Minggu, 31 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Wamenhut Ajak Semua Pihak Dukung Perhutanan Sosial untuk Hutan Lestari dan Kesejahteraan Masyarakat

Wamenhut Ajak Semua Pihak Dukung Perhutanan Sosial untuk Hutan Lestari dan Kesejahteraan Masyarakat

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan perhutanan sosial sebagai strategi nasional menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Rohmat, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengembangkan perhutanan sosial. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, lembaga swadaya masyarakat, mitra pembangunan, hingga penggerak komunitas menjadi kunci keberhasilan program di lapangan.

“Pengembangan perhutanan sosial membutuhkan kolaborasi semua pihak. Kementerian Kehutanan tidak bisa berjalan sendiri,” ujar Rohmat saat menutup kegiatan Lesson Learned Workshop bertajuk Bergerak dari Tapak: Menyemai Perhutanan Sosial yang Inklusif untuk Hutan Lestari dan Masyarakat Sejahtera di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini Kementerian Kehutanan telah menerbitkan persetujuan perhutanan sosial seluas 8,3 juta hektare yang dikelola oleh sekitar 1,4 juta kepala keluarga di berbagai daerah. Skema pengelolaan meliputi hutan desa, hutan kemasyarakatan, hingga hutan adat.

Namun, keterbatasan jumlah pendamping menjadi tantangan tersendiri. Saat ini, hanya terdapat 14 unit pelaksana teknis Balai Perhutanan Sosial di seluruh Indonesia.

“Kapasitas pendampingan masih terbatas. Karena itu, peran pemerintah daerah, NGO, dan mitra pembangunan sangat dibutuhkan,” kata Rohmat.

Rohmat menegaskan, perhutanan sosial bukan sekadar membuka akses lahan bagi masyarakat, melainkan juga strategi menghadapi krisis iklim, mengurangi risiko bencana, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih adil.

Ia menambahkan, keberlanjutan program hanya dapat tercapai jika kelompok perhutanan sosial mampu masuk ke rantai nilai yang adil, sehingga hasil produksi tidak berhenti di tingkat hulu.

Lebih lanjut, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial telah memadankan data penerima persetujuan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hasilnya menunjukkan sekitar 60–70 persen penerima berada pada kelompok desil 1 dan 2 atau masyarakat berpendapatan rendah.

“Kondisi ini menunjukkan perhutanan sosial berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan,” ujar Rohmat.

Ia berharap kerja sama lintas sektor yang telah terbangun dapat terus diperkuat agar manfaat perhutanan sosial semakin luas dan berkelanjutan, termasuk bagi masyarakat adat yang selama ini menjaga kearifan lokal dalam pelestarian hutan.

“Kolaborasi harus terus berjalan agar perhutanan sosial benar-benar menjadi instrumen pembangunan ekonomi hijau dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • China Tegaskan Dialog Jadi Solusi Krisis Ukraina, Tolak Sanksi AS dan Uni Eropa

    China Tegaskan Dialog Jadi Solusi Krisis Ukraina, Tolak Sanksi AS dan Uni Eropa

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China menegaskan kembali bahwa dialog dan negosiasi adalah satu-satunya jalan keluar yang layak untuk menyelesaikan krisis Ukraina, di tengah meningkatnya tekanan dan sanksi internasional terhadap Rusia. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menekankan bahwa pendekatan berbasis paksaan tidak akan memberikan solusi berkelanjutan terhadap konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga […]

  • Sempat Naik Tipis, IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah

    Sempat Naik Tipis, IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka naik tipis 8,13 poin (0,1%) ke posisi 8.259,07 pada sesi pertama, Jumat (10/10/2025). Namun, setelah itu IHSG hari ini berbalik arah, sehingga bergerak bervariasi di rentang 8.212–8.259. Berdasarkan data RTI, tercatat sebanyak 998,97 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 821,66 […]

  • Kopdes Merah Putih Incar Bisnis Sawit, CELIOS Peringatkan Risiko Kerugian Besar

    Kopdes Merah Putih Incar Bisnis Sawit, CELIOS Peringatkan Risiko Kerugian Besar

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) untuk merambah bisnis perkebunan kelapa sawit menimbulkan kekhawatiran dari kalangan ekonom. Langkah ekspansi ke industri sawit dinilai berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan kerugian besar jika dilakukan tanpa kesiapan yang matang. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, menilai bahwa setiap […]

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit Naik, Cabe Merah Turun

    Harga Sembako Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit Naik, Cabe Merah Turun

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi pada Rabu (29/10/2025) terpantau relatif stabil, meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga. Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Jambi, perubahan harga terjadi pada beberapa komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang, sedangkan bahan pokok utama seperti beras, […]

  • Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (29/10/2025). Rupiah melemah sebesar 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.613 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.608 per dolar AS. Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,08%. Selanjutnya […]

  • Patrick Waluyo

    Saham GoTo Melesat Usai Patrick Walujo Mundur dari CEO

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tak lama setelah pengunduran diri Patrick Walujo dari jabatan CEO GoTo diumumkan saham emiten tersebut naik. Pengumuman perubahan petinggi GOTO itu disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Dikutip dari RTI Infokom, harga saham GOTO naik 3 poin atau 4,69 persen per 10.17 WIB. GOTO dijual Rp67 per lembar saham. Adapun volume […]

expand_less