Rabu, 10 Jun 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Mengenal 9 Haji, Pengusaha Daerah yang Menggeser Dominasi Konglomerat Indonesia

Mengenal 9 Haji, Pengusaha Daerah yang Menggeser Dominasi Konglomerat Indonesia

  • account_circle say say
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Munculnya kelompok pengusaha yang dijuluki “9 Haji” menandai perubahan penting dalam peta ekonomi Indonesia. Mereka bukan hanya dikenal sebagai pengusaha sukses, tetapi juga memiliki pengaruh besar di daerah masing-masing, terutama di sektor berbasis sumber daya alam dan industri strategis.

Istilah “9 Haji” merujuk pada sejumlah pengusaha Muslim dari berbagai wilayah Indonesia yang berhasil membangun bisnis besar dari daerah. Berbeda dengan konglomerat lama yang terpusat di Jakarta, kekuatan mereka justru tumbuh dari daerah dan berkembang secara nasional.

Berikut profil singkat dan jaringan bisnis dari para tokoh yang sering dikaitkan dalam kelompok ini:

1. Haji Isam (Andi Syamsuddin Arsyad)
Berawal dari sopir truk di Kalimantan Selatan, Haji Isam kini dikenal sebagai pemilik Jhonlin Group. Perusahaannya bergerak di berbagai sektor, mulai dari tambang batu bara, perkebunan kelapa sawit, jasa pelabuhan, hingga logistik. Jhonlin juga merambah sektor energi dan manufaktur.

2. Haji Kalla (Jusuf Kalla dan keluarga Kalla)
Melalui Kalla Group, keluarga Kalla mengembangkan bisnis di Indonesia Timur. Perusahaan ini bergerak di sektor otomotif (dealer resmi), konstruksi, energi, logistik, hingga properti. Kalla Group menjadi salah satu pilar ekonomi di kawasan Sulawesi.

3. Haji Aksa (Aksa Mahmud)
Pendiri Bosowa Group ini dikenal sebagai tokoh penting dalam industri semen dan infrastruktur. Bosowa bergerak di sektor semen, energi, properti, perbankan, serta proyek jalan tol, terutama di kawasan Indonesia Timur.

4. Haji Rasyid
Pengusaha perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah ini memiliki lahan yang sangat luas dan menjadi salah satu pemain utama di sektor agribisnis. Usahanya mencakup pengelolaan perkebunan dan pengolahan hasil sawit, meski kerap menjadi sorotan terkait isu lingkungan.

5. Haji Leman (Abdul Rasyid / Hasnur Group)
Pendiri Hasnur Group yang berbasis di Kalimantan Selatan. Perusahaan ini bergerak di sektor pertambangan batu bara, kehutanan, logistik, hingga olahraga, termasuk kepemilikan klub sepak bola.

6. Haji Ijai
Pengusaha batu bara dari Tapin, Kalimantan Selatan, yang dikenal memiliki kapasitas produksi besar. Bisnisnya berfokus pada pertambangan dan distribusi batu bara dengan skala industri.

7. Haji Anif (Anif Group / ALAM Group)
Pengusaha asal Sumatra Utara ini mengembangkan bisnis di sektor perkebunan sawit, properti, dan industri pendukung lainnya. ALAM Group menjadi salah satu pemain regional yang cukup kuat di Sumatra.

8. Haji Robert (Benny Tjokrosaputro / pengelola tambang Gosowong)
Dikenal melalui pengelolaan tambang emas di Halmahera Utara, Maluku Utara. Aktivitas bisnisnya berkaitan dengan pertambangan mineral dengan pendekatan yang melibatkan masyarakat lokal.

9. Haji Ciut
Figur ini dikenal di sektor batu bara dan perkebunan dengan gaya hidup mencolok. Meski tidak banyak terekspos secara formal, ia disebut memiliki jaringan bisnis yang luas di sektor sumber daya alam.

Kemunculan para pengusaha ini menunjukkan bahwa pusat kekuatan ekonomi Indonesia tidak lagi sepenuhnya terpusat di Jakarta. Daerah kini menjadi basis pertumbuhan baru yang signifikan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Obligasi dan Sukuk RATU Laris Manis, Oversubscribed 6,8 Kali hingga Rp5,46 Triliun

    Obligasi dan Sukuk RATU Laris Manis, Oversubscribed 6,8 Kali hingga Rp5,46 Triliun

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mencatatkan minat investor yang tinggi dalam penerbitan obligasi dan sukuk tahun 2026. Instrumen ini mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 6,8 kali dari target awal. Berdasarkan keterangan resmi perseroan, total permintaan investor dalam masa bookbuilding mencapai Rp5,46 triliun. Angka ini jauh melampaui target penghimpunan dana sebesar Rp800 […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Naik Hampir Rp 100 per Kilogram

    Harga TBS Kelapa Sawit Naik Hampir Rp 100 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga komoditas kelapa sawit sedang bagus. Terbaru, harga tandan buah segara sawit untuk Provinsi Jambi mencapai Rp 3.592,08 per kilogram TBS. Harga untuk periode 30 Januari hingga 5 Februari 2026 tersebut naik Rp 98,66 per Kg untuk umur tanam 10-20 tahun. Kenaikan ini lebih tinggi dari kenaikan periode sebelumnya. Data yang diperoleh Jambisnis.com […]

  • Saatnya Berburu Emas! UBS dan Galeri24 di Pegadaian Turun

    Saatnya Berburu Emas! UBS dan Galeri24 di Pegadaian Turun

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Momentum emas murah akhirnya datang. Warga Jambi kini punya peluang untuk menambah koleksi logam mulia di tengah harga emas yang sedang bersahabat. Pada perdagangan Kamis (4/6/2026) ini harga emas batangan di Pegadaian bergerak bervariasi dan kecenderungan melemah. Penurunan terjadi pada emas produksi UBS dan Galeri24. Harga emas UBS tercatat turun menjadi Rp2.824.000 per […]

  • Kenali Epilepsi pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya dengan Tepat

    Kenali Epilepsi pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya dengan Tepat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak sering kali membuat orang tua panik, apalagi saat kejang terjadi secara tiba-tiba. Padahal, kondisi ini sebenarnya bisa dipahami dan dikelola dengan baik jika ditangani sejak dini. Epilepsi merupakan gangguan pada sistem saraf yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik abnormal di otak. Kondisi ini tidak hanya dialami orang dewasa, […]

  • Harga Emas Antam Anjlok, Kini Dibanderol Rp2.412.000 per Gram

    Harga Emas Antam Anjlok, Kini Dibanderol Rp2.412.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah beruntun naik, kini harga emas Antam anjlok. Harga emas Antam jatuh sebesar Rp13.000 menjadi Rp2.412.000 per gram pada hari ini, Rabu (3/12/2025). Harga beli kembali (buyback) emas Antam pun ikut terpangkas menjadi Rp 2.273.000 per gram. Kini harga emas Antam yang termurah dibanderol Rp1.256.000, Sedangkan paling mahal dihargai Rp2,36 miliar. Transaksi harga […]

  • Pagi Ini Rupiah Melemah Jadi Rp16.726 per Dolar AS

    Pagi Ini Rupiah Melemah Jadi Rp16.726 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah di awal perdagangan hari ini, Senin (17/11/2025). Rupiah dibuka melemah sebesar 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.726 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.707 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,08% ke level 99,38. Penurunan terhadap rupiah juga dialami mata uang di kawasan […]

expand_less