Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » 5 Taipan Penguasa Industri Susu Indonesia, Kekayaannya Tembus Ratusan Triliun

5 Taipan Penguasa Industri Susu Indonesia, Kekayaannya Tembus Ratusan Triliun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Industri susu nasional terus menunjukkan pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan nutrisi masyarakat serta perluasan pasar melalui program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Di balik berbagai merek susu yang beredar di Indonesia, terdapat sejumlah taipan yang mengendalikan industri bernilai triliunan rupiah ini.

Berikut adalah lima tokoh penting yang menduduki posisi strategis di balik merek-merek susu lokal.

1. Sabana Prawirawidjaja — Ultra Milk (PT Ultrajaya Milk Industry Tbk/ULTJ)

Sabana Prawirawidjaja dikenal sebagai pelopor teknologi susu UHT di Indonesia. Bisnis Ultra Milk bermula dari usaha rumahan yang ia jalankan bersama ayahnya, Ahmad Prawirawidjaja, di Bandung pada 1958.

Pada 1972, Sabana memperkenalkan susu UHT berteknologi tinggi yang membuat produk lebih tahan lama tanpa mengurangi nilai gizi. Langkah tersebut menempatkan Ultrajaya sebagai pionir industri susu modern.

Menurut Forbes, kekayaan Sabana mencapai US$940 juta atau sekitar Rp14,3 triliun, menempatkannya dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia.

2. Bambang SutantioCimory (Cisarua Mountain Dairy)

Pendiri sekaligus pemimpin Grup Cimory, Bambang Sutantio, memulai bisnis melalui perusahaan pengolahan daging pada 1993. Baru pada 2004 ia masuk ke bisnis susu untuk menggandeng peternak lokal.

Cimory kemudian berkembang pesat dan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2021 dengan perolehan dana lebih dari US$200 juta. Kekayaan Bambang kini diperkirakan mencapai US$2,5 miliar atau sekitar Rp42 triliun, menjadikannya salah satu pemain terbesar di industri makanan olahan.

3. Anthony Salim — Indomilk (Indolakto – Indofood Group)

Indomilk berada di bawah Indolakto, anak usaha Indofood CBP yang dipimpin oleh Anthony Salim. Merek ini telah hadir sejak 1969 dan menjadi salah satu pemain terbesar di segmen susu kemasan.

Anthony Salim, dengan kekayaan sekitar US$12,5 miliar atau Rp209 triliun, merupakan salah satu konglomerat paling berpengaruh di Indonesia. Bisnisnya meluas dari makanan dan minuman, ritel, hingga perbankan dan energi.

4. Chen Tsen Nan — Diamond Milk (PT Diamond Food Indonesia Tbk/DMND)

Chen Tsen Nan adalah pendiri Diamond Food Indonesia, perusahaan yang memproduksi susu Diamond Milk dan Susu Sekolah yang menjadi sorotan dalam program MBG.

Perusahaan yang berdiri sejak 1995 ini kemudian berganti nama dan mencatatkan saham perdana pada 2020. Diamond menjadi salah satu pemasok susu terbesar dengan jaringan distribusi nasional yang kuat.

5. Hartono Bersaudara — MilkLife (PT Global Dairi Alami)

Konglomerat Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, dua dari orang terkaya Indonesia, juga terjun ke industri susu melalui PT Global Dairi Alami (GDA).

Produk MilkLife lahir dari pembangunan peternakan modern di Subang sejak 2019. Bisnis ini dijalankan bersama keluarga Kapal Api Group yang telah puluhan tahun mendominasi pasar kopi kemasan. Keterlibatan Hartono bersaudara memperkuat masuknya konglomerat besar ke industri susu, seiring meningkatnya permintaan dan peluang di sektor pangan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruang Fiskal Prabowo Tertekan, Shortfall Pajak 2025 Berisiko Lebarkan Defisit APBN

    Ruang Fiskal Prabowo Tertekan, Shortfall Pajak 2025 Berisiko Lebarkan Defisit APBN

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ruang gerak fiskal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kian tertekan seiring dengan pelebaran shortfall penerimaan pajak 2025. Realisasi penerimaan pajak yang jauh di bawah target memunculkan risiko pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), di tengah kebutuhan belanja negara yang tetap tinggi. Berdasarkan informasi yang dihimpun Bisnis, realisasi penerimaan pajak sepanjang 2025 diperkirakan […]

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini 21 Juli 2026: Ayam Broiler Naik, Cabai Turun

    Harga Sembako Jambi Hari Ini 21 Juli 2026: Ayam Broiler Naik, Cabai Turun

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Selasa (21/7/2026) masih relatif terkendali. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, sebagian besar komoditas tercatat stabil, meski beberapa bahan pangan mengalami kenaikan maupun penurunan harga. Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah daging ayam broiler. Harga ayam broiler naik […]

  • Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tercatat tidak bergerak terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (3/12/2025). Rupiah dibuka stagnan sehingga tetap di angka Rp16.625, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp16.625 per dolar AS. Berbeda dengan rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand menguat […]

  • Harga Perak Antam Turun Lagi, Cek Lengkapnya Disini

    Harga Perak Antam Turun Lagi, Cek Lengkapnya Disini

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Senin (11/5/2026). Hal itu diketahui dari daftar harga perak yang tertera dari laman logam mulia yang sebagai acuan Jambisnis.com. Dari semula Rp51.700 per gram, kini harga perak Antam menjadi Rp51.450 per gram, merosot Rp250. Kondisi ini bisa dimanfaatkan warga Jambi untuk membeli logam mulia […]

  • Harga Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.444,05 per Kilogram TBS

    Harga Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.444,05 per Kilogram TBS

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi kembali naik. Kali ini untuk umur tanam 10-20 tahun kenaikannya memang tipis, Rp 9,80 per kilogram TBS dari periode sebelumnya. Adapun harga kelapa sawit untuk umur tanam 10-20 tahun kali ini adalah Rp 3.444,05 per kilogram. Harga kelapa sawit Provinsi Jambi untuk periode 12-18 […]

  • Garuda Indonesia Gelar GOTF 2026 Diskon 65%

    Garuda Indonesia Gelar GOTF 2026 Diskon 65%

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77, maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia kembali menggandeng Bank Mandiri sebagai bank partner untuk menyelenggarakan Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) 2026, yang merupakan GOTF pertama di tahun ini. Melalui ajang penjualan tiket berbasis digital tersebut, Garuda Indonesia menghadirkan sekitar 140 ribu kursi penerbangan domestik dan […]

expand_less