Minggu, 19 Apr 2026
light_mode
Beranda » Internasional » China Raup Rp 156 Triliun dari Micro Drama, Terbesar di Dunia

China Raup Rp 156 Triliun dari Micro Drama, Terbesar di Dunia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pendapatan industri micro drama China terus melonjak tajam. Berdasarkan laporan The Micro-Drama Economy 2025 dari Media Partners Asia (MPA), industri ini diproyeksi menghasilkan USD 9,4 miliar atau sekitar Rp 156,06 triliun (kurs Rp 16.566,73 per USD) pada tahun 2025, meningkat dari USD 5,1 miliar pada 2023 dan USD 6,9 miliar pada 2024.

MPA meneliti delapan platform micro drama terkemuka di China, yaitu DramaBox, DramaWave, FlickReels, GoodShort, MoboReels, NetShort, ReelShort, dan ShortMax. Semua platform ini juga aktif beriklan di media sosial untuk menjangkau lebih banyak penonton.

Proyeksi pendapatan industri micro drama China diperkirakan mencapai USD 16,2 miliar atau Rp 265,07 triliun pada 2030, dengan pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) 11,5 persen selama lima tahun ke depan. Pendapatan tahunan China diproyeksikan meningkat menjadi USD 11,5 miliar pada 2026, USD 13,3 miliar pada 2027, USD 14,6 miliar pada 2028, USD 15,5 miliar pada 2029, hingga USD 16,2 miliar pada 2030.

Jika dibandingkan dengan negara lain, industri micro drama China mendominasi secara global. Pada 2025, Jepang diproyeksikan menghasilkan USD 267 juta (Rp 4,42 triliun) dan Korea Selatan USD 109 juta (Rp 1,81 triliun). Untuk 2030, Jepang diprediksi meraup USD 1,2 miliar (Rp 19,88 triliun) dan Korea Selatan USD 886 juta (Rp 14,68 triliun) dengan CAGR masing-masing 35,2 persen dan 52,3 persen.

Di Asia Tenggara, industri micro drama masih relatif kecil, dengan total pendapatan diproyeksikan mencapai USD 189 juta (Rp 3,13 triliun) pada 2025. Kontribusi terbesar berasal dari Indonesia USD 66 juta (Rp 1,09 triliun), Thailand USD 49 juta (Rp 811,77 miliar), dan Filipina USD 44 juta (Rp 728,94 miliar). Negara-negara Asia Tenggara lainnya menyumbang USD 29 juta (Rp 480,43 miliar).

Pertumbuhan industri micro drama di Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai USD 1,2 miliar (Rp 19,88 triliun) pada 2030, dengan CAGR 39,7 persen. Di Indonesia sendiri, pendapatan micro drama diprediksi mencapai USD 311 juta (Rp 5,15 triliun) pada 2030 dengan CAGR 36,3 persen, menunjukkan peluang besar bagi pelaku industri hiburan lokal. Dengan lonjakan pendapatan yang signifikan, micro drama kini menjadi salah satu sektor hiburan digital paling menjanjikan di dunia, khususnya di China.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saratoga Milik Sandiaga Uno Rugi Rp2,43 Triliun di Kuartal III/2025, Ini Penyebabnya

    Saratoga Milik Sandiaga Uno Rugi Rp2,43 Triliun di Kuartal III/2025, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten milik Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya, yakni PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG), mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,43 triliun pada kuartal III/2025. Kinerja ini berbalik arah dari laba bersih sebesar Rp5,21 triliun yang diraih pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kerugian Saratoga terjadi akibat penurunan nilai investasi saham dan efek lainnya yang […]

  • BSI Siapkan Uang Tunai Rp15,49 Triliun Hadapi Libur Nataru

    BSI Siapkan Uang Tunai Rp15,49 Triliun Hadapi Libur Nataru

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM -PT Bank Syariah Indonesia Tbk menyiapkan uang tunai Rp15,49 triliun pada momentum libur akhir tahun 2025 dan tahun baru 2026. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah di outlet dan ATM/CRM untuk mobilitas masyarakat pada periode libur akhir tahun dan awal tahun. Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan BSI akan menyiapkan sinergi kesiapan […]

  • Harga Perak Antam Turun Rp1.500: Lesu!

    Harga Perak Antam Turun Rp1.500: Lesu!

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau melemah hari ini, Senin (17/11/2025). Mengutip laman Logam Mulia, harga perak Antam turun Rp 1.500 menjadi Rp30.675 per gram dari sebelumnya Rp 32.175 per gram. Adanya harga terbaru membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram menjadi Rp 8.468.750, dengan harga […]

  • BMKG Peringatkan 8 Wilayah Berpotensi Dihantam Gelombang Tinggi Hari Ini, 29 Oktober 2025

    BMKG Peringatkan 8 Wilayah Berpotensi Dihantam Gelombang Tinggi Hari Ini, 29 Oktober 2025

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada Rabu (29/10/2025). Menurut BMKG, gelombang laut diperkirakan mencapai ketinggian 2,5 hingga 4 meter, terutama di beberapa perairan selatan dan barat Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh pola angin yang bertiup cukup kuat di beberapa […]

  • Respons Menkeu Purbaya soal Misbakhun Masuk Bursa Calon Ketua OJK

    Respons Menkeu Purbaya soal Misbakhun Masuk Bursa Calon Ketua OJK

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons kabar Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun yang disebut masuk bursa calon Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Purbaya mengaku belum mengetahui informasi tersebut dan menegaskan fokusnya saat ini adalah pembentukan panitia seleksi (pansel) OJK. “Oh saya enggak tahu (Misbakhun masuk bursa calon […]

  • Dirjen Pajak: Coretax Jadi Fondasi Utama Pendapatan Negara

    Dirjen Pajak: Coretax Jadi Fondasi Utama Pendapatan Negara

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto, menegaskan bahwa Sistem Inti Administrasi Perpajakan atau Coretax menjadi tulang punggung penerimaan negara, khususnya dari sektor pajak. Hal tersebut disampaikan Bimo seiring upaya pemerintah membenahi sistem perpajakan nasional secara menyeluruh dan berkelanjutan. Menurut Bimo, sistem perpajakan di Indonesia menganut prinsip self assessment, di mana wajib pajak […]

expand_less