaksi. Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) menilai aturan baru tersebut berpotensi mengancam keberlangsungan sekitar 4,2 juta lapangan kerja di Indonesia yang selama ini bergantung pada industri perjalanan ibadah. Sekretaris Jenderal Amphuri, Zaky Zakariya, menjelaskan bahwa legalisasi umrah mandiri memungkinkan platform global […]

expand_less