Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Ini Alat Tawar Baru Beijing dalam Perang Dagang AS–China

Ini Alat Tawar Baru Beijing dalam Perang Dagang AS–China

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Tiongkok kembali memperketat kontrol ekspor mineral tanah jarang (rare earth) pada Kamis (9/10/2025). Tiongkok memperluas larangan atas teknologi pemrosesan dan produksi magnet rare earth, serta secara eksplisit menargetkan pengguna asing di sektor pertahanan dan semikonduktor.

Langkah ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China (MOFCOM), hanya dua hari setelah sejumlah anggota parlemen Amerika Serikat menyerukan perluasan larangan ekspor peralatan pembuat chip ke Tiongkok.

Kebijakan terbaru ini memperluas aturan kontrol ekspor yang diumumkan pada April 2025, yang sempat menimbulkan kekurangan pasokan global sebelum kemudian mereda berkat serangkaian kesepakatan dagang antara Beijing, Eropa, dan AS.

Menurut analis geopolitik Tim Zhang, pendiri firma riset Edge Research di Singapura, langkah ini memiliki dimensi strategis yang jelas.

“Dari perspektif geostrategis, kebijakan ini meningkatkan posisi tawar Beijing menjelang pertemuan Trump–Xi di Korea Selatan akhir bulan ini,” ujarnya.

Tiongkok memproduksi lebih dari 90% pasokan global rare earth yang telah diproses, termasuk magnet rare earth yang menjadi komponen penting dalam kendaraan listrik, mesin pesawat, radar militer, hingga perangkat energi hijau.

MOFCOM juga mengumumkan bahwa pembatasan baru akan mencakup perusahaan asing yang menggunakan bahan atau peralatan rare earth asal China, meniru langkah Washington yang selama ini membatasi ekspor produk semikonduktor ke luar negeri.

Teknologi pembuatan magnet rare earth kini masuk dalam kategori ekspor terbatas untuk lebih banyak jenis magnet. Selain itu, komponen dan rakitan yang mengandung magnet terlarang juga akan diawasi secara ketat.

China juga menambahkan peralatan daur ulang rare earth ke dalam daftar teknologi yang memerlukan izin ekspor khusus. Aturan baru dengan efek ekstrateritorial ini akan mulai berlaku 1 Desember 2025, sementara sebagian besar kebijakan lainnya efektif segera.

Pasar merespons positif langkah ini. Saham China Northern Rare Earth Group (600111.SS) melonjak 8,3%, sementara Shenghe Resources (600392.SS) naik 6,3% pada perdagangan Kamis pagi waktu setempat.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Bansos Cair April 2026: PKH, BPNT, hingga PIP, Ini Cara Cek Penerima

    Daftar Bansos Cair April 2026: PKH, BPNT, hingga PIP, Ini Cara Cek Penerima

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) pada April 2026 guna menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan. Sejumlah program bansos yang menjadi perhatian publik antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Program Indonesia Pintar (PIP). PKH merupakan bantuan bersyarat yang menyasar keluarga miskin dengan kriteria tertentu […]

  • Anjlok Beruntun! Harga Perak Antam Susut ke Rp43.200 per Gram

    Anjlok Beruntun! Harga Perak Antam Susut ke Rp43.200 per Gram

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni Antam kembali terpuruk pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Logam mulia ini menyusut cukup tajam dan melanjutkan tren pelemahan dalam dua hari terakhir. Merujuk data dari laman Logam Mulia, hari ini harga perak Antam turun sebesar Rp850 ke level Rp43.200 per gram. Penurunan ini memperdalam koreksi yang sudah terjadi sebelumnya. Sehari sebelumnya, […]

  • Harga Emas Antam Melesat Rp40.000, Ini Daftar Selengkapnya

    Harga Emas Antam Melesat Rp40.000, Ini Daftar Selengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam hari ini kembali naik. Kenaikannya luar biasa, mencapai Rp40.000. Kini harga emas Antam menjadi Rp3.068.000 per gram dari semula Rp3.028.000. Selain itu, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan. Hari ini, harga buyback emas Antam meningkat sebesar Rp41.000, sehingga ditetapkan menjadi Rp2.854.000 per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda […]

  • KAI Purwokerto Batalkan Sementara Sejumlah Perjalanan KA Tujuan Jakarta Imbas Gangguan di Bekasi

    KAI Purwokerto Batalkan Sementara Sejumlah Perjalanan KA Tujuan Jakarta Imbas Gangguan di Bekasi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto membatalkan sementara sejumlah perjalanan kereta api (KA) tujuan Jakarta untuk keberangkatan Minggu, 26 Oktober 2025, sebagai dampak lanjutan dari gangguan operasional di wilayah Daop 1 Jakarta yang terjadi pada Sabtu (25/10). Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Krisbiyantoro menyampaikan permohonan maaf kepada para […]

  • Rupiah Loyo, Pagi Ini Tembus Rp16.981 per Dolar AS

    Rupiah Loyo, Pagi Ini Tembus Rp16.981 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Senin pagi, (30/3/2026). Analis menilai, rupiah loyo seiring penguatan dolar AS yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah hari ini melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.981 dari penutupan sebelumnya di level […]

  • Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi setelah kalah tipis 2-3 pada laga perdana Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks, skuad Garuda gagal mempertahankan momentum dan harus menyerah dari tim tuan rumah. […]

expand_less