Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Profil Aceh Tamiang: Letak, Karakter Geografi, dan Dampaknya Setelah Banjir Besar 2025

Profil Aceh Tamiang: Letak, Karakter Geografi, dan Dampaknya Setelah Banjir Besar 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 3 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak banjir besar yang melanda Sumatra dalam beberapa hari terakhir. Sebelum bencana terjadi, daerah ini dikenal sebagai pintu masuk lintas darat menuju Provinsi Aceh serta memiliki kawasan pesisir dengan ekosistem mangrove terbesar di Aceh.

Secara geografis, Aceh Tamiang berada pada koordinat 03°53’18,81”–04°32’56,76” LU dan 97°43’41,51”–98°14’45,41” BT. Wilayah ini terbentang di bagian timur Aceh dan berbatasan langsung dengan Sumatera Utara. Berdasarkan Permendagri Nomor 39 Tahun 2015, luas wilayah Aceh Tamiang tercatat 1.956,72 kilometer persegi. Namun, hasil digitasi spasial dalam Qanun RTRW 2012–2032 menetapkan luas wilayah sebenarnya mencapai 2.216,16 kilometer persegi.

Aceh Tamiang resmi menjadi daerah administratif definitif melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2002.

Batas Wilayah Aceh Tamiang

  • Utara: Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, dan Selat Malaka
  • Timur: Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
  • Selatan: Kabupaten Langkat dan Kecamatan Pinding, Gayo Lues
  • Barat: Kecamatan Serba Jadi dan Bireum Bayeum, Aceh Timur

Letaknya yang berada di jalur Medan–Banda Aceh membuat Aceh Tamiang menjadi wilayah penting bagi aktivitas transportasi dan logistik di pesisir timur Sumatra.

Hamparan mangrove di kawasan ini menjadi ekosistem pesisir paling luas di Aceh, disusul Kota Langsa dan Aceh Timur.

  • Udang windu (Penaeus monodon)
  • Tuntong laut (Batagur borneoensis)
  • Penyu hijau (Chelonia mydas)

Melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 77/Kepmen-KP/2020, wilayah ini ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Taman Pesisir Aceh Tamiang seluas 2.750,71 hektare, mencakup:

  • Zona inti: 312,51 ha
  • Zona pemanfaatan terbatas: 2.406,36 ha
  • Subzona pariwisata: 60,7 ha
  • Subzona perikanan tradisional: 2.345,66 ha

Hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan sebagian besar wilayah Aceh Tamiang terendam. Infrastruktur vital seperti jalan nasional, jembatan, dan permukiman warga mengalami kerusakan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan lebih dari 90 persen wilayah sempat terdampak banjir, sementara akses jalur darat Medan–Aceh sempat terputus.

Pemerintah pusat mengerahkan pesawat Hercules, helikopter, alat berat, serta distribusi logistik melalui udara, darat, dan laut. Beberapa bantuan diterjunkan menggunakan metode bundle drop di lokasi yang terisolasi. Hingga Rabu (3/12/2025), proses evakuasi dan penyaluran bantuan masih dilakukan di sejumlah kecamatan yang terendam hingga lebih dari dua meter.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aduuuh, 13.402 Penerima Bansos di Jambi Juga Pemain Judi Online Ini Datanya

    Aduuuh, 13.402 Penerima Bansos di Jambi Juga Pemain Judi Online Ini Datanya

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pecandu judol memang tak kenal kelas sosial. Miskin, kaya, pria, wanita, pekerja mapan hingga buruh serabutan ada di sana. Ironisnya dari data yang dibeberkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tidak sedikit penerima bansos di Jambi yang terjerumus judi online. Bahkan, mereka dengan berpenghasilan di bawah Rp 5 juta mendominasi jumlah penjudi […]

  • Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan

    Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Sentral Rusia untuk pertama kalinya mulai menjual emas fisik dari cadangannya sebagai bagian dari operasi Kementerian Keuangan untuk membiayai anggaran negara. Mengutip The Moscow Times, langkah ini mencerminkan transaksi sebelumnya yang melibatkan emas dari National Wealth Fund (NWF), yang sebelumnya sebagian besar hanya bersifat administratif. Dalam skema sebelumnya, pemerintah menjual emas ke […]

  • BRI Kucurkan Kredit Sindikasi Rp 2,2 Triliun untuk Flyover Sitinjau Lauik

    BRI Kucurkan Kredit Sindikasi Rp 2,2 Triliun untuk Flyover Sitinjau Lauik

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Perseroan turut berpartisipasi dalam fasilitas pembiayaan sindikasi senilai Rp 2,2 triliun untuk proyek strategis Flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Proyek Flyover Sitinjau Lauik menjadi salah satu infrastruktur yang […]

  • Gaji PNS 2026 Belum Naik, Ini Daftar Lengkap Gaji ASN Sesuai Golongan

    Gaji PNS 2026 Belum Naik, Ini Daftar Lengkap Gaji ASN Sesuai Golongan

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hingga memasuki akhir tahun 2025, pemerintah belum memastikan adanya kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2026. Dengan belum adanya keputusan resmi, besaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun depan dipastikan masih mengacu pada ketentuan yang berlaku saat ini. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini menyatakan, pemerintah telah menyampaikan […]

  • pabrik kelapa sawit

    Lagi-lagi Harga Kelapa Sawit Turun

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi kembali turun. Terbaru, harga TBS kelapa sawit Provinsi Jambi periode 21-27 November 2025 untuk kelapa sawit usia 10-20 tahun turun Rp 1,98 per Kg TBS. Harga sawit Provinsi Jambi periode 21-27 November 2025 ini ditetapkan Kamis (20/11) dalam rapat bersama Dinas Perkebunan Provinsi Jambi […]

  • Prabowo Janji Bangun 300.000 Jembatan, Bentuk Satgas Darurat untuk Eksekusi Cepat

    Prabowo Janji Bangun 300.000 Jembatan, Bentuk Satgas Darurat untuk Eksekusi Cepat

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto kembali melontarkan janji besar terkait pembangunan infrastruktur nasional. Kepala Negara memastikan bahwa pemerintah akan membangun 300.000 jembatan di berbagai daerah Indonesia. Prabowo menyampaikan bahwa ia telah membentuk satuan tugas khusus darurat jembatan untuk mempercepat realisasi program tersebut. Langkah ini diambil setelah dirinya menerima laporan bahwa masih banyak pelajar di sejumlah […]

expand_less