Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Mengenal 9 Haji, Pengusaha Daerah yang Menggeser Dominasi Konglomerat Indonesia

Mengenal 9 Haji, Pengusaha Daerah yang Menggeser Dominasi Konglomerat Indonesia

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Munculnya kelompok pengusaha yang dijuluki “9 Haji” menandai perubahan penting dalam peta ekonomi Indonesia. Mereka bukan hanya dikenal sebagai pengusaha sukses, tetapi juga memiliki pengaruh besar di daerah masing-masing, terutama di sektor berbasis sumber daya alam dan industri strategis.

Istilah “9 Haji” merujuk pada sejumlah pengusaha Muslim dari berbagai wilayah Indonesia yang berhasil membangun bisnis besar dari daerah. Berbeda dengan konglomerat lama yang terpusat di Jakarta, kekuatan mereka justru tumbuh dari daerah dan berkembang secara nasional.

Berikut profil singkat dan jaringan bisnis dari para tokoh yang sering dikaitkan dalam kelompok ini:

1. Haji Isam (Andi Syamsuddin Arsyad)
Berawal dari sopir truk di Kalimantan Selatan, Haji Isam kini dikenal sebagai pemilik Jhonlin Group. Perusahaannya bergerak di berbagai sektor, mulai dari tambang batu bara, perkebunan kelapa sawit, jasa pelabuhan, hingga logistik. Jhonlin juga merambah sektor energi dan manufaktur.

2. Haji Kalla (Jusuf Kalla dan keluarga Kalla)
Melalui Kalla Group, keluarga Kalla mengembangkan bisnis di Indonesia Timur. Perusahaan ini bergerak di sektor otomotif (dealer resmi), konstruksi, energi, logistik, hingga properti. Kalla Group menjadi salah satu pilar ekonomi di kawasan Sulawesi.

3. Haji Aksa (Aksa Mahmud)
Pendiri Bosowa Group ini dikenal sebagai tokoh penting dalam industri semen dan infrastruktur. Bosowa bergerak di sektor semen, energi, properti, perbankan, serta proyek jalan tol, terutama di kawasan Indonesia Timur.

4. Haji Rasyid
Pengusaha perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah ini memiliki lahan yang sangat luas dan menjadi salah satu pemain utama di sektor agribisnis. Usahanya mencakup pengelolaan perkebunan dan pengolahan hasil sawit, meski kerap menjadi sorotan terkait isu lingkungan.

5. Haji Leman (Abdul Rasyid / Hasnur Group)
Pendiri Hasnur Group yang berbasis di Kalimantan Selatan. Perusahaan ini bergerak di sektor pertambangan batu bara, kehutanan, logistik, hingga olahraga, termasuk kepemilikan klub sepak bola.

6. Haji Ijai
Pengusaha batu bara dari Tapin, Kalimantan Selatan, yang dikenal memiliki kapasitas produksi besar. Bisnisnya berfokus pada pertambangan dan distribusi batu bara dengan skala industri.

7. Haji Anif (Anif Group / ALAM Group)
Pengusaha asal Sumatra Utara ini mengembangkan bisnis di sektor perkebunan sawit, properti, dan industri pendukung lainnya. ALAM Group menjadi salah satu pemain regional yang cukup kuat di Sumatra.

8. Haji Robert (Benny Tjokrosaputro / pengelola tambang Gosowong)
Dikenal melalui pengelolaan tambang emas di Halmahera Utara, Maluku Utara. Aktivitas bisnisnya berkaitan dengan pertambangan mineral dengan pendekatan yang melibatkan masyarakat lokal.

9. Haji Ciut
Figur ini dikenal di sektor batu bara dan perkebunan dengan gaya hidup mencolok. Meski tidak banyak terekspos secara formal, ia disebut memiliki jaringan bisnis yang luas di sektor sumber daya alam.

Kemunculan para pengusaha ini menunjukkan bahwa pusat kekuatan ekonomi Indonesia tidak lagi sepenuhnya terpusat di Jakarta. Daerah kini menjadi basis pertumbuhan baru yang signifikan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

    Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) menolak keras rencana pemerintah menambah layer tarif cukai rokok yang tengah disiapkan oleh Kementerian Keuangan. Asosiasi yang menaungi perusahaan rokok kecil dan menengah itu menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan industri rokok legal dan justru menguntungkan peredaran rokok ilegal. Ketua Formasi, Heri Susianto, mengatakan penambahan layer tarif cukai […]

  • Ternyata Ini Penyebab Jalan Aspal di Indonesia Cepat Rusak Tiap Musim Hujan

    Ternyata Ini Penyebab Jalan Aspal di Indonesia Cepat Rusak Tiap Musim Hujan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setiap memasuki musim hujan, kondisi jalan di berbagai daerah di Indonesia kerap berubah drastis. Jalan yang semula mulus tiba-tiba dipenuhi lubang, retak, hingga bergelombang. Bahkan, jalan yang baru beberapa hari sebelumnya masih sangat mulus, tiba-tiba jadi kubangan air. Tak sedikit pengendara yang akhirnya harus ekstra hati-hati agar tidak mengalami kecelakaan. Lalu, mengapa jalan […]

  • Wali Kota Sungai Penuh Usul Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo

    Wali Kota Sungai Penuh Usul Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dorongan pembangunan infrastruktur kembali mengemuka dari wilayah barat Jambi. Pemerintah Kota Sungai Penuh menilai keterisolasian akses masih menjadi penghambat utama pertumbuhan ekonomi daerah. Usulan tersebut disampaikan dalam forum Diskusi Rabuan Roadshow Tenaga Ahli Gubernur Jambi 2026 yang digelar di Sungai Penuh, Kamis, 21 Mei 2026. Sambutan Wali Kota Sungai Penuh Alfin dibacakan Wakil […]

  • BRI dan Danantara Serahkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

    BRI dan Danantara Serahkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BRI bersama Danantara Indonesia resmi menyalurkan 600 unit Hunian Darurat (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Penyerahan Huntara dilakukan oleh Managing Director Danantara, Rohan Hafas, dan disaksikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta sejumlah pejabat BUMN. Setiap unit Huntara dibangun sesuai standar hunian darurat, […]

  • Danantara Siapkan Tiga Skema Pelunasan Utang Kereta Cepat

    Danantara Siapkan Tiga Skema Pelunasan Utang Kereta Cepat

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persoalan utang proyek ambisius, Kereta Cepat Jakarta-Bandung terus digodok. Terbaru, Danantara yang disebut Menkeu Purbaya yang bertanggungjawab atas utang tersebut, menyampaikan skema pelunasan utang. Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Rosan P Roeslani mengatakan pihaknya melakukan evaluasi mengenai hal itu secara menyeluruh. “Evaluasi ini akan segera kami finalisasi, setelah itu kami akan […]

  • Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Sementara UBS dan Galeri24 Tembus Rp2,4 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Sementara UBS dan Galeri24 Tembus Rp2,4 Juta per Gram

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga emas di pasar domestik menunjukkan tren yang beragam pada akhir pekan ini. Emas Antam turun tipis Rp4.000 per gram, sementara emas UBS dan Galeri24 justru naik menembus Rp2,4 juta per gram di Pegadaian. Fluktuasi ini mencerminkan tingginya dinamika pasar logam mulia di tengah sentimen global yang tidak menentu, dari ketegangan geopolitik […]

expand_less