Kamis, 16 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Profil Low Tuck Kwong, Taipan Batu Bara yang Borong Lukisan SBY Rp6,5 Miliar

Profil Low Tuck Kwong, Taipan Batu Bara yang Borong Lukisan SBY Rp6,5 Miliar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nama Low Tuck Kwong kembali menjadi perhatian publik setelah pengusaha tambang tersebut memenangkan lelang lukisan karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) senilai Rp6,5 miliar. Lelang berlangsung dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Lukisan berjudul Kuat Laksana Kuda Api itu awalnya dibuka dengan harga Rp200 juta. Proses lelang berlangsung ketat dengan sejumlah tokoh nasional turut mengajukan penawaran. Nilai lukisan terus meningkat hingga akhirnya dimenangkan Low Tuck Kwong dengan harga Rp6,5 miliar.

Low Tuck Kwong dikenal sebagai pendiri dan pemilik PT Bayan Resources Tbk, salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia. Perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2008 dengan kode saham BYAN ini menjadi sumber utama kekayaan sang taipan.

Low Tuck Kwong

Lahir di Singapura pada 17 April 1948, Low memulai perjalanan bisnisnya dari usaha konstruksi keluarga. Pada awal 1970-an, ia memutuskan hijrah ke Indonesia dan mulai merintis bisnis pertambangan. Langkah penting terjadi pada akhir 1990-an ketika ia mengakuisisi tambang melalui PT Gunungbayan Pratamacoal, yang kemudian berkembang menjadi Bayan Resources.

Selain sektor batu bara, Low Tuck Kwong juga merambah bisnis energi terbarukan melalui Metis Energy yang berbasis di Singapura. Ia tercatat memiliki kepentingan di sejumlah perusahaan lain, termasuk sektor energi pendukung dan investasi strategis.

Langkah diversifikasi ini membuat bisnisnya tetap kuat di tengah fluktuasi harga komoditas global, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu konglomerat paling berpengaruh di Indonesia.

Berdasarkan daftar Forbes Real Time Billionaires akhir 2025, Low Tuck Kwong menempati posisi orang terkaya kedua di Indonesia dengan estimasi kekayaan sekitar US$23,7 miliar. Ia berada tepat di bawah Prajogo Pangestu dan di atas Robert Budi Hartono serta Michael Hartono.

Di luar bisnis, Low juga dikenal aktif dalam kegiatan filantropi, khususnya di bidang pendidikan dan kemanusiaan. Kemenangan dalam lelang lukisan SBY senilai Rp6,5 miliar tersebut pun disebut menjadi bagian dari kontribusi sosial, karena dana hasil lelang akan disalurkan untuk kegiatan kemanusiaan.

Dengan kombinasi kiprah bisnis global dan aktivitas sosial, Low Tuck Kwong tak hanya dikenal sebagai raja batu bara, tetapi juga figur penting dalam peta ekonomi nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspek Masih Dipantau Dinkes

    3 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspek Masih Dipantau Dinkes

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengonfirmasi temuan tiga kasus positif Hantavirus di wilayah ibu kota. Selain itu, terdapat enam kasus suspek yang hingga kini masih dalam pemantauan intensif. Pihak Dinkes menyebutkan, pemantauan terus dilakukan guna memastikan tidak terjadi lonjakan kasus secara signifikan di tengah masyarakat. Upaya ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian […]

  • LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menetapkan Simpanan Layak Bayar (SLB) sebesar Rp 25,96 miliar untuk pembayaran dana nasabah Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Gayo Perseroda yang izin usahanya telah dicabut. Kepala Kantor Perwakilan Wilayah I LPS M. Yusron menjelaskan, total simpanan nasabah di BPRS Gayo mencapai sekitar Rp 29 miliar. Jumlah tersebut, Rp 25,96 […]

  • KLH Segel Kebun & Pabrik Sawit PT TBS di Tapanuli Tengah, Ini Kronologi Lengkapnya

    KLH Segel Kebun & Pabrik Sawit PT TBS di Tapanuli Tengah, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) resmi menyegel kebun dan pabrik sawit PT Tri Bahtera Srikandi (PT TBS) di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Tindakan ini menjadi langkah cepat pemerintah usai banjir besar melanda tiga provinsi di Sumatra pada awal Desember 2025. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, penyegelan dilakukan pada […]

  • 27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi bahwa sekitar 27.000 hektare lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak banjir besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Dari total tersebut, 385 hektare dipastikan mengalami kerusakan berat atau puso, sementara sekitar 200 hektare lahan jagung turut terdampak. Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan angka tersebut berasal […]

  • BMKG Perkirakan Kota Jambi hingga Kerinci Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

    BMKG Perkirakan Kota Jambi hingga Kerinci Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Jambi pada Selasa (13/1/2026) diprakirakan didominasi hujan ringan hingga berawan, dengan suhu udara relatif hangat dan tingkat kelembapan yang cukup tinggi. Berdasarkan data prakiraan cuaca hari ini, sejumlah daerah seperti Kerinci, Merangin, Bungo, Tebo, Muaro Jambi, dan Kota Jambi berpotensi mengalami hujan ringan sejak pagi hingga sore […]

  • Apple Kembali Jadi Raja Smartphone Dunia, Produsen China Tergeser

    Apple Kembali Jadi Raja Smartphone Dunia, Produsen China Tergeser

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar smartphone global menunjukkan tanda pemulihan dan stabilisasi pascapandemi. Sepanjang 2025, industri ponsel pintar dunia mencatat pertumbuhan positif, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap perangkat premium dan meluasnya adopsi teknologi 5G di negara-negara berkembang. Berdasarkan laporan firma riset Counterpoint, pasar smartphone global tumbuh 2 persen secara tahunan (year on year/YoY) sepanjang 2025. Pertumbuhan tersebut […]

expand_less