Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Keok Lagi! Melemah 50 Poin ke Rp17.775 per Dolar AS

Rupiah Keok Lagi! Melemah 50 Poin ke Rp17.775 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berbalik arah. Mata uang Indonesia tidak bertenaga terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (27/8/2026).

Mengutip Antara, rupiah dibuka melemah 50 poin atau 0,28 persen ke level Rp17.775 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sehari sebelumnya, rupiah ditutup di posisi Rp17.725 per dolar AS.

Pergerakan tersebut menunjukkan tekanan terhadap rupiah kembali menguat di tengah dinamika pasar valuta asing global.

Menariknya, pelemahan rupiah terjadi ketika indeks dolar AS justru bergerak turun. Indeks dolar AS tercatat melemah 0,05 persen ke level 99,119.

Indeks dolar tersebut berbalik arah setelah pada perdagangan sebelumnya menguat 0,25 persen.

Meski terkoreksi tipis pada perdagangan pagi ini, dolar AS masih bergerak di sekitar level tertinggi dalam sepekan terakhir. Greenback sebelumnya menguat setelah data inflasi AS sedikit lebih tinggi dibandingkan perkiraan pasar.

Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS naik 3,7 persen secara tahunan pada Juli, tidak berubah dari Juni dan sedikit melampaui konsensus pasar di 3,6 persen.

Data inflasi tersebut menjaga ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), tetap terbuka. Kondisi ini membuat ruang penguatan bagi mata uang negara berkembang termasuk rupiah semakin sempit.

Adapun, dari dalam negeri, pasar tengah menantikan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur serta jajaran Dewan Gubernur BI yang akan diumumkan Komisi XI DPR RI pada sore nanti.

Calon Gubernur BI Destry Damayanti dan calon Deputi Gubernur Senior BI Aida S telah menjalani uji kelayakan di Komisi XI DPR pada Rabu kemarin. Keduanya merupakan calon tunggal yang diajukan Presiden Prabowo Subianto untuk masing-masing jabatan.

Sementara itu, dua calon Deputi Gubernur BI, yakni Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori, dijadwalkan menjalani uji kelayakan pada hari ini.

Setelah hasil seleksi diumumkan, penetapan Gubernur BI beserta jajaran Dewan Gubernur akan dilakukan dalam rapat paripurna DPR pada Selasa (1/9/2026).

Hasil seleksi menjadi perhatian pasar karena susunan pimpinan baru BI akan menentukan kesinambungan kebijakan moneter, stabilitas rupiah, sistem pembayaran, dan kebijakan makroprudensial.

Dalam uji kelayakan kemarin, Destry menegaskan BI Rate akan tetap menjadi salah satu instrumen utama untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

“BI Rate akan diarahkan secara pre-emptive dan forward looking untuk menjaga stabilitas rupiah,” kata Destry.

Stabilisasi rupiah juga akan diperkuat melalui intervensi yang terukur serta operasi moneter yang tetap menjaga kecukupan likuiditas di pasar keuangan.

“Stabilisasi nilai tukar rupiah akan terus diperkuat melalui smart intervention. Operasi moneter pro-market akan dioptimalkan agar transmisi kebijakan semakin efektif dan likuiditas tetap memadai bagi pasar uang, perbankan, dan sektor riil,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memberi sinyal bahwa stabilitas rupiah akan tetap menjadi prioritas BI, tanpa mengabaikan kebutuhan likuiditas untuk mendukung kegiatan ekonomi.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Futsal Indonesia Libas Korea Selatan 6-2

    Timnas Futsal Indonesia Libas Korea Selatan 6-2

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Futsal Indonesia memiliki modal berharga jelang menghadapi Korea Selatan pada laga pembuka AFC Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (27/1/2026) pukul 19.00 WIB. Modal tersebut datang dari catatan kemenangan telak 6-2 atas Korea Selatan pada pertemuan sebelumnya. Pertandingan Indonesia vs Korea Selatan di AFC Futsal 2026 diprediksi berjalan ketat. […]

  • Terus Merugi! Pasar Otomotif Domestik China Kurang Diminati

    Terus Merugi! Pasar Otomotif Domestik China Kurang Diminati

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Puluhan produsen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di China diperkirakan akan menghadapi momen hidup atau mati pada 2026. Ini seiring melemahnya permintaan domestik yang berpotensi memaksa perusahaan-perusahaan yang terus merugi keluar dari pasar otomotif terbesar di dunia. Menurut para analis, sekitar 50 produsen EV di China daratan yang belum mencatatkan keuntungan kini berada di […]

  • Toyota Nilai Biofuel Indonesia Berpotensi Jadi Energi Kompetitif dan Terjangkau

    Toyota Nilai Biofuel Indonesia Berpotensi Jadi Energi Kompetitif dan Terjangkau

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Toyota menilai biofuel Indonesia memiliki potensi besar menjadi sumber energi kompetitif dan berkelanjutan, asalkan didukung kolaborasi lintas negara dan kesiapan teknologi di pasar. Hal itu disampaikan oleh Pras Ganesh, Executive Vice President dan CISO Toyota Motor Asia, yang menegaskan bahwa peran Toyota adalah sebagai pencipta permintaan (demand creator), bukan pembuat kebijakan. “Kami memiliki […]

  • Ara Sindir Pengembang: Kuota Sudah Digedein, Serapan FLPP Masih Rendah

    Ara Sindir Pengembang: Kuota Sudah Digedein, Serapan FLPP Masih Rendah

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara menyindir pengembang atas rendahnya serapan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun ini. “Ini tadi dengan REI dan lainnya, waktu saya jadi Menteri, pertama mereka minta satu ‘tolong kuotanya digedein’. Saya sudah tingkatkan (kuota rumah subsidi) dari 200.300 unit di tahun 2024 menjadi […]

  • Badan Bank Tanah dan Desa Kutuh Kembangkan Kawasan Pariwisata Berbasis UMKM di Bali

    Badan Bank Tanah dan Desa Kutuh Kembangkan Kawasan Pariwisata Berbasis UMKM di Bali

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Bank Tanah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali, untuk mengembangkan kawasan penunjang pariwisata berbasis UMKM lokal. Kerja sama ini dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Tanah seluas 5.000 meter persegi yang berada di bawah Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah. Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala […]

  • Ekonomi Indonesia: Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, Naik 5,2% pada 2027

    Ekonomi Indonesia: Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, Naik 5,2% pada 2027

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai 5% pada 2026, dan 5,2% pada 2027. Pertumbuhan ini lebih rendah dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4%. Meski demikian, Dalam Laporan Bertajuk Fondasi Digital untuk Pertumbuhan oleh Bank Dunia edisi Desember 2025 menyebut, proyeksi pertumbuhan tersebut masih menandakan […]

expand_less