Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Soal Utang Kereta Cepat, Menkeu: Untungnya ke Dia, Susahnya ke Kita

Soal Utang Kereta Cepat, Menkeu: Untungnya ke Dia, Susahnya ke Kita

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh terus mengemuka. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan bahwa utang tersebut tak bakal ditanggung APBN.

Diberitakan Tempo.co, menurut Purbaya Danantara, sebagai lembaga pengelola perusahaan-perusahaan BUMN, sudah mengambil lebih dari Rp 80 triliun dividen BUMN. Seharusnya, kata Menkeu, Danantara menyelesaikan permasalahan dari dividen tersebut. Menurut Tempo.co,

“Kalau pakai APBN agak lucu, karena untungnya ke dia, susahnya ke kita. Harusnya kalau diambil, ambil semua gitu,” kata Purbaya di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (13/10).

Proyek prestisius yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) itu pernah dikritik oleh ekonom Faisal Basri, terutama mengenai utang yang timbul. Selama proses pembangunan, KCJB yang semula digadang-gadang sebagai kerja sama murni antarperusahaan (business to business) itu akhirnya harus mengandalkan dana APBN untuk menyelamatkan keberlanjutannya. Sejak awal, banyak pihak menilai proyek ini berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari bagi BUMN yang dilibatkan.

Mengutip Kompas.com, meski Kereta Cepat telah beroperasi selama dua tahun, masalah baru muncul. Yakni PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) harus mencicil utang pokok dan bunga ke pihak China. Untuk diketahui, KCIC adalah perusahaan patungan Indonesia dan China yang mayoritas sahamnya dimiliki PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), konsorsium BUMN Indonesia yang dipimpin PT KAI.

PT KCIC mencatatkan kerugian triliunan rupiah, yang akhirnya menjadi beban bagi empat BUMN Indonesia yang jadi pemegang saham PT PSBI. Kerugian itu terutama bersumber dari utang besar yang ditanggung KCIC sejak masa pembangunan KCJB. Biaya konstruksi yang melonjak dari perhitungan awal membuat perusahaan harus menanggung tambahan kewajiban pembayaran utang dan bunga.

Jumlah investasi pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung menembus sekitar 7,27 miliar dollar AS atau Rp 120,38 triliun (kurs Rp 16.500). Dari total investasi tersebut, sekitar 75 persen dibiayai melalui pinjaman dari China Development Bank (CDB), dengan bunga sebesar 2 persen per tahun. Utang pembangunan Whoosh dilakukan dengan skema bunga tetap (fixed) selama 40 tahun pertama. Bunga utang KCJB ini jauh lebih tinggi dari proposal Jepang yang menawarkan 0,1 persen per tahun. Selain itu, total utang tersebut belum menghitung tambahan penarikan pinjaman baru oleh KCIC karena adanya pembengkakan biaya (cost overrun) yang mencapai 1,2 miliar dollar AS, bunga utang tambahan ini juga lebih tinggi, yakni di atas 3 persen per tahun.

Sebagian besar pembiayaan proyek Whoosh memang ditopang dari pinjaman CDB, ditambah penyertaan modal pemerintah lewat APBN, serta kontribusi ekuitas konsorsium BUMN Indonesia dan perusahaan China sesuai porsi sahamnya masing-masing di KCIC. Lebih dari separuh biaya untuk menutup cost overrun berasal dari tambahan utang CDB. Sisanya berasal dari patungan modal BUMN Indonesia dan pihak China yang menggarap proyek ini. Cost overrun itu ditanggung oleh kedua belah pihak, di mana 60 persen ditanggung oleh konsorsium Indonesia dan 40 persen ditanggung oleh konsorsium China.

  • Penulis: -
  • Editor: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

    Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia menilai dampak kebijakan global Amerika Serikat (AS) termasuk kebijakan tarif, terhadap kinerja ekspor Indonesia relatif terbatas. Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Aaditya Mattoo menjelaskan total tarif yang dihadapi Indonesia saat ini masih di bawah 20 persen, sebanding dengan Vietnam, meski sedikit lebih tinggi dibanding Malaysia dan Thailand. […]

  • Supiani Pecatur Terbaik Tanjab Barat Tutup Usia

    Supiani Pecatur Terbaik Tanjab Barat Tutup Usia

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Jambi. Salah satu pecatur terbaik yang dimiliki Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Supiani, menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (22/6/2026).

  • OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dukung Ekonomi Digital Indonesia–Singapura

    OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dukung Ekonomi Digital Indonesia–Singapura

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) memperbarui komitmen kerja sama dalam pengembangan bidang FinTech dan memperkuat kerja sama di bidang keuangan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) tentang Kerja Sama di Bidang Teknologi Keuangan (Fintech). MoU ini melanjutkan kesepakatan sebelumnya yang ditandatangani pada tahun 2018, serta memperluas upaya bersama dalam […]

  • Emas Antam Anjlok Parah! Simak Daftar Lengkap di Sini

    Emas Antam Anjlok Parah! Simak Daftar Lengkap di Sini

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam anjlok parah. Berdasarkan update terbaru dari laman resmi Logam Mulia, penurunan harga emas Antam hari ini sebesar Rp44.000 per gram. Dampak penurunan drastis tersebut membuat harga emas Antam dari semula Rp2.884.000 menjadi Rp2.840.000 per gram. Demikian juga dengan harga buyback emas Antam ikut merosot. Harga buyback emas Antam turun […]

  • Operasional KA Pandalungan Jember–Jakarta Kembali Normal, Berangkat Tepat Waktu Setelah Tertunda 10 Jam

    Operasional KA Pandalungan Jember–Jakarta Kembali Normal, Berangkat Tepat Waktu Setelah Tertunda 10 Jam

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah sempat mengalami keterlambatan panjang akibat anjloknya KA Purwojaya di Bekasi, operasional Kereta Api (KA) Pandalungan relasi Jember–Jakarta (Gambir) kini kembali berjalan normal. KA tersebut berangkat tepat waktu dari Stasiun Jember pada Senin (27/10/2025) pukul 16.00 WIB, sesuai jadwal dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berlaku. Manajer Hukum dan Humas PT KAI […]

  • Erick Thohir Sebut Berdiskusi Bersama IOC masih Terbuka

    Erick Thohir Sebut Berdiskusi Bersama IOC masih Terbuka

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Media Turki Anadolu Agency menyoroti pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Erick Thohir, yang menegaskan bahwa Indonesia memahami sepenuhnya konsekuensi dari keputusan melarang atlet Israel berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta. Erick menekankan, langkah tersebut diambil bukan tanpa pertimbangan, melainkan demi menjaga keamanan, ketertiban umum, serta kepentingan nasional. “Kami memegang […]

expand_less