Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Akhir 2025, Menkeu Bessent Prediksi Pertumbuhan Ekonomi AS 3 Persen

Akhir 2025, Menkeu Bessent Prediksi Pertumbuhan Ekonomi AS 3 Persen

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS) Scott Bessent menyampaikan prediksi pertumbuhan ekonomi AS sebesar 3 persen. Bessent menyatakan musim belanja liburan sejauh ini sangat kuat dan memprediksi ekonomi AS akan mengakhiri tahun dengan pijakan yang solid.

Bessent menyampaikan optimisme tinggi terhadap kondisi makroekonomi AS. “Ekonomi (AS) lebih baik dari yang kami kira. Kami telah mencapai pertumbuhan PDB 4% dalam beberapa kuartal. Kami akan menyelesaikan tahun ini, meskipun ada shutdown Schumer, dengan pertumbuhan PDB riil 3%,” sebutnya dalam laporan CBS internasional, Senin (8/12/2025).

Menurut Biro Analisis Ekonomi (BEA), angka Produk Domestik Bruto (PDB) AS mengalami kontraksi 0,6% secara tahunan (year-over-year/ YoY) pada kuartal I-2025, namun kemudian melonjak 3,8% pada kuartal II-2025. Perkiraan terbaru dari Federal Reserve Bank of Atlanta yang dirilis pada 5 Desember 2025 menempatkan pertumbuhan PDB tahunan kuartal III-2025 sebesar 3,5%.

Meskipun data ekonomi makro menunjukkan pemulihan, konsumen yang pengeluarannya menyumbang hampir 70% dari PDB AS tetap bersikap suram terhadap keadaan ekonomi AS. Survei Sentimen Konsumen oleh University of Michigan tercatat 53,3 pada Desember 2025, naik 4,5% dari November 2025 tetapi masih turun 28% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan terbaru mengenai inflasi, yang sempat tertunda akibat penutupan (shutdown) pemerintahan AS, menunjukkan harga konsumen naik 3% secara tahunan pada September 2025 termasuk kenaikan 3,1% pada biaya makanan rumahan.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat tentang kenaikan harga, Presiden AS Donald Trump menolak gagasan warga Amerika sedang berjuang secara finansial. “Kata ‘keterjangkauan’ (affordability) adalah pekerjaan penipuan oleh Partai Demokrat. Kata ‘keterjangkauan’ adalah penipuan Demokrat,” ujar Trump dalam rapat kabinet.

Namun, jajak pendapat terbaru dari NBC News menunjukkan sekitar dua pertiga pemilih terdaftar menyatakan frustrasi terhadap penanganan ekonomi dan biaya hidup oleh pemerintahan Trump.

Ketika ditanya mengenai komentar Trump, Bessent mengatakan pemerintahannya sedang menangani masalah inflasi yang tersisa dari pemerintahan sebelumnya dan menunjuk liputan media sebagai sumber pandangan negatif masyarakat terhadap ekonomi.

“Rakyat Amerika tidak tahu betapa baiknya kondisi mereka. Partai Demokrat menciptakan kelangkaan, entah itu dalam energi atau regulasi berlebihan, sehingga kita sekarang melihat masalah keterjangkauan ini. Dan saya pikir tahun depan kita akan beralih ke kemakmuran,” lanjut dia.

Laporan dari Menkeu Scott AS ini menegaskan adanya disparitas signifikan antara data ekonomi makro AS yang kuat atau pertumbuhan PDB solid dengan pengalaman dan persepsi finansial rata-rata konsumen Amerika.

Fenomena ini, yang sering disebut vibecession/ resesi perasaan, menunjukkan meskipun angka-angka utama seperti PDB dan pasar tenaga kerja terlihat baik, masyarakat masih merasakan tekanan besar akibat inflasi yang persisten. Ini terutama terasa pada harga barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti makanan.

