Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bapanas Ungkap Penjualan Beras SPHP Turun Gara-Gara Program Gerakan Pangan Murah TNI/Polri

Bapanas Ungkap Penjualan Beras SPHP Turun Gara-Gara Program Gerakan Pangan Murah TNI/Polri

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap bahwa minat masyarakat untuk membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mengalami penurunan. Penurunan ini disebabkan oleh program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh TNI dan Polri dengan harga jual lebih rendah.

Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Bapanas, Nita Yulianis, menjelaskan bahwa para mitra penyalur seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Rumah Pangan Kita (RPK) melaporkan adanya penurunan minat warga membeli beras SPHP karena harga GPM yang lebih murah.

“Mitra penyaluran kios pangan, KDKMP, dan RPK melaporkan menurunnya minat warga dalam membeli beras SPHP akibat GPM yang dilakukan oleh TNI/Polri,” ujar Nita dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah 2025 di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (6/10/2025).

Menurut Nita, beras SPHP dalam program GPM TNI/Polri dijual dengan harga setara harga af gudang, sehingga menyulitkan mitra lain menjualnya dengan margin di atas harga tersebut.

“Dalam hal ini, beras SPHP yang terdapat pada GPM TNI/Polri dijual dengan harga setara af gudang, sehingga menyulitkan mitra lainnya dalam menjual beras SPHP di atas harga itu,” jelasnya.

Untuk menghindari kesalahpahaman antarpenyalur, Bapanas mengimbau agar dilakukan koordinasi antarmitra mengenai harga dan mekanisme distribusi beras SPHP.

Program Gerakan Pangan Murah (GPM) sendiri telah terealisasi sebanyak 9.582 kali di 358 kabupaten/kota di 37 provinsi sejak 1 Januari hingga 3 Oktober 2025. Jumlah ini sedikit meningkat dibandingkan realisasi 2024 yang mencapai 9.547 kali di 480 kabupaten/kota di 38 provinsi.

“Badan Pangan Nasional bersama seluruh stakeholder terus berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan nasional melalui program GPM,” pungkas Nita.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabe Merah di Pasar Angso Duo Tembus Rp 100.000 per Kilogram

    Harga Cabe Merah di Pasar Angso Duo Tembus Rp 100.000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo Jambi per 28 November 2025 tercatat stabil di sebagian besar komoditas. Namun sejumlah komoditas hortikultura, terutama kelompok cabai, mengalami kenaikan cukup signifikan. Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga beras, gula, minyak goreng, tepung, hingga daging tercatat stabil. Meski begitu, beberapa komoditas […]

  • Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp 9,3 Triliun, Setara Rp 100 per Saham

    Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp 9,3 Triliun, Setara Rp 100 per Saham

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan membagikan dividen interim kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp 9,3 triliun atau setara Rp 100 per saham. Keputusan tersebut disampaikan dalam laporan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat (19/12/2025). Laporan itu ditandatangani oleh Corporate Secretary Bank Mandiri, […]

  • Menko Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Pupuk Kujang, Harga Pupuk Subsidi Turun hingga 20 Persen

    Menko Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Pupuk Kujang, Harga Pupuk Subsidi Turun hingga 20 Persen

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung pabrik milik PT Pupuk Kujang Cikampek, Kamis (6/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli memastikan proses produksi dan operasional pabrik bisa lebih efisien sehingga harga pupuk subsidi dapat turun hingga 20 persen. “Saya hari ini berada di Pupuk Kujang yang dibangun tahun 1975, jadi sudah berusia 50 […]

  • Bolehkah Penderita Asam Lambung Makan Nanas? Ini Penjelasan Medisnya

    Bolehkah Penderita Asam Lambung Makan Nanas? Ini Penjelasan Medisnya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nanas kerap dianggap sebagai buah yang harus dihindari oleh penderita asam lambung karena rasanya yang asam. Namun, secara medis, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Penderita GERD tetap diperbolehkan mengonsumsi nanas, selama dalam jumlah terbatas dan tidak dikonsumsi saat perut kosong. Nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu proses pencernaan. […]

  • Prabowo Klaim Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun ke Level Terendah

    Prabowo Klaim Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun ke Level Terendah

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengklaim bahwa angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia mencapai level terendah dalam sejarah Republik Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna memperingati satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Dalam pidatonya, Presiden ke-8 RI itu menyebut bahwa angka kemiskinan nasional kini berada di […]

  • OJK, PPATK, dan BSSN Sepakati Sinergi Penguatan Integritas dan Keamanan Sektor Jasa Keuangan

    OJK, PPATK, dan BSSN Sepakati Sinergi Penguatan Integritas dan Keamanan Sektor Jasa Keuangan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) terpisah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga integritas serta keamanan sektor jasa keuangan. PKS antara OJK dan PPATK meliputi penguatan koordinasi pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak Pidana […]

expand_less