Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Profil Aceh Tamiang: Letak, Karakter Geografi, dan Dampaknya Setelah Banjir Besar 2025

Profil Aceh Tamiang: Letak, Karakter Geografi, dan Dampaknya Setelah Banjir Besar 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak banjir besar yang melanda Sumatra dalam beberapa hari terakhir. Sebelum bencana terjadi, daerah ini dikenal sebagai pintu masuk lintas darat menuju Provinsi Aceh serta memiliki kawasan pesisir dengan ekosistem mangrove terbesar di Aceh.

Secara geografis, Aceh Tamiang berada pada koordinat 03°53’18,81”–04°32’56,76” LU dan 97°43’41,51”–98°14’45,41” BT. Wilayah ini terbentang di bagian timur Aceh dan berbatasan langsung dengan Sumatera Utara. Berdasarkan Permendagri Nomor 39 Tahun 2015, luas wilayah Aceh Tamiang tercatat 1.956,72 kilometer persegi. Namun, hasil digitasi spasial dalam Qanun RTRW 2012–2032 menetapkan luas wilayah sebenarnya mencapai 2.216,16 kilometer persegi.

Aceh Tamiang resmi menjadi daerah administratif definitif melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2002.

Batas Wilayah Aceh Tamiang

  • Utara: Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, dan Selat Malaka
  • Timur: Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
  • Selatan: Kabupaten Langkat dan Kecamatan Pinding, Gayo Lues
  • Barat: Kecamatan Serba Jadi dan Bireum Bayeum, Aceh Timur

Letaknya yang berada di jalur Medan–Banda Aceh membuat Aceh Tamiang menjadi wilayah penting bagi aktivitas transportasi dan logistik di pesisir timur Sumatra.

Hamparan mangrove di kawasan ini menjadi ekosistem pesisir paling luas di Aceh, disusul Kota Langsa dan Aceh Timur.

  • Udang windu (Penaeus monodon)
  • Tuntong laut (Batagur borneoensis)
  • Penyu hijau (Chelonia mydas)

Melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 77/Kepmen-KP/2020, wilayah ini ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Taman Pesisir Aceh Tamiang seluas 2.750,71 hektare, mencakup:

  • Zona inti: 312,51 ha
  • Zona pemanfaatan terbatas: 2.406,36 ha
  • Subzona pariwisata: 60,7 ha
  • Subzona perikanan tradisional: 2.345,66 ha

Hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan sebagian besar wilayah Aceh Tamiang terendam. Infrastruktur vital seperti jalan nasional, jembatan, dan permukiman warga mengalami kerusakan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan lebih dari 90 persen wilayah sempat terdampak banjir, sementara akses jalur darat Medan–Aceh sempat terputus.

Pemerintah pusat mengerahkan pesawat Hercules, helikopter, alat berat, serta distribusi logistik melalui udara, darat, dan laut. Beberapa bantuan diterjunkan menggunakan metode bundle drop di lokasi yang terisolasi. Hingga Rabu (3/12/2025), proses evakuasi dan penyaluran bantuan masih dilakukan di sejumlah kecamatan yang terendam hingga lebih dari dua meter.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BYD Atto 3 Terbaru Hadir dengan Pengisian 5 Menit dan Jarak Tempuh 630 Km

    BYD Atto 3 Terbaru Hadir dengan Pengisian 5 Menit dan Jarak Tempuh 630 Km

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD kembali memperbarui SUV listrik andalannya, BYD Atto 3 atau yang dikenal sebagai Yuan Plus di pasar China. Model terbaru ini hadir dengan peningkatan signifikan, terutama pada sektor baterai dan teknologi pengisian daya cepat. Salah satu pembaruan utama adalah penggunaan Blade Battery generasi kedua, yang tersedia dalam dua pilihan kapasitas, yakni 57,545 kWh […]

  • Stella Christie Tegaskan Ekonomi RI Tak Akan Tumbuh Tanpa Inovasi

    Stella Christie Tegaskan Ekonomi RI Tak Akan Tumbuh Tanpa Inovasi

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa ekonomi Indonesia tidak akan mampu tumbuh tanpa penguatan sektor inovasi. “Tanpa inovasi, kita tidak akan bisa mencapai pertumbuhan ekonomi,” kata Stella di sela-sela gelaran Antara Business Forum di Jakarta, Rabu (19/11). Stella menjelaskan bahwa inovasi memiliki peran kunci dalam melahirkan ide-ide […]

  • Rupiah Loyo Lagi, Terkoreksi ke Level Rp17.405 per Dolar AS

    Rupiah Loyo Lagi, Terkoreksi ke Level Rp17.405 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan pelemahan pada perdagangan Selasa (5/5/2026) pagi. Mata uang Garuda terkoreksi tipis di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi pasar keuangan. Rupiah berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, tercatat melemah 11 poin atau sekitar 0,07 persen ke posisi Rp17.405 per dolar AS. Angka […]

  • Manfaat Air Kelapa untuk Asam Lambung, Benarkah Bisa Redakan GERD?

    Manfaat Air Kelapa untuk Asam Lambung, Benarkah Bisa Redakan GERD?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Air kelapa dikenal sebagai minuman alami yang menyegarkan dan kaya manfaat. Salah satu manfaat yang kerap dibahas adalah kemampuannya dalam membantu meredakan gejala asam lambung. Dalam dunia medis, asam lambung dikenal sebagai Gastroesophageal Reflux Disease, yaitu kondisi ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup di bagian bawah esofagus. Ketika kondisi […]

  • Indonesia Resmi Masuk Bursa Tuan Rumah Piala Asia 2031

    Indonesia Resmi Masuk Bursa Tuan Rumah Piala Asia 2031

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia secara resmi mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031. Pengajuan tersebut telah diterima oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) seiring berakhirnya proses bidding yang berlangsung sepanjang tahun lalu. Dalam pengumuman resminya, AFC menyatakan Indonesia menjadi salah satu dari sembilan kandidat yang berminat menyelenggarakan turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia […]

  • Sistem Rujukan JKN Dinilai Permudah Akses dan Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

    Sistem Rujukan JKN Dinilai Permudah Akses dan Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sistem rujukan berjenjang dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai bukan sebagai hambatan, melainkan upaya untuk menjaga mutu pelayanan kesehatan agar peserta memperoleh penanganan yang tepat dan sesuai kebutuhan medis. Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menjelaskan, dalam mekanisme pelayanan JKN, peserta umumnya memulai pengobatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas, […]

expand_less