Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Profil Low Tuck Kwong, Taipan Batu Bara yang Borong Lukisan SBY Rp6,5 Miliar

Profil Low Tuck Kwong, Taipan Batu Bara yang Borong Lukisan SBY Rp6,5 Miliar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Nama Low Tuck Kwong kembali menjadi perhatian publik setelah pengusaha tambang tersebut memenangkan lelang lukisan karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) senilai Rp6,5 miliar. Lelang berlangsung dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Lukisan berjudul Kuat Laksana Kuda Api itu awalnya dibuka dengan harga Rp200 juta. Proses lelang berlangsung ketat dengan sejumlah tokoh nasional turut mengajukan penawaran. Nilai lukisan terus meningkat hingga akhirnya dimenangkan Low Tuck Kwong dengan harga Rp6,5 miliar.

Low Tuck Kwong dikenal sebagai pendiri dan pemilik PT Bayan Resources Tbk, salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia. Perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2008 dengan kode saham BYAN ini menjadi sumber utama kekayaan sang taipan.

Low Tuck Kwong

Lahir di Singapura pada 17 April 1948, Low memulai perjalanan bisnisnya dari usaha konstruksi keluarga. Pada awal 1970-an, ia memutuskan hijrah ke Indonesia dan mulai merintis bisnis pertambangan. Langkah penting terjadi pada akhir 1990-an ketika ia mengakuisisi tambang melalui PT Gunungbayan Pratamacoal, yang kemudian berkembang menjadi Bayan Resources.

Selain sektor batu bara, Low Tuck Kwong juga merambah bisnis energi terbarukan melalui Metis Energy yang berbasis di Singapura. Ia tercatat memiliki kepentingan di sejumlah perusahaan lain, termasuk sektor energi pendukung dan investasi strategis.

Langkah diversifikasi ini membuat bisnisnya tetap kuat di tengah fluktuasi harga komoditas global, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu konglomerat paling berpengaruh di Indonesia.

Berdasarkan daftar Forbes Real Time Billionaires akhir 2025, Low Tuck Kwong menempati posisi orang terkaya kedua di Indonesia dengan estimasi kekayaan sekitar US$23,7 miliar. Ia berada tepat di bawah Prajogo Pangestu dan di atas Robert Budi Hartono serta Michael Hartono.

Di luar bisnis, Low juga dikenal aktif dalam kegiatan filantropi, khususnya di bidang pendidikan dan kemanusiaan. Kemenangan dalam lelang lukisan SBY senilai Rp6,5 miliar tersebut pun disebut menjadi bagian dari kontribusi sosial, karena dana hasil lelang akan disalurkan untuk kegiatan kemanusiaan.

Dengan kombinasi kiprah bisnis global dan aktivitas sosial, Low Tuck Kwong tak hanya dikenal sebagai raja batu bara, tetapi juga figur penting dalam peta ekonomi nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Fashion Lokal Tumbuh Pesat, Pendanaan UMKM Capai Rp 2 Miliar

    Industri Fashion Lokal Tumbuh Pesat, Pendanaan UMKM Capai Rp 2 Miliar

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri fashion lokal di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sektor tekstil dan pakaian jadi tumbuh sebesar 2,64 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan I 2024. Angka ini menegaskan bahwa subsektor fashion masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi kreatif nasional. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk buatan dalam […]

  • Empat Visi Presiden Prabowo Bertumpu pada Pemanfaatan Tanah Nasional

    Empat Visi Presiden Prabowo Bertumpu pada Pemanfaatan Tanah Nasional

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa empat visi utama Presiden Prabowo Subianto seluruhnya bertumpu pada pemanfaatan tanah dan tata ruang yang berkeadilan. Empat visi besar tersebut mencakup ketahanan pangan, kemandirian energi, industrialisasi nasional, dan penyediaan perumahan rakyat yang terjangkau. Menurut Nusron, keempat visi ini saling berkaitan […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi 24 Oktober 2025: Cabai Naik, Beras dan Daging Masih Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi 24 Oktober 2025: Cabai Naik, Beras dan Daging Masih Stabil

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi masih cenderung stabil menjelang akhir Oktober 2025. Berdasarkan data resmi Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging masih menunjukkan harga yang relatif tidak berubah. Namun, komoditas cabai mulai […]

  • Selat Hormuz dalam Pusaran Konflik Iran vs AS-Israel

    Selat Hormuz dalam Pusaran Konflik Iran vs AS-Israel

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat setelah Iran menyatakan menutup Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menjadi salah satu nadi perdagangan energi dunia. Langkah itu diambil setelah serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran. Pernyataan penutupan disampaikan pejabat Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Mereka memperingatkan bahwa kapal yang mencoba […]

  • IHSG Anjlok 7,34% Usai MSCI Bekukan Rebalancing

    IHSG Anjlok 7,34% Usai MSCI Bekukan Rebalancing

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham Indonesia mengalami guncangan hebat setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sejumlah perubahan indeks terkait kebijakan free float. Dampaknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam 7,34% pada perdagangan Rabu (28/1/2026) dan memicu kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia […]

  • Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru Pengganti Iman Rachman

    Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru Pengganti Iman Rachman

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri pada Jumat (30/1). Penunjukan ini dilakukan melalui mekanisme internal dan telah mendapat persetujuan Dewan Komisaris BEI. Jeffrey menyampaikan bahwa pengangkatannya sebagai Pjs Dirut BEI diputuskan melalui rapat direksi. Ia memastikan operasional bursa akan […]

expand_less