Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pemborosan anggaran di sejumlah rumah sakit yang menyebabkan tagihan BPJS Kesehatan membengkak. Inefisiensi pengadaan alat kesehatan (alkes) dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya beban keuangan lembaga jaminan kesehatan tersebut.

Dalam paparannya di Jakarta, Rabu (22/10/2025), Purbaya mencontohkan adanya aturan Kementerian Kesehatan yang mewajibkan rumah sakit memiliki 10 persen ventilator dari total kapasitas tempat tidur. Aturan ini, menurutnya, sudah tidak relevan sejak pandemi COVID-19 berakhir.

“Karena mereka terpaksa sudah beli, setiap ada pasien ya dilewatkan ke alat itu. Akibatnya tagihan ke BPJS jadi besar,” ujar Purbaya.

Purbaya meminta agar dilakukan asesmen ulang terhadap anggaran alat kesehatan rumah sakit, guna menentukan pembelian yang benar-benar dibutuhkan. Ia juga menekankan agar tim penilai berasal dari kalangan profesional medis, bukan birokrat atau pihak BPJS Kesehatan.

“Saya bilang aksesnya jangan saya, karena saya bukan dokter. Jangan mereka (BPJS Kesehatan) juga. Harus tim yang paham bidang kedokteran dan rumah sakit,” katanya.

Selain itu, Purbaya menyoroti pengelolaan sistem teknologi informasi (IT) BPJS Kesehatan yang saat ini melibatkan sekitar 200 pegawai. Ia menilai sistem tersebut perlu dikelola lebih profesional dan terintegrasi agar potensi kebocoran atau kecurangan bisa terdeteksi lebih cepat.

“Kalau ada kecurangan, obatnya apa, langsung terdeteksi semua. Saya pikir nanti akan menarik ke depannya, itu yang saya harapkan bisa mengurangi beban operasi BPJS,” tutur Purbaya.

Langkah pembenahan ini diharapkan dapat menekan pemborosan anggaran, memperkuat transparansi, dan meningkatkan efisiensi layanan kesehatan nasional. Pemerintah menargetkan sistem pengelolaan keuangan BPJS Kesehatan bisa lebih sehat dan akuntabel mulai 2026.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog dan Komite II DPD RI Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Nasional

    Bulog dan Komite II DPD RI Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog bersama Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional melalui penguatan stok beras, optimalisasi distribusi, serta kolaborasi pengawasan dan pertukaran data antarinstansi. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Bulog terus bekerja dengan semangat pelayanan publik untuk memastikan ketahanan pangan dapat dirasakan […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Awal Januari 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik, Beras dan Daging Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi Awal Januari 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik, Beras dan Daging Stabil

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Jambi pada awal Januari 2026 terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas strategis mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per Senin (5/1/2026), penurunan harga paling signifikan terjadi pada komoditas cabai, sementara bawang merah justru mengalami kenaikan. Pantauan di Pasar Angso Duo menunjukkan harga beras […]

  • RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama Baru

    RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani sebagai Direktur Utama Baru

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) merombak jajaran pimpinan perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Senin (20/1/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyepakati penunjukan Ahmad Yani sebagai Direktur Utama menggantikan Julfi Hadi yang mengundurkan diri sejak November 2025. Penunjukan Ahmad Yani dinilai sebagai langkah strategis untuk […]

  • Harga Cabai Turun, Ayam Broiler Naik di Pasar Talang Banjar Jambi per 15 Januari 2026

    Harga Cabai Turun, Ayam Broiler Naik di Pasar Talang Banjar Jambi per 15 Januari 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, menunjukkan pergerakan yang beragam pada Kamis (15/1/2026). Penurunan harga paling mencolok terjadi pada kelompok cabai, sementara sebagian besar komoditas lainnya terpantau stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar turun 12 persen menjadi Rp 22.000 per kilogram. […]

  • Kemendag Tegaskan Ekspansi Ritel Modern di Daerah Tetap Ikuti Aturan, Buka Peluang Kemitraan dengan Koperasi Desa

    Kemendag Tegaskan Ekspansi Ritel Modern di Daerah Tetap Ikuti Aturan, Buka Peluang Kemitraan dengan Koperasi Desa

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan menegaskan bahwa keberadaan dan ekspansi toko ritel modern di daerah tetap harus mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegasan ini disampaikan di tengah wacana pembatasan ritel modern seiring penguatan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, mengatakan bahwa aktivitas usaha ritel modern telah memiliki […]

  • BPS: Tingkat Penghunian Hotel Bintang di Jambi Naik Jadi 52,66 Persen pada April 2026

    BPS: Tingkat Penghunian Hotel Bintang di Jambi Naik Jadi 52,66 Persen pada April 2026

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Jambi mengalami peningkatan pada April 2026. TPK tercatat mencapai 52,66 persen, naik dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 46,23 persen. Kenaikan tingkat hunian tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemanfaatan kamar hotel berbintang di Jambi setelah sempat mengalami penurunan pada bulan […]

expand_less