Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » PLN Teken Kesepakatan Raksasa, RI-Norwegia Mulai Perdagangan Karbon Terbesar Dunia

PLN Teken Kesepakatan Raksasa, RI-Norwegia Mulai Perdagangan Karbon Terbesar Dunia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indonesia kembali mencuri perhatian dunia setelah PT PLN (Persero) resmi menandatangani Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme bersama Global Green Growth Institute (GGGI). Kesepakatan ini dilakukan di Paviliun Indonesia pada ajang Conference of the Parties (COP30) di Belém, Brazil, Kamis (13/11/2025).

Kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari bilateral agreement Indonesia–Norwegia, yang diklaim sebagai salah satu transaksi karbon terbesar di bawah mekanisme Article 6 Paris Agreement, dengan potensi pengurangan emisi hingga 12 juta ton CO₂e.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa langkah ini menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam memimpin perdagangan karbon dunia.

“Hari ini kita mencapai titik penting yang menentukan capaian berikutnya dalam kerja sama Indonesia-Norwegia, serta menunjukkan kepada dunia bahwa kita mampu menjadi pemimpin dalam implementasi perdagangan karbon melalui skema Article 6 Paris Agreement,” kata Hanif dalam keterangan tertulis, Kamis (20/11/2025).

Hanif menjelaskan bahwa selama ini kerja sama bilateral lebih banyak fokus pada Nature-Based Solutions (NBS) dengan skema Result-Based Contribution (RBC). Kini Indonesia memperluas perannya pada perdagangan karbon technology-based solutions yang memberikan dampak lebih luas pada pengurangan emisi.

“Tonggak ini menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi pemimpin global, sebagaimana diarahkan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat energi terbarukan melalui perdagangan karbon multisektor yang terbukti efektif mendukung pencapaian target perubahan iklim global,” tambahnya.

Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia Andreas Bjelland Eriksen menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Indonesia.

“Bagi Norwegia, keberhasilan pelaksanaan program ini baru merupakan awal. Kami yakin langkah bersama ini akan membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih luas di bidang teknologi dan investasi hijau,” ucap Eriksen.

Ia meyakini bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk memimpin tata kelola karbon global yang berintegritas tinggi.

“Kami meyakini bahwa program pertama ini dapat menunjukkan bahwa Indonesia siap untuk inisiatif semacam ini dan memiliki kapasitas untuk memperluas skalanya. Hal ini akan memberikan sinyal kuat bagi sektor swasta maupun pemerintah lainnya yang ingin meningkatkan keterlibatannya dalam kerangka Article 6 Paris Agreement,” katanya.

Dari sisi operasional, PLN memastikan kesiapan penuh dalam memperkuat perdagangan karbon berbasis teknologi. Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN Evy Haryadi menyebut kerja sama ini merupakan langkah nyata menyikapi ancaman perubahan iklim global.

“Perubahan iklim adalah persoalan global, yang membutuhkan kerja sama dan solusi kolektif dari seluruh dunia. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret PLN dan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi bencana iklim yang semakin nyata,” ucap Evy.

Ia menegaskan bahwa PLN sedang menyiapkan skema perdagangan karbon bilateral pertama di dunia.

“Melalui kemitraan dengan GGGI yang mewakili Norwegia, PLN tidak hanya menyiapkan transaksi karbon bilateral pertama di dunia, tetapi juga meletakkan dasar bagi skema carbon financing pertama dan terbesar untuk proyek energi terbarukan di Indonesia. Ini adalah bukti nyata bahwa transisi energi berkeadilan dapat diwujudkan melalui kolaborasi global yang terukur dan transparan,” kata Evy.

Kesepakatan ini juga memperkenalkan skema Generation-Based Incentive (GBI) untuk mendukung pencapaian Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia, memperkuat pengembangan energi baru terbarukan, hingga menekan ketergantungan pada batubara. Dokumen ini menjadi dasar penyusunan Mitigation Outcome Purchase Agreement (MOPA) untuk pembelian Internationally Transferred Mitigation Options (ITMOs) yang saat ini tengah dirumuskan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Jambi Hari Ini Didominasi Hujan Ringan dan Berawan

    Cuaca Jambi Hari Ini Didominasi Hujan Ringan dan Berawan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di Provinsi Jambi pada Selasa, 25 November 2025, menunjukkan kondisi yang bervariasi di setiap kabupaten/kota. Berdasarkan prakiraan terbaru, sebagian besar wilayah mengalami berawan dan hujan ringan, sementara beberapa daerah pesisir dan dataran rendah berpotensi diguyur hujan dengan kilat/petir pada siang hingga sore hari. Kelembapan udara yang tinggi pada rentang 55–99 persen membuat […]

  • Swiss-Belhotel Jambi Nusantara Feast, Sensasi Bersantap All You Can Eat dari Ketinggian Kota

    Swiss-Belhotel Jambi Nusantara Feast, Sensasi Bersantap All You Can Eat dari Ketinggian Kota

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Swiss-Belhotel Jambi menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda melalui program makan siang bertema “Nusantara Feast”. Berlokasi di The View, restoran di lantai rooftop Swiss-Belhotel Jambi dengan panorama Kota Jambi, promo ini berlangsung setiap hari Senin hingga Jumat, pukul 12.00-15.00 WIB, mulai 20 Oktober hingga 28 November 2025. Dengan konsep all-you-can-eat, pengunjung dapat menikmati beragam […]

  • BKPM: Belum Ada Investor Asing yang Berkomitmen Konkret di Proyek DME Batu Bara Indonesia

    BKPM: Belum Ada Investor Asing yang Berkomitmen Konkret di Proyek DME Batu Bara Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mengungkapkan hingga saat ini belum ada perusahaan asing yang menunjukkan minat konkret untuk berinvestasi dalam proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) di Indonesia. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan mengatakan, pihaknya belum mencatat adanya investor asing yang secara resmi menyatakan komitmen untuk […]

  • Harga Ayam Anjlok, Kementerian Pertanian RI Minta Produksi DOC dan Pakan Dikendalikan

    Harga Ayam Anjlok, Kementerian Pertanian RI Minta Produksi DOC dan Pakan Dikendalikan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian RI mendorong penyesuaian produksi di sektor hulu industri perunggasan menyusul tekanan harga ayam hidup (livebird) yang berada di bawah level keekonomian peternak. Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH Kementan, Hary Suhada, mengatakan struktur biaya produksi saat ini menunjukkan margin peternak semakin tertekan. Ia menyebut, estimasi harga pokok produksi (HPP) nasional […]

  • Rupiah Ditutup Perkasa, Sentuh Rp16.820 Per Dolar AS

    Rupiah Ditutup Perkasa, Sentuh Rp16.820 Per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus perkasa hingga akhir perdagangan hari ini, Jumat (23/1/2025). Rupiah ditutup berada di level Rp 16.820 per dolar AS. Rupiah menguat 0,45 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.896 per dolar AS. Penguatan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. […]

  • Presiden KSPI sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal

    UMP 2026 Belum Tuntas, Ini Opsi dari KSPI

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengumuman Upah Minimum Provinsi atau UMP 2026 yang sedianya pada 21 November, tak tercapai. Pemerintah menunda pengumuman kenaikan UMP 2026 yang seharusnya dilakukan pada Jumat (21/11/2025). Buruh yang sedianya berdemo, juga menunda aksi tersebut. “Sebagai pengganti (aksi demonstrasi), buruh menawarkan tiga opsi kenaikan upah minimum,” kata Presiden KSPI sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal, […]

expand_less