Persoalan ini secara langsung menjadi medan pertempuran politik antara Pemerintahan Trump yang menyalahkan kebijakan pemerintahan Joe Biden sebelumnya dan Partai Demokrat (termasuk shutdown anggaran) atas masalah affordability, dan pandangan publik yang menyalahkan pihak yang berkuasa.

Disparitas ini akan menjadi isu krusial yang menentukan arah kebijakan ekonomi dan hasil pemilihan umum AS berikutnya, di mana perasaan rakyat tentang keterjangkauan menjadi lebih penting daripada data PDB itu sendiri.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Investor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga TBS Sawit Jambi Nyaris Stagnan, Petani Kian Lesu di Level Rp3.706 per Kg

    Harga TBS Sawit Jambi Nyaris Stagnan, Petani Kian Lesu di Level Rp3.706 per Kg

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nasib petani sawit di Provinsi Jambi kembali berada di titik kurang menggembirakan. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tercatat hanya mengalami penurunan tipis dan cenderung stagnan pada periode 19–25 Juni 2026. Berdasarkan hasil rapat penetapan harga oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi, harga TBS usia tanam 10–20 tahun turun Rp0,03 per kilogram […]

  • Aduan Konsumen 2025 Tembus 7.887, Mayoritas Online

    Aduan Konsumen 2025 Tembus 7.887, Mayoritas Online

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat 7.887 aduan konsumen sepanjang Januari–Desember 2025. Sebagian besar aduan, yakni 7.836 laporan (99,35%), berasal dari transaksi daring (online), sedangkan aduan transaksi offline hanya 32 laporan. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa dari total aduan, 7.853 laporan (99,56%) telah diselesaikan melalui klarifikasi dan solusi dengan pelaku usaha. Sektor dengan aduan […]

  • Dolar AS Mulai Tertekan, Rupiah Menguat ke Rp17.860

    Dolar AS Mulai Tertekan, Rupiah Menguat ke Rp17.860

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali bangkit pada pembukaan perdagangan Rabu (19/8/2026). Setelah sempat melemah pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kini kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp17.860 per dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan tersebut membawa rupiah sedikit menjauh dari level […]

  • Samsung Galaxy A07 5G Rp2 Jutaan, Layar 120Hz

    Samsung Galaxy A07 5G Rp2 Jutaan, Layar 120Hz

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Samsung menghadirkan Galaxy A07 5G untuk pasar entry-level dengan harga terjangkau sekitar Rp2 jutaan. Meski menyasar konsumen pemula, ponsel ini dibekali fitur unggulan seperti layar 6,7 inci 120Hz, baterai 6.000 mAh, serta jaminan pembaruan sistem operasi selama 6 tahun. Galaxy A07 5G dibekali MediaTek Dimensity 6300, chipset 6nm yang efisien untuk pemakaian sehari-hari. […]

  • Transportasi dan Pergudangan Tumbuh 8,88 Persen, Mengapa Lokasi Distribusi Makin Penting di Jambi?

    Transportasi dan Pergudangan Tumbuh 8,88 Persen, Mengapa Lokasi Distribusi Makin Penting di Jambi?

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan ekonomi sering dibaca dari perdagangan dan konsumsi. Namun, ada satu bagian yang bekerja di belakang layar: bagaimana barang berpindah dari produsen menuju konsumen. BPS mencatat lapangan usaha transportasi dan pergudangan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi di Provinsi Jambi pada 2025, yaitu 8,88 persen. Pada tahun yang sama, ekonomi Jambi secara keseluruhan tumbuh […]

  • Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah sedang membahas rencana pengenaan bea keluar (export duty) untuk komoditas batu bara yang ditargetkan mulai berlaku pada 2026. Purbaya mengakui kebijakan ini hampir pasti mendapat penolakan dari pelaku usaha. Purbaya belum mengungkap detail tarif maupun mekanisme pungutannya. Namun ia menegaskan bahwa pembahasan sudah berjalan dan implementasinya […]

expand_less