Inilah Tema Natal Nasional 2025 dari PGI-KWI Lengkap Makna dan Pesannya
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Kam, 18 Des 2025
- comment 0 komentar

Foto: Instagram PGI
JAMBISNIS.COM – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) bersama Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) resmi menetapkan Tema Natal Nasional 2025, yakni “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”. Tema ini diambil dari Matius 1:21–24 dan menjadi pedoman gereja-gereja di seluruh Indonesia dalam merayakan Natal tahun 2025.
Tema Natal Nasional setiap tahun disusun dengan mempertimbangkan situasi sosial, kemanusiaan, dan kehidupan iman masyarakat. Natal tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga sebagai momentum refleksi atas kehadiran Allah di tengah realitas kehidupan, khususnya dalam lingkup keluarga.
Ketua Umum PGI, Pdt Jacklevyn Manuputty, menjelaskan bahwa tema ini dipilih karena banyak keluarga saat ini menghadapi berbagai bentuk kerentanan sosial. Persoalan ekonomi, pinjaman dan judi online, kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, hingga rasa terasing akibat tekanan hidup menjadi tantangan nyata yang dialami keluarga di Indonesia.
Melalui tema tersebut, PGI dan KWI mengajak gereja-gereja untuk tidak hanya merayakan Natal secara seremonial, tetapi juga hadir secara nyata mendampingi keluarga-keluarga yang rentan, melampaui sekat-sekat denominasi dan perbedaan.
Tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” menegaskan bahwa Natal adalah perayaan kehadiran Allah yang nyata melalui Yesus Kristus, yang lahir dalam sebuah keluarga sederhana. Karya keselamatan Allah bukan hanya peristiwa iman di masa lampau, melainkan berlangsung dalam kehidupan keluarga sehari-hari.
Kisah kelahiran Yesus dalam keluarga Maria dan Yusuf menunjukkan bagaimana Allah setia menepati janji-Nya. Nama Yesus sendiri mengandung makna misi keselamatan, yakni membebaskan manusia dari dosa. Ketaatan Yusuf menerima Maria dan menjalani kehendak Allah menjadi teladan iman, kesetiaan, dan tanggung jawab dalam keluarga.
Dalam konteks masa kini, keluarga dipandang sebagai gereja terkecil, tempat nilai kasih, iman, dan pengharapan ditanamkan. Dari keluarga yang kuat dan berlandaskan kasih Kristus, dampak positif dapat menjalar ke gereja, masyarakat, hingga kehidupan berbangsa.
PGI dan KWI melalui pesan Natal 2025 mengajak umat Kristen untuk kembali membuka hati terhadap kehadiran Allah di tengah keluarga. Dalam situasi dunia yang diwarnai berbagai krisis—mulai dari keretakan relasi, persoalan sosial, hingga tantangan teknologi keluarga diharapkan menjadi ruang pemulihan, pengharapan, dan kasih.
Natal 2025 menjadi undangan bagi keluarga Kristen untuk memperbarui relasi dengan Tuhan dan sesama, serta menghadirkan kasih Kristus secara konkret melalui sikap saling menguatkan, mengampuni, dan melayani.
Sejalan dengan tema nasional, gereja-gereja dapat mengembangkan berbagai subtema, antara lain:
- Keluarga sebagai Ruang Damai dan Kebersamaan
- Keluarga sebagai Teladan Persatuan
- Keluarga Pembawa Damai Sejahtera
- Keluarga yang Saling Menopang dalam Kasih
- Keluarga yang Melangkah dalam Kasih
Subtema tersebut dapat digunakan sebagai bahan renungan, liturgi, maupun kegiatan perayaan Natal agar pesan keselamatan Allah semakin membumi dalam kehidupan keluarga.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar