Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Profil Aceh Tamiang: Letak, Karakter Geografi, dan Dampaknya Setelah Banjir Besar 2025

Profil Aceh Tamiang: Letak, Karakter Geografi, dan Dampaknya Setelah Banjir Besar 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak banjir besar yang melanda Sumatra dalam beberapa hari terakhir. Sebelum bencana terjadi, daerah ini dikenal sebagai pintu masuk lintas darat menuju Provinsi Aceh serta memiliki kawasan pesisir dengan ekosistem mangrove terbesar di Aceh.

Secara geografis, Aceh Tamiang berada pada koordinat 03°53’18,81”–04°32’56,76” LU dan 97°43’41,51”–98°14’45,41” BT. Wilayah ini terbentang di bagian timur Aceh dan berbatasan langsung dengan Sumatera Utara. Berdasarkan Permendagri Nomor 39 Tahun 2015, luas wilayah Aceh Tamiang tercatat 1.956,72 kilometer persegi. Namun, hasil digitasi spasial dalam Qanun RTRW 2012–2032 menetapkan luas wilayah sebenarnya mencapai 2.216,16 kilometer persegi.

Aceh Tamiang resmi menjadi daerah administratif definitif melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2002.

Batas Wilayah Aceh Tamiang

  • Utara: Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, dan Selat Malaka
  • Timur: Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
  • Selatan: Kabupaten Langkat dan Kecamatan Pinding, Gayo Lues
  • Barat: Kecamatan Serba Jadi dan Bireum Bayeum, Aceh Timur

Letaknya yang berada di jalur Medan–Banda Aceh membuat Aceh Tamiang menjadi wilayah penting bagi aktivitas transportasi dan logistik di pesisir timur Sumatra.

Hamparan mangrove di kawasan ini menjadi ekosistem pesisir paling luas di Aceh, disusul Kota Langsa dan Aceh Timur.

  • Udang windu (Penaeus monodon)
  • Tuntong laut (Batagur borneoensis)
  • Penyu hijau (Chelonia mydas)

Melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 77/Kepmen-KP/2020, wilayah ini ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Taman Pesisir Aceh Tamiang seluas 2.750,71 hektare, mencakup:

  • Zona inti: 312,51 ha
  • Zona pemanfaatan terbatas: 2.406,36 ha
  • Subzona pariwisata: 60,7 ha
  • Subzona perikanan tradisional: 2.345,66 ha

Hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan sebagian besar wilayah Aceh Tamiang terendam. Infrastruktur vital seperti jalan nasional, jembatan, dan permukiman warga mengalami kerusakan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan lebih dari 90 persen wilayah sempat terdampak banjir, sementara akses jalur darat Medan–Aceh sempat terputus.

Pemerintah pusat mengerahkan pesawat Hercules, helikopter, alat berat, serta distribusi logistik melalui udara, darat, dan laut. Beberapa bantuan diterjunkan menggunakan metode bundle drop di lokasi yang terisolasi. Hingga Rabu (3/12/2025), proses evakuasi dan penyaluran bantuan masih dilakukan di sejumlah kecamatan yang terendam hingga lebih dari dua meter.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karhutla Batang Hari Makin Membara, 7.000 Personel Dikerahkan, OMC Disiapkan

    Karhutla Batang Hari Makin Membara, 7.000 Personel Dikerahkan, OMC Disiapkan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Karhutla di Kabupaten Batang Hari belum juga jinak. Ratusan hektare lahan telah terbakar dan sejumlah titik api masih terpantau menyala. Kondisi tersebut membuat pemerintah Provinsi Jambi memperkuat operasi pemadaman. Gubernur Jambi Al Haris memimpin langsung rapat monitoring dan evaluasi penanganan karhutla di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Danrem 042/Garuda […]

  • Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lebih dari 100 pelaku UMKM memadati Gedung PLUT Kabupaten Pacitan untuk mengikuti pelatihan wirausaha dan literasi finansial yang digelar Kementerian UMKM bersama ShopeePay dan SeaBank. Mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kemampuan mengelola usaha, termasuk memisahkan keuangan bisnis dari kebutuhan rumah tangga sebuah dilema yang hingga kini masih kerap terjadi […]

  • Mensos Gus Ipul: Dukungan Logistik untuk Korban Bencana Selalu Melimpah, Tantangannya Distribusi

    Mensos Gus Ipul: Dukungan Logistik untuk Korban Bencana Selalu Melimpah, Tantangannya Distribusi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa dukungan logistik untuk korban bencana di Indonesia tidak pernah kekurangan. Ia menyebut tradisi gotong royong masyarakat membuat bantuan selalu mengalir deras setiap terjadi bencana. “Dalam setiap bencana, dukungan logistik itu tidak pernah kurang. Bahkan sering berlebih,” ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu […]

  • Kawasan JBC Play Button

    Ada Tiga Venue Malam Pergantian Tahun di JBC

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Jambi Business Center (JBC) menyiapkan beragam hiburan untuk masyarakat Jambi dengan konsep acara yang tersebar di beberapa titik kawasan. Manajemen JBC menyiapkan tiga venue utama, yakni Paviliun JBC, VR Park JBC, dan Kopi Mansur, guna memberikan pengalaman hiburan yang lebih variatif bagi pengunjung. Pihak Manajemen JBC menyampaikan bahwa […]

  • Gaspol Pagi Ini! Rupiah Perkasa Tekan Dolar ke Rp17.814

    Gaspol Pagi Ini! Rupiah Perkasa Tekan Dolar ke Rp17.814

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka pada perdagangan Jumat (29/5/2026) pagi tampil perkasa. Mata uang Garuda bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, rupiah menguat sebesar 32 poin atau 0,18 persen ke posisi Rp17.814 per dolar AS. Angka tersebut lebih baik dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada […]

  • Purbaya Tolak Permintaan Bos Danantara: Pembebasan Pajak BUMN

    Purbaya Tolak Permintaan Bos Danantara: Pembebasan Pajak BUMN

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menolak permintaan CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, untuk membebaskan kewajiban pajak sejumlah BUMN yang belum dipenuhi sejak 2023. Purbaya mengungkapkan bahwa perusahaan yang dimaksud justru mencatatkan keuntungan dan sebagian sahamnya dimiliki investor asing. “Ya, enggak bisa itu kan sudah terjadi […]

expand_less