Selasa, 21 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Wamenhut Ajak Semua Pihak Dukung Perhutanan Sosial untuk Hutan Lestari dan Kesejahteraan Masyarakat

Wamenhut Ajak Semua Pihak Dukung Perhutanan Sosial untuk Hutan Lestari dan Kesejahteraan Masyarakat

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan perhutanan sosial sebagai strategi nasional menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Rohmat, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengembangkan perhutanan sosial. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, lembaga swadaya masyarakat, mitra pembangunan, hingga penggerak komunitas menjadi kunci keberhasilan program di lapangan.

“Pengembangan perhutanan sosial membutuhkan kolaborasi semua pihak. Kementerian Kehutanan tidak bisa berjalan sendiri,” ujar Rohmat saat menutup kegiatan Lesson Learned Workshop bertajuk Bergerak dari Tapak: Menyemai Perhutanan Sosial yang Inklusif untuk Hutan Lestari dan Masyarakat Sejahtera di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini Kementerian Kehutanan telah menerbitkan persetujuan perhutanan sosial seluas 8,3 juta hektare yang dikelola oleh sekitar 1,4 juta kepala keluarga di berbagai daerah. Skema pengelolaan meliputi hutan desa, hutan kemasyarakatan, hingga hutan adat.

Namun, keterbatasan jumlah pendamping menjadi tantangan tersendiri. Saat ini, hanya terdapat 14 unit pelaksana teknis Balai Perhutanan Sosial di seluruh Indonesia.

“Kapasitas pendampingan masih terbatas. Karena itu, peran pemerintah daerah, NGO, dan mitra pembangunan sangat dibutuhkan,” kata Rohmat.

Rohmat menegaskan, perhutanan sosial bukan sekadar membuka akses lahan bagi masyarakat, melainkan juga strategi menghadapi krisis iklim, mengurangi risiko bencana, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih adil.

Ia menambahkan, keberlanjutan program hanya dapat tercapai jika kelompok perhutanan sosial mampu masuk ke rantai nilai yang adil, sehingga hasil produksi tidak berhenti di tingkat hulu.

Lebih lanjut, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial telah memadankan data penerima persetujuan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hasilnya menunjukkan sekitar 60–70 persen penerima berada pada kelompok desil 1 dan 2 atau masyarakat berpendapatan rendah.

“Kondisi ini menunjukkan perhutanan sosial berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan,” ujar Rohmat.

Ia berharap kerja sama lintas sektor yang telah terbangun dapat terus diperkuat agar manfaat perhutanan sosial semakin luas dan berkelanjutan, termasuk bagi masyarakat adat yang selama ini menjaga kearifan lokal dalam pelestarian hutan.

“Kolaborasi harus terus berjalan agar perhutanan sosial benar-benar menjadi instrumen pembangunan ekonomi hijau dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

    OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi dan Keuangan Berkelanjutan di ASEAN

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asian Development Bank (ADB) terus mendorong penguatan pasar obligasi berdenominasi mata uang lokal serta pengembangan keuangan berkelanjutan di kawasan ASEAN+3. Upaya tersebut mengemuka dalam pembukaan rangkaian kegiatan 45th ASEAN+3 Bond Market Forum (ABMF) Meeting and Other Events yang digelar di Yogyakarta, Senin (2/2/2026). Forum ini diselenggarakan OJK bekerja […]

  • Intel Gandeng Tesla, Teknologi Chip 14A Dapat Klien Perdana dan Tantang Dominasi TSMC

    Intel Gandeng Tesla, Teknologi Chip 14A Dapat Klien Perdana dan Tantang Dominasi TSMC

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Intel resmi mengamankan Tesla sebagai pelanggan besar pertama untuk teknologi manufaktur chip generasi terbarunya, 14A. Kerja sama ini menjadi langkah strategis Intel dalam memperkuat bisnis foundry dan mengejar ketertinggalan dari kompetitor utama seperti TSMC. Mengutip laporan Reuters, Kamis (23/4/2026), CEO Tesla Elon Musk mengungkapkan bahwa perusahaannya akan memanfaatkan teknologi 14A milik Intel dalam […]

  • PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau, Dorong Energi Terbarukan dan Efisiensi Sawit

    PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau, Dorong Energi Terbarukan dan Efisiensi Sawit

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua pabrik milik PTPN IV PalmCo meraih peringkat Hijau dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2024–2025 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup. Peringkat ini menunjukkan perusahaan telah melampaui standar kepatuhan pengelolaan lingkungan. Unit yang mendapat penghargaan adalah Pabrik Kelapa Sawit Sei Mangkei dan Bah Jambi. Pengumuman dilakukan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah. […]

  • Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Terima Suap Sawit Rp800 Juta

    Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Terima Suap Sawit Rp800 Juta

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Mulyono, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, terkait dugaan suap restitusi pajak dari perusahaan perkebunan sawit. Uang suap tersebut diduga digunakan untuk biaya down payment (DP) rumah. OTT dilakukan pada Rabu (4/2/2026), dan KPK menetapkan Mulyono bersama dua tersangka lain, yaitu Dian Jaya Demega, anggota tim pemeriksa […]

  • Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

    Komisi IV DPR Minta Bulog Jangan Simpan Beras Lebih dari 6 Bulan, Jaga Kualitas untuk Konsumen

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi IV DPR RI meminta Perum Bulog memastikan stok beras di gudang tidak disimpan lebih dari enam bulan agar kualitas beras tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen. “Jangan menyimpan beras terlalu lama, apalagi lebih dari satu tahun. Paling lama enam bulan sudah harus berputar lagi,” kata Ketua Komisi IV DPR RI Titiek […]

  • Wamentan Sudaryono Ajak Petani Jambi Tingkatkan Produksi Pangan

    Wamentan Sudaryono Ajak Petani Jambi Tingkatkan Produksi Pangan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengajak petani di Provinsi Jambi meningkatkan produksi pangan guna mendukung target swasembada nasional. Ajakan tersebut disampaikan saat pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi di Bukit Cinto Kenang, Kompleks Kantor Bupati Muaro Jambi, Selasa (21/4/2026). “Kita ingin petani semakin semangat menanam, karena kunci swasembada […]

expand_less