Potensi Ikan dan Udang Tanjab Barat Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi, UMKM Didorong Naik Kelas
- account_circle say say
- calendar_month 45 menit yang lalu
- print Cetak

TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat melatih pelaku UMKM mengolah ikan dan udang menjadi nugget bernilai ekonomi. Program ini diharapkan melahirkan usaha rumahan dan meningkatkan pendapatan keluarga.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi, didorong untuk meningkatkan nilai tambah produk hasil perikanan melalui pelatihan pengolahan nugget berbahan dasar ikan dan udang.
Program yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini diharapkan mampu melahirkan usaha rumahan baru sekaligus memperkuat ekonomi keluarga berbasis potensi lokal.
Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Fadhilah Sadat, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis ekonomi kerakyatan.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan potensi lokal,” kata Fadhilah di Kuala Tungkal, Rabu (23/7).
Menurut Fadhilah, Tanjung Jabung Barat memiliki sumber daya perikanan yang melimpah, terutama ikan dan udang. Potensi tersebut dinilai perlu dioptimalkan melalui diversifikasi produk olahan agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Salah satu produk yang diperkenalkan dalam pelatihan adalah nugget ikan dan udang, yang dinilai memiliki prospek pasar karena praktis, bergizi, dan diminati berbagai kalangan.
Ia menekankan penggunaan bahan baku segar menjadi faktor utama dalam menghasilkan produk yang sehat, berkualitas, dan memiliki daya saing di pasar.
Selain memiliki nilai ekonomi, pengolahan ikan menjadi nugget juga diharapkan dapat meningkatkan konsumsi ikan pada anak-anak.
Fadhilah mengajak para ibu untuk lebih kreatif menyajikan makanan bergizi dengan mengolah ikan menjadi berbagai bentuk yang menarik sehingga anak lebih tertarik mengonsumsinya.
Langkah tersebut sekaligus mendukung upaya peningkatan gizi keluarga dan program ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal. Pelatihan ini diikuti puluhan perempuan dari 13 kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).
Peserta tidak hanya memperoleh materi pengolahan produk, tetapi juga didorong agar mampu mengembangkan keterampilan tersebut menjadi usaha rumahan yang berkelanjutan.
Menurut Fadhilah, perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai aktivitas ekonomi produktif.
“Kami ingin ibu-ibu memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha. Dengan kemampuan yang dimiliki, diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mendorong lahirnya industri rumahan berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Pelatihan pengolahan hasil perikanan ini menjadi salah satu strategi untuk memperkuat sektor UMKM di daerah pesisir.
Dengan mengolah komoditas lokal menjadi produk siap konsumsi yang memiliki nilai tambah, masyarakat diharapkan tidak hanya menjual hasil tangkapan dalam bentuk mentah, tetapi juga mampu menciptakan produk olahan yang lebih kompetitif dan memberikan keuntungan lebih besar.
Program ini sekaligus menjadi langkah mendorong tumbuhnya industri pangan skala rumah tangga yang dapat memperluas lapangan usaha serta meningkatkan pendapatan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
- Penulis: say say

