Senin, 31 Agu 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » BGN Setop 1.256 SPPG di Indonesia Timur, Tak Punya IPAL dan Sertifikat Higiene

BGN Setop 1.256 SPPG di Indonesia Timur, Tak Punya IPAL dan Sertifikat Higiene

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Indonesia Timur mulai 1 April 2026.

Langkah ini diambil karena ribuan SPPG tersebut belum memenuhi persyaratan dasar, yakni tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN, Rudi Setiawan, mengatakan kebijakan ini bertujuan memastikan seluruh layanan pemenuhan gizi memenuhi standar keamanan pangan dan pengelolaan lingkungan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh SPPG benar-benar memenuhi standar, baik dari sisi keamanan pangan maupun pengelolaan limbah. Ini penting untuk melindungi kesehatan para penerima manfaat,” ujar Rudi, Selasa (31/3/2026).

Menurut dia, kepemilikan SLHS dan IPAL merupakan syarat mutlak dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

BGN sebelumnya telah memberikan waktu kepada seluruh SPPG untuk melengkapi persyaratan tersebut. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, masih banyak unit yang belum memenuhinya.

Meski demikian, BGN membuka peluang bagi SPPG yang disuspensi untuk kembali beroperasi setelah melakukan perbaikan dan lolos proses verifikasi ulang.

“Kami mendorong agar SPPG segera melengkapi persyaratan. Setelah itu bisa diajukan kembali untuk diverifikasi,” kata Rudi.

Selain persoalan sanitasi, BGN juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap mitra yang terbukti melakukan pelanggaran serius, seperti mark up harga bahan baku.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan pihaknya tidak akan segan menghentikan operasional mitra tanpa pemberian insentif jika terbukti melakukan pelanggaran.

“Tindakan mark up tidak hanya merugikan program, tetapi juga mencederai tujuan utama penyediaan layanan gizi bagi masyarakat,” ujarnya.

BGN mencatat anggaran per porsi dalam program MBG berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000, sehingga pengawasan ketat diperlukan agar dana digunakan secara tepat sasaran.

Penghentian sementara ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kualitas layanan gizi tetap terjaga, khususnya bagi masyarakat di wilayah Indonesia Timur.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karhutla Intai Sumatera, Polisi Tangkap 21 Tersangka di Jambi dan Riau

    Karhutla Intai Sumatera, Polisi Tangkap 21 Tersangka di Jambi dan Riau

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali membayangi wilayah Pulau Sumatera pada awal 2026. Aparat kepolisian dari Polda Jambi dan Polda Riau bergerak melakukan penindakan terhadap pelaku pembakaran lahan. Sepanjang periode awal tahun ini, Polda Riau telah mengamankan 17 tersangka kasus karhutla. Sementara itu, di wilayah Provinsi Jambi, aparat kepolisian menangkap empat tersangka […]

  • Hujan Ringan Melanda Sejumlah Wilayah Jambi

    Hujan Ringan Melanda Sejumlah Wilayah Jambi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Warga di Provinsi Jambi diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan ringan yang melanda sebagian besar wilayah pada Kamis, 9 Oktober 2025. Berdasarkan data BMKG, hampir seluruh kabupaten dan kota di Jambi diprediksi mengalami cuaca hujan ringan disertai kelembapan tinggi yang bisa mencapai hingga 99 persen di beberapa daerah. Sejak pagi hingga malam hari, […]

  • Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Realisasi investasi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai Rp 498,8 triliun. Meski tetap tumbuh, lajunya melambat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan pertumbuhan investasi hanya sebesar 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy), turun dari capaian 15,9 persen pada kuartal I 2025. […]

  • Rupiah Belum Pulih, Tertekan ke Level Rp17.813 per Dolar AS

    Rupiah Belum Pulih, Tertekan ke Level Rp17.813 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (22/6/2026). Mata uang Indonesia melemah 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp17.813 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut turun dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.804 per dolar AS. Dalam sepekan terakhir, rupiah tercatat sudah melemah 95 poin. Mata uang domestik itu bergerak dari […]

  • Satgas PRR Rampungkan 357 Hunian Tetap Pascabencana Sumatera, Progres Naik 43,9 Persen dalam Tiga Hari

    Satgas PRR Rampungkan 357 Hunian Tetap Pascabencana Sumatera, Progres Naik 43,9 Persen dalam Tiga Hari

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana hidrometeorologi. Hingga 11 Mei 2026, sebanyak 357 unit huntap telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak. Data tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan capaian pada 8 Mei 2026 yang masih berada di angka 248 unit. Dalam rentang […]

  • PAD Kota Jambi Tembus 101 Persen, DPRD Apresiasi Kinerja Fiskal Pemkot

    PAD Kota Jambi Tembus 101 Persen, DPRD Apresiasi Kinerja Fiskal Pemkot

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi sepanjang 2025 menuai apresiasi dari DPRD Kota Jambi. Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil melampaui target hingga 101,45 persen, sementara realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menembus lebih dari Rp2 triliun. Capaian tersebut dinilai menjadi tonggak sejarah baru dalam pengelolaan keuangan daerah Kota Jambi. Apresiasi itu disampaikan […]

expand_less