Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Ini Spesifikasi Mahindra Scorpio yang Bakal Jadi Mobil Operasional KDKMP

Ini Spesifikasi Mahindra Scorpio yang Bakal Jadi Mobil Operasional KDKMP

  • account_circle -
  • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Kendaraan Mahindra Scorpio Pickup kini menjadi pusat perhatian setelah puluhan ribu unitnya dipilih sebagai kendaraan operasional dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP/Koperasi Merah Putih).

Dikutip dari Antara, Selasa (3/3/2026), perusahaan akan mengekspor 35.000 unit pikap Scorpio ke Indonesia pada 2026. Ini menjadikannya salah satu penjualan ekspor terbesar dalam sejarah produsen asal India ini.

Soal spesifikasi, Scorpio Pickup dikenal sebagai pikap utilitas berbasis sasis ladder frame yang kokoh, dirancang untuk medan berat. Sasis tersebut membuatnya lebih mudah dimodifikasi menjadi kendaraan operasional seperti mobil patroli, ambulans, kendaraan proyek, hingga versi pikap dengan bak terbuka untuk angkut barang.

Berdasarkan situs resminya yang diakses, mobil ini dibekali mesin diesel 2.2 L mHawk yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 140 PS / 140 hp dan torsi puncak 320 Nm, dipadukan dengan transmisi manual 6 percepatan, lengkap dengan perangkat penggerak empat roda (4×4) untuk meningkatkan kemampuan jelajahnya di medan tak rata.

Secara ukuran, Mahindra Scorpio Pickup memiliki panjang mencapai sekitar 5.155–5.165 mm dengan ground clearance setinggi 230 mm, lebih compact dibanding double cabin Toyota Hilux, Mitsubishi Triton, atau Isuzu D-Max yang ada di pasaran Indonesia.

Fitur kenyamanan dasar seperti AC, power window, audio 2DIN, hingga cruise control steering switch tersedia dalam varian tertentu, sedangkan fitur keselamatan mencakup dual airbag, ABS, central locking dengan remot, serta struktur bodi yang diklaim kuat untuk muatan berat.

Dalam segmen pikap niaga, Mahindra Scorpio dapat disandingkan dengan pesaing seperti Toyota Hilux dan Isuzu D‑Max tipe tertentu. Di pasar India, Scorpio menonjol berkat harga yang lebih terjangkau, berkisar antara Rp250 juta hingga Rp300 jutaan.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPBU Parungpanjang Bogor Kembali Beroperasi Usai Temuan BBM Pertalite Bercampur Air

    SPBU Parungpanjang Bogor Kembali Beroperasi Usai Temuan BBM Pertalite Bercampur Air

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.16316 di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali beroperasi setelah sempat menghentikan sementara penyaluran BBM jenis Pertalite akibat temuan bahan bakar yang diduga bercampur air. Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, mengatakan pembukaan kembali layanan […]

  • DME, Energi Alternatif Pengganti LPG untuk Kurangi Impor Gas dan Emisi Karbon

    DME, Energi Alternatif Pengganti LPG untuk Kurangi Impor Gas dan Emisi Karbon

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia terus mencari solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor gas elpiji (LPG). Salah satu inovasi yang kini menjadi sorotan adalah Dimethyl Ether (DME), bahan bakar alternatif yang disebut-sebut mampu menggantikan peran LPG di masa depan. DME merupakan senyawa eter paling sederhana dengan rumus kimia CH₃OCH₃. Bahan ini memiliki karakteristik mirip dengan LPG, […]

  • Lalai Tangani Krisis Iklim, Warga Jepang Gugat Pemerintah Pusat

    Lalai Tangani Krisis Iklim, Warga Jepang Gugat Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ratusan warga Jepang secara kolektif mengajukan gugatan terhadap pemerintah pusat pada Kamis (18/12/2025), menuntut ganti rugi atas kelalaian inkonstitusional dalam menangani perubahan iklim. Gugatan ini menjadi kasus pertama di Jepang yang secara langsung menuntut ganti rugi dari negara atas kegagalan kebijakan iklim. Gugatan penting ini mengkritik keras perjuangan Jepang yang dianggap tidak memadai, […]

  • China Raup Rp 156 Triliun dari Micro Drama, Terbesar di Dunia

    China Raup Rp 156 Triliun dari Micro Drama, Terbesar di Dunia

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pendapatan industri micro drama China terus melonjak tajam. Berdasarkan laporan The Micro-Drama Economy 2025 dari Media Partners Asia (MPA), industri ini diproyeksi menghasilkan USD 9,4 miliar atau sekitar Rp 156,06 triliun (kurs Rp 16.566,73 per USD) pada tahun 2025, meningkat dari USD 5,1 miliar pada 2023 dan USD 6,9 miliar pada 2024. MPA […]

  • OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Untuk Bank Syariah

    OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Untuk Bank Syariah

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan OJK (POJK) terbaru. POJK terbaru ini untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri perbankan syariah nasional, yaitu POJK Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/NSFR) bagi Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit […]

  • Jelang High Season, Dafam Property (DFAM) Siapkan Strategi Bundling hingga Dynamic Pricing untuk Dongkrak Okupansi Hotel

    Jelang High Season, Dafam Property (DFAM) Siapkan Strategi Bundling hingga Dynamic Pricing untuk Dongkrak Okupansi Hotel

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang musim libur akhir tahun yang menjadi momentum emas bagi industri perhotelan, PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) tak tinggal diam di tengah tekanan bisnis sepanjang 2025. Perseroan menyiapkan strategi agresif mulai dari paket bundling hingga penerapan dynamic pricing untuk menggenjot okupansi hotel di periode high season Natal dan Tahun Baru. Sekretaris Perusahaan […]

expand_less