Kamis, 21 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Perak Turun Tajam, Ini Penyebabnya

Harga Perak Turun Tajam, Ini Penyebabnya

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga perak produk Antam kembali anjlok hari ini, Rabu (18/2/2026). Hal ini disebabkan oleh investor yang menunggu data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang tertunda.

Dikutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun tajam sebesar Rp 2.000 ke level Rp 46.000 per gram. Sebelumnya, harga perak pada Selasa (17/2/2026) melemah sebesar Rp 250 ke level Rp 48.000 per gram.

Harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 11.900.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 13.209.000. Sedangkan perak berat 500 gram dipatok sebesar Rp 23.000.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 25.530.000.

Kemudian harga perak Antam Heritage dengan berat 31,1 gram adalah Rp 1.978.395 dengan harga yang termasuk PPN 11% di kisaran Rp 2.196.018. Sementara itu, perak Heritage dengan berat 186,6 gram kini sebesar Rp 10.748.896, serta harga yang termasuk PPN 11% di level Rp 11.931.275.

Adapun harga perak dunia kembali melemah pada hari Selasa (17/2/2026). Dipantau dari Kitco News, harga perak spot terpantau melemah 1,51% ke level US$ 72,30 per troy ons.

Perusahaan pertambangan Hecla, yang mengoperasikan salah satu tambang perak terbesar di dunia, yakni Tambang Green Creek di Alaska, mencatat penurunan 5,8%.

Sementara itu, First Majestic Silver dan Coeur Mining juga mengalami penurunan masing-masing sebesar 6% dan 3,8%. Teck Resources dan Silvercorp Metals mencatat penurunan sebesar 2,5% dan 5,6%, sementara Wheaton Precious Metals turun 3,4%.

Meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat, analis Deutsche Bank menyatakan bahwa perak diperdagangkan USD 7 di bawah harga riil yang disesuaikan pada tahun 1790, setelah mengalami penurunan pada pagi hari.

ETF perak, termasuk ProShares Ultra Silver, turun 10,8%. Sedangkan iShares Silver Trust mengalami penurunan sedikit lebih dari 5%.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

    Nasionalisasi Kebun Sawit Ilegal, Petani dan Pelaku Usaha Minta Kepastian Hukum

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah langkah pemerintah melakukan nasionalisasi kebun sawit ilegal, pelaku usaha dan petani sawit meminta kepastian hukum agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang merugikan masyarakat. Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) menilai penertiban lahan sawit ilegal perlu disertai mekanisme hukum yang jelas, transparan, dan membuka ruang dialog antara pemerintah […]

  • Menkeu Purbaya Tambah Dana LPDP Jadi Rp 25 Triliun dari Hasil Sitaan Korupsi CPO

    Menkeu Purbaya Tambah Dana LPDP Jadi Rp 25 Triliun dari Hasil Sitaan Korupsi CPO

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana hasil sitaan kasus korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp 13,25 triliun resmi dialokasikan untuk memperkuat Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dengan tambahan tersebut, total dana abadi pendidikan kini mencapai Rp 25 triliun. Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memanfaatkan aset hasil […]

  • Prabowo Lantik Hanif Faisol Nurofiq Jadi Wamenko Pangan

    Prabowo Lantik Hanif Faisol Nurofiq Jadi Wamenko Pangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Senin (27/4/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan kabinet untuk memperkuat koordinasi sektor pangan nasional. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 51P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Prosesi […]

  • Simpang Bata Play Button

    Rapat Pemegang Saham Putuskan Bata Tak Lagi Produksi Sepatu dan Sandal

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jenama alas kaki lawas Bata, resmi tidak lagi memproduksi alas kaki. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Sepatu Bata Tbk (BATA) yang digelar 25 September 2025. Meski diputuskan akhir September lalu, namun sesungguhnya pada April 2024 lalu hal itu sudah dilakukan. Setidaknya diterapkan di pabrik sepatu Bata di […]

  • Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

    Pupuk Urea Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Produksi Capai 9,4 Juta Ton per Tahun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia kian memainkan peran strategis di pasar pupuk global. Di tengah krisis pasokan dan lonjakan harga dunia, pupuk urea produksi dalam negeri menjadi incaran sejumlah negara. Kondisi geopolitik global, termasuk terganggunya jalur distribusi internasional, mendorong kenaikan harga urea secara signifikan. Pada awal April 2026, harga urea tercatat mencapai sekitar 690 dolar AS hingga […]

  • Dirjen Bea Cukai Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Izin Impor Beras Ilegal 250 Ton di Sabang

    Dirjen Bea Cukai Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Izin Impor Beras Ilegal 250 Ton di Sabang

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin atas masuknya 250 ton beras impor ilegal melalui Sabang, Aceh. Ia memastikan bahwa barang tersebut langsung disegel saat tiba di kawasan tersebut. “Impor beras ilegal yang pasti kita enggak mengizinkan itu. Makanya, ketika barang itu masuk, […]

expand_less