Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Saham DADA Resmi Keluar dari Papan Pemantauan Khusus, Melonjak 2.150% Sepanjang Tahun

Saham DADA Resmi Keluar dari Papan Pemantauan Khusus, Melonjak 2.150% Sepanjang Tahun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Emiten properti PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) resmi keluar dari papan pemantauan khusus atau Full Call Auction (FCA) per Jumat (10/10/2025). Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Teuku Fahmi Ariandar, mengatakan setelah keluar dari FCA, saham DADA kini dipindahkan ke papan pengembangan.

“Pemindahan ini dilakukan karena saham DADA sudah tidak lagi memenuhi kriteria efek berisiko dengan likuiditas rendah,” kata Fahmi, Jumat (10/10).

Ia menjelaskan, saham DADA sebelumnya masuk ke papan pemantauan khusus karena harga rata-rata berada di bawah Rp 51 per saham, dengan nilai transaksi harian kurang dari Rp 5 juta dan volume perdagangan di bawah 10.000 saham dalam tiga bulan terakhir.

Hingga sesi I perdagangan Jumat (10/10), saham DADA tercatat sudah ditransaksikan sebanyak 2,95 miliar saham dengan frekuensi 126.213 kali. Sepanjang tahun berjalan 2025, harga saham DADA melesat hingga 2.150%, menembus level Rp 180 per saham, dari sebelumnya di kisaran gocap. Lonjakan ini sempat membuat BEI meminta klarifikasi kepada manajemen DADA terkait volatilitas harga saham dan rencana aksi korporasi dari pemegang saham utama.

Dalam keterangannya, Sekretaris Perusahaan DADA, Maria Aruan, menyampaikan bahwa pada 4 September 2025 perseroan telah menggelar RUPS dan Public Expose serta melakukan pertemuan dengan para pemegang saham.

“Berdasarkan hasil komunikasi dengan pemegang saham utama, mereka akan melakukan evaluasi kepemilikan saham dalam tiga bulan ke depan,” kata Maria.

Selain itu, DADA saat ini tengah fokus menyelesaikan proses serah terima unit proyek Apple 3 dan pembukaan area komersial Plaza Convill.

“Diharapkan strategi dan program ini dapat memberikan pertumbuhan usaha korporasi ke depannya,” tambah Maria.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Turun, Ayam Broiler Naik di Pasar Talang Banjar Jambi per 15 Januari 2026

    Harga Cabai Turun, Ayam Broiler Naik di Pasar Talang Banjar Jambi per 15 Januari 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, menunjukkan pergerakan yang beragam pada Kamis (15/1/2026). Penurunan harga paling mencolok terjadi pada kelompok cabai, sementara sebagian besar komoditas lainnya terpantau stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar turun 12 persen menjadi Rp 22.000 per kilogram. […]

  • Sentimen Global Masih Membayangi: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.229

    Sentimen Global Masih Membayangi: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.229

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat pada perdagangan Selasa (28/4/2026) sore. Mata uang Indonesia ini tercatat naik 32 poin atau 0,19 persen ke level Rp17.229 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya. Penguatan ini menunjukkan adanya sentimen positif di pasar keuangan domestik, meski pergerakan rupiah sepanjang hari tetap diwarnai fluktuasi. Namun demikian, penguatan rupiah […]

  • Rupiah Terpuruk, DPR Desak BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar

    Rupiah Terpuruk, DPR Desak BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus kisaran Rp17.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini memicu sorotan dari parlemen yang mempertanyakan efektivitas berbagai langkah stabilisasi yang telah ditempuh Bank Indonesia (BI), mulai dari intervensi pasar hingga penyesuaian instrumen moneter. Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Harris Turino menilai, BI sudah […]

  • Sentralisasi DHE ke Himbara, Ekonom Ingatkan Bahaya Liquidity Shock dan Monopoli

    Sentralisasi DHE ke Himbara, Ekonom Ingatkan Bahaya Liquidity Shock dan Monopoli

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah merancang perubahan aturan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam untuk memperkuat pasokan valuta asing di dalam negeri. Namun, sejumlah ekonom mengingatkan bahwa kebijakan yang diambil tanpa pertimbangan matang bisa memicu rush valas hingga menimbulkan gangguan stabilitas ekonomi. Seperti diketahui, pemerintah telah memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025 yang […]

  • Sentimen MSCI dan Rupiah Loyo Bikin IHSG Ambles Tajam

    Sentimen MSCI dan Rupiah Loyo Bikin IHSG Ambles Tajam

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami koreksi tajam pada perdagangan Senin (18/5/2026) siang. Hingga pukul 11.04 WIB, IHSG tercatat merosot 320,76 poin atau 4,77 persen ke level 6.402,56. Tekanan terhadap pasar saham domestik dipicu kombinasi pelemahan nilai tukar rupiah dan sentimen negatif dari penyedia indeks global yang memicu aksi […]

  • 3 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspek Masih Dipantau Dinkes

    3 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspek Masih Dipantau Dinkes

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengonfirmasi temuan tiga kasus positif Hantavirus di wilayah ibu kota. Selain itu, terdapat enam kasus suspek yang hingga kini masih dalam pemantauan intensif. Pihak Dinkes menyebutkan, pemantauan terus dilakukan guna memastikan tidak terjadi lonjakan kasus secara signifikan di tengah masyarakat. Upaya ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian […]

expand_less