Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Dolar AS Sentuh Rp17.775, Ini Kurs di BCA, Mandiri, BRI dan BNI

Dolar AS Sentuh Rp17.775, Ini Kurs di BCA, Mandiri, BRI dan BNI

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah. Mata uang Indonesia tidak bertenaga terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (27/8/2026).

Mengutip Antara, rupiah dibuka melemah 50 poin atau 0,28 persen ke level Rp17.775 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sehari sebelumnya, rupiah ditutup di posisi Rp17.725 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar tercatat melemah 0,05 persen ke level 99,119. Indeks dolar tersebut berbalik arah setelah pada perdagangan sebelumnya menguat 0,25 persen.

Sementara itu, harga dolar AS di sejumlah bank besar nasional juga bergerak pada kisaran Rp17.000-an. Berikut kurs jual beli dolar AS pada Kamis  pagi:

Kurs Dolar AS di BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada pukul 09.21 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.760 dan harga jual Rp17.780 melalui e-rate.

Untuk transaksi TT counter, BCA mematok kurs beli Rp17.570 dan kurs jual Rp17.850.

Sementara berdasarkan bank notes, harga beli dolar AS berada di level Rp17.570, sedangkan harga jual Rp17.850.

Kurs Dolar AS di Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menetapkan special rate dolar AS dengan harga beli Rp17.740 dan harga jual Rp17.770 per dolar AS.

Untuk TT counter, kurs beli berada di level Rp17.530, sedangkan kurs jual Rp17.830.

Adapun melalui bank notes, Bank Mandiri menetapkan harga beli Rp17.490 dan harga jual Rp17.790 per dolar AS.

Kurs Dolar AS di BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) pada pukul 09.20 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.648 per dolar AS.

Sementara harga jual dipatok Rp17.799 per dolar AS.

Kurs Dolar AS di BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) pada pukul 09.20 WIB menetapkan special rate dengan harga beli dolar AS Rp17.765 dan harga jual Rp17.795.

Untuk TT counter, BNI menetapkan harga beli Rp17.530 dan harga jual Rp17.830.

Sementara berdasarkan bank notes, harga beli dolar AS berada di level Rp17.570, sedangkan harga jual mencapai Rp17.870 per dolar AS.

Perbedaan kurs di masing-masing bank dipengaruhi jenis transaksi dan layanan yang digunakan. Karena itu, masyarakat yang hendak membeli atau menjual dolar AS perlu mencermati jenis kurs yang berlaku.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber dan narasumber.

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

    Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank of Japan memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada level 0,75 persen dalam rapat kebijakan yang berakhir Selasa, 28 April 2026. Namun, keputusan tersebut tidak bulat. Tiga dari sembilan anggota dewan justru mengusulkan kenaikan suku bunga menjadi 1 persen. Perbedaan pandangan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi, terutama akibat konflik geopolitik di […]

  • Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dekati Rp17.000 per Dolar AS

    Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dekati Rp17.000 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah dan hampir mendekati 17.000 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Kamis (19/2/2026). Kurs rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS didukung oleh faktor global dan prospek kebijakan BI pada siang ini. Dikutip dari Antara, rupiah bergerak melemah 49 poin atau 0,29 persen menjadi Rp16.933 per dolar AS dari […]

  • Perak Antam Kembali Menguat, Sentuh Level Segini

    Perak Antam Kembali Menguat, Sentuh Level Segini

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali melesat. Kenaikan harga perak Antam ini berlawanan dengan harga emas Antam tetapi sejalan dengan harga perak dunia. Berdasarkan data dari laman logam mulia pada Kamis (16/4/2026), harga perak Antam naik Rp 300. Kini, harga perak Antam dibanderol Rp50.600 dari perdagangan sebelumnya Rp50.300. Antam menawarkan perak batangan 250 gram, […]

  • Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    Kekayaan 50 Orang Terkaya di Hong Kong Tembus Rp 6.163 Triliun, Hang Seng Naik 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kekayaan kolektif 50 orang terkaya di Hong Kong melonjak ke level tertinggi sepanjang masa pada 2025. Total harta mereka mencapai 366 miliar dollar AS atau setara Rp 6.163 triliun, naik dari 301 miliar dollar AS pada tahun sebelumnya. Lonjakan kekayaan tersebut didorong oleh maraknya penawaran saham perdana (IPO) serta pemulihan sektor properti yang […]

  • Harga Pertamax dan Pertamax Green Berpotensi Naik, Pertamina Patra Niaga Masih Evaluasi

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Berpotensi Naik, Pertamina Patra Niaga Masih Evaluasi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex pada 18 April 2026. Kenaikan ini memicu pertanyaan publik terkait kemungkinan penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dalam waktu dekat. Hingga saat ini, harga Pertamax masih […]

  • Kenapa Banyak Lulusan SMK di Jambi Nganggur? TPT Capai 7,95 Persen, Ini Masalahnya

    Kenapa Banyak Lulusan SMK di Jambi Nganggur? TPT Capai 7,95 Persen, Ini Masalahnya

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dirancang untuk menyiapkan lulusan agar memiliki keterampilan dan lebih mudah masuk dunia kerja. Namun, di Provinsi Jambi, lulusan SMK masih menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan pekerjaan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan SMK pada Agustus 2025 mencapai 7,95 persen. Angka tersebut menjadi […]

expand_less