Selasa, 19 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Hari Ini Melemah, Pasar Tak Lagi Harap Damai Rusia-Ukraina

Harga Minyak Hari Ini Melemah, Pasar Tak Lagi Harap Damai Rusia-Ukraina

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (31/12/2025) atau Rabu pagi waktu Indonesia bergerak melemah tipis. Penurunan terjadi seiring meredupnya harapan tercapainya kesepakatan damai Rusia–Ukraina serta meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Mengutip laporan CNBC, harga minyak Brent turun 2 sen ke level USD 61,92 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 13 sen menjadi USD 57,95 per barel.

Meski melemah, kedua patokan harga minyak global itu masih mencatatkan penguatan lebih dari 2 persen pada sesi perdagangan sebelumnya. Kenaikan sempat dipicu serangan udara Arab Saudi ke wilayah Yaman serta tudingan Rusia terhadap Ukraina yang dinilai merusak proses negosiasi perdamaian.

Analis UBS Giovanni Staunovo menilai, pasar kini mulai menyesuaikan ekspektasi. Pelaku pasar tidak lagi berharap adanya terobosan signifikan terkait perdamaian Rusia dan Ukraina dalam waktu dekat.

“Pasar sudah mengoreksi pandangannya dan tidak mengantisipasi kesepakatan damai dalam jangka pendek,” ujar Staunovo.

Selain faktor geopolitik, isu pasokan juga menjadi perhatian. Blokade Amerika Serikat terhadap minyak Venezuela serta gangguan ekspor minyak Caspian CPC Blend akibat cuaca buruk turut menopang harga minyak, meski belum cukup kuat untuk mendorong reli lanjutan.

Ketegangan di Timur Tengah juga meningkat setelah Arab Saudi menegaskan bahwa keamanan nasionalnya merupakan garis merah. Riyadh bahkan mendukung seruan agar pasukan Uni Emirat Arab meninggalkan Yaman dalam waktu 24 jam.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan kemungkinan dukungan terhadap serangan lanjutan ke Iran jika negara tersebut melanjutkan pengembangan program rudal balistik dan nuklir.

Namun demikian, para analis menilai sentimen kelebihan pasokan global masih membayangi pasar minyak. Kondisi tersebut diperkirakan akan menekan harga minyak pada kuartal pertama 2026, seiring meningkatnya suplai di pasar internasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Siapkan Legalisasi Rokok Ilegal, Target Berlaku Mei 2026

    Menkeu Purbaya Siapkan Legalisasi Rokok Ilegal, Target Berlaku Mei 2026

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menyiapkan kebijakan baru untuk menekan peredaran rokok ilegal sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai. Purbaya mengungkapkan, pemerintah telah merampungkan skema legalisasi rokok ilegal yang bertujuan mendorong pelaku usaha masuk ke dalam sistem resmi dan membayar cukai sesuai ketentuan. “Pelaku usaha harus masuk ke sistem […]

  • Rupiah Melemah Pagi Ini, Sentuh Rp16.700 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Pagi Ini, Sentuh Rp16.700 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pagi ini, Selasa (11/11/2025). Rupiah dibuka melemah 46 poin atau 0,28 persen menjadi Rp16.700 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.654 per dolar AS. Rupiah melemah bersama sejumlah mata uang Asia lainnya. Sementara indeks dolar AS menguat 0,10 persen ke 99,68. Yen Jepang […]

  • Perum Bulog Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Dukung Arahan Presiden Prabowo

    Perum Bulog Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Dukung Arahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan serapan gabah, pembangunan infrastruktur logistik modern, serta kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. “Sebagai BUMN pangan yang mendapat mandat langsung dari pemerintah, Perum Bulog memiliki peran utama dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan nasional,” […]

  • Ciri-ciri Asam Lambung Naik dan Cara Mengatasinya

    Ciri-ciri Asam Lambung Naik dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asam lambung memiliki peran penting dalam proses pencernaan makanan. Namun, produksi asam lambung yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan, terutama jika naik ke kerongkongan. Kondisi ini dikenal sebagai GERD, yaitu gangguan ketika asam lambung kembali naik ke esofagus dan menimbulkan berbagai keluhan. Asam lambung yang naik dapat menimbulkan sejumlah gejala yang cukup mengganggu, antara […]

  • Harga Batu Bara Melejit, Tembus Level Tertinggi 3 Bulan

    Harga Batu Bara Melejit, Tembus Level Tertinggi 3 Bulan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga batu bara kontrak Desember kembali melesat dan menembus level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Mengacu data Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Selasa (18/11/2025) ditutup di US$ 115,25 per ton, menguat 1,5% secara harian. Kenaikan ini memperpanjang tren positif selama tiga hari berturut-turut dengan akumulasi penguatan mencapai 3,4%. Level harga tersebut juga […]

  • RI Naik ke Upper Middle Income, Tapi Lapangan Kerja Formal Menyusut dan Kelas Menengah Tertekan

    RI Naik ke Upper Middle Income, Tapi Lapangan Kerja Formal Menyusut dan Kelas Menengah Tertekan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menyebut Indonesia telah masuk kategori negara berpendapatan menengah atas (upper middle income). Namun, di tengah capaian tersebut, tren lapangan kerja formal justru mengalami penyusutan, terutama di kalangan kelas menengah. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengungkapkan bahwa posisi Indonesia saat ini masih berada di batas bawah kategori upper middle income. Produk […]

expand_